Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi <p><strong>JPION: Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia</strong></p> <p>Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research.</p> <p>Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year. Every month March, June, September and December.</p> <p> </p> Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai en-US Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia 2963-1742 Pengaruh Media Pembelajaran Terhadap Daya Serap Pemahaman Kimia Siswa Sma: Literatur Riview 2015–2026 https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1353 <p><em>Rendahnya daya serap pemahaman kimia pada siswa sekolah menengah atas masih menjadi permasalahan yang berkelanjutan dalam pendidikan sains di Indonesia. Tinjauan literatur naratif ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh berbagai jenis media pembelajaran terhadap pemahaman kimia siswa sekolah menengah atas berdasarkan literatur yang dipublikasikan pada periode 2015–2026. Sebanyak 42 artikel dari basis data Google Scholar, ERIC, Scopus, dan GARUDA memenuhi kriteria inklusi penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital interaktif (simulasi dan animasi), media berbasis augmented reality (AR) dan virtual reality (VR), serta video pembelajaran/multimedia secara konsisten mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa, khususnya pada topik-topik yang bersifat abstrak. Media pembelajaran berbasis teknologi digital terbukti lebih efektif dibandingkan media konvensional dalam meningkatkan pemahaman kimia, dengan pengaruh yang lebih signifikan pada konsep-konsep kimia yang bersifat abstrak dan submikroskopik. </em></p> Eril Paizi I Gusti Lanang Wiratma I Nyoman Selamat Copyright (c) 2026 Eril Paizi, I Gusti Lanang Wiratma, I Nyoman Selamat https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 1708 1716 10.31004/jpion.v5i2.1353 Pengaruh Media Video ANRI Terhadap Kemampuan Berpikir Historis Mata Pembelajaran Sejarah di Kelas XI SMAN 1 Petir https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1398 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan berpikir historis peserta didik pada mata pelajaran Sejarah yang disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video pembelajaran Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) terhadap kemampuan berpikir historis peserta didik pada mata pelajaran Sejarah di kelas XI SMAN 1 Petir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI SMAN 1 Petir, dengan sampel penelitian yaitu kelas XI-D sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-A sebagai kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 43 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal peserta didik pada kedua kelas relatif sama sebelum diberikan perlakuan. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (&lt; 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media video pembelajaran Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir historis peserta didik pada mata pelajaran Sejarah di kelas XI SMAN 1 Petir. Media video ANRI mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi sejarah serta mengembangkan kemampuan berpikir historis melalui analisis kronologi, hubungan sebab-akibat, interpretasi peristiwa sejarah, dan pemanfaatan sumber sejarah.</em></p> Anissa Wulandari Rikza Fauzan Eko Ribawati Copyright (c) 2026 Anissa Wulandari, Rikza Fauzan, Eko Ribawati https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 1760 1766 10.31004/jpion.v5i2.1398 Lingkungan Global Dan Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan : Kajian Konseptual Atas Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Menghadapi Isu-Isu Global https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1420 <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Globalisasi telah mempercepat keterkaitan antar negara sekaligus memunculkan berbagai isu global seperti perubahan iklim, gangguan teknologi digital dan disinformasi, kejahatan siber, pelanggaran hak asasi manusia, kemiskinan, dan konflik internasional yang secara langsung memengaruhi kehidupan nasional di Indonesia. Studi-studi sebelumnya cenderung membahas isu-isu ini secara parsial dan melalui pendekatan kasus tunggal, sehingga menyisakan kesenjangan dalam ketersediaan kerangka konseptual terintegrasi yang menghubungkan kompetensi kewarganegaraan global dengan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan etika-filosofisnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran Pancasila dan Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) dalam menanggapi berbagai isu global tersebut dan untuk merumuskan sintesis teoretis yang mengintegrasikan konsep pendidikan kewarganegaraan global dengan nilai-nilai Pancasila. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa tinjauan pustaka sistematis terhadap artikel jurnal nasional dan internasional, dokumen resmi dari lembaga internasional, dan buku-buku akademik yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026, yang dianalisis melalui analisis isi dan sintesis tematik. Temuan menunjukkan bahwa PPKn memegang tujuh peran strategis, mulai dari internalisasi nilai-nilai Pancasila dan pembentukan karakter hingga penguatan literasi digital dan kewarganegaraan digital, serta penanaman kesadaran lingkungan dan perdamaian. Ketika disintesis, ketujuh peran ini membentuk kerangka konseptual baru yang oleh penulis disebut Kewarganegaraan Global Pancasila, yaitu kompetensi kewarganegaraan global yang tetap berlandaskan identitas nasional. Studi ini menawarkan kontribusi teoretis berupa kerangka sintesis lintas isu yang dapat berfungsi sebagai referensi untuk pengembangan kurikulum PPKn, dan secara praktis memberikan landasan untuk penelitian empiris lebih lanjut guna menguji dan mengukur implementasinya di lapangan.</span></span></em></p> Muamar Muamar Muhamad Subkhan Eny Ekayani Asep Nurhidayat Maylisa Pujiana Copyright (c) 2026 Muamar, Muhamad Subkhan, Eny Ekayani, Asep Nurhidayat, Maylisa Pujiana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1909 1916 10.31004/jpion.v5i2.1420 Pengaruh Pembelajaran Sains terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5–6 Tahun di TK NA. ZI. FA Islamic School https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1085 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran sains terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun di TK NA. ZI. FA Islamic School. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 36 anak usia 5–6 tahun di TK NA. ZI. FA Islamic School. Sampel berjumlah 24 anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 12 anak kelompok eksperimen dan 12 anak kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan bentuk non-equivalent control group design. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun, dan data dianalisis menggunakan statistik non parametrik uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test pada kelompok eksperimen sebesar 24,3 dan rata-rata skor post-test sebesar 34,6 sehingga mengalami perubahan sebesar 10,3 poin atau sebesar 42,4%. Menurut hasil test Statistics diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,002. Karena nilai p= 0,002 lebih kecil dari &lt; 0,05 yang berarti terdapat perubahan yang signifikan setelah perlakuan diberikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran Sains berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5–6 tahun. Dengan demikian, hipotesis Ha dalam penelitian ini diterima. Oleh karena itu, pembelajaran sains direkomendasikan untuk diterapkan dalam kegiatan pembelajaran guna mendukung perkembangan kognitif dalam aspek kemampuan berpikir kritis anak sejak usia dini.</em></p> Suci Nurul Akhwatni Saragi Wan Nova Listia Copyright (c) 2026 Suci Nurul Akhwatni Saragi, Wan Nova Listia https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-10 2026-07-10 5 2 1553 1566 10.31004/jpion.v5i2.1085 Inovasi Digital dalam Manajemen Sekolah untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Pendidikan: Studi Kepustakaan https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1327 <p><em>Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam pengelolaan pendidikan, khususnya pada aspek manajemen sekolah. Inovasi digital menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi dalam administrasi, pengelolaan informasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk inovasi digital dalam manajemen sekolah, implementasinya, dampaknya terhadap efektivitas pengelolaan, serta faktor pendukung dan tantangan yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai literatur ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi digital diwujudkan melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM), digitalisasi administrasi, platform berbasis cloud, perangkat komunikasi digital, dan sistem pendukung pengambilan keputusan. Implementasi inovasi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi administrasi, akurasi data, kualitas layanan pendidikan, transparansi, serta pengambilan keputusan berbasis data. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kepemimpinan digital, kualitas sistem, kompetensi sumber daya manusia, dan ketersediaan infrastruktur teknologi. Adapun tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan kompetensi digital, kendala infrastruktur, adaptasi terhadap perubahan, dan pengelolaan data. Dengan demikian, inovasi digital memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pengelolaan pendidikan dan pengembangan tata kelola sekolah yang lebih baik.</em></p> Rohima Rohima Annisa Nur Zahra Fidiatul Khairiah Copyright (c) 2026 Rohima, Annisa Nur Zahra, Fidiatul Khairiah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 2 1507 1516 10.31004/jpion.v5i2.1327 Peran Emosi Dan Mood Pendidik Dalam Semangat Belajar Siswa Darun-Na’im Yipia https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1369 <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika emosi dan suasana hati (mood) pendidik serta dampaknya terhadap semangat belajar siswa di sekolah, sekaligus mengidentifikasi faktor pemicu dan strategi regulasi afektif yang diterapkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap praktisi pendidik dan analisis literatur terkait perilaku organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksi kondisi psikologis harian pendidik sangat mempengaruhi kinerja mengajar dan kenyamanan transfer pengetahuan di kelas. Faktor kelelahan fisik akibat beban aktivitas yang tinggi dan kurang tidur menjadi pemicu utama penurunan stabilitas mood. Melalui proses penularan emosional (emotional contagion), energi lesu dari pendidik terbukti langsung menurunkan gairah belajar siswa, sedangkan energi emosional yang positif mampu membangkitkan antusiasme kelas. Kesimpulannya, kemampuan mengelola emosi merupakan kompetensi profesional yang krusial untuk mempertahankan iklim kelas yang menyenangkan. Beberapa strategi seperti menutup urusan pribadi, pembiasaan budaya ramah di awal sesi, pelaksanaan jeda kreatif (ice-breaking), serta penilaian ulang secara kognitif terbukti efektif menjaga profesionalisme pendidik dan menjaga kondusivitas suasana pembelajaran hingga akhir jam pelajaran.</span></em></p> Huriyah Mahirah Kyla Mayla Fazza Davina Ruli Ansyah Hasyim Asy’ari Copyright (c) 2026 Huriyah Mahirah, Kyla Mayla Fazza Davina, Ruli Ansyah, Hasyim Asy’ari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1824 1829 10.31004/jpion.v5i2.1369 Implementasi Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMK Negeri 9 Pandeglang https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1408 <p><em>Tujuan penelitian ini yakni untuk mengtahui dan mendeskripsikan implementasi model Problem Based Learning terhadap hasil belajar siswa kelas XI TKJ 1 di SMK Negreri 9 Pandeglang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Dengan teknik pengumpulaan data yang dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dolumentasi. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 9 Pandgelang dnegan subjek penelitiannya yaitu guru dan peserta didik. Analisis data yang digunakan ialah teori miles dan huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran problem based learning ini berjalan dengan baik. Guru sudah menerapkan tahapan-tahapan model pembelajaran problem based learning pada proses pembelajarannyapeneliti dapat menyimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran problem based learning ini berjalan dengan baik. Guru sudah menerapkan tahapan-tahapan model pembelajaran problem based learning pada proses pembelajarannya. Melalui implemenatsi model pembelajaran problem based learning (PBL) yang diterapkan terlihat adanya peningkatkan hasil belajar dan juga keaktifan peserta didik dalam memecahkan masalah, dan mempresentasikan hasil diskusinya.</em></p> Risa Nurhasanah Eko Ribawati Yuni Maryuni Copyright (c) 2026 Risa Nurhasanah, Eko Ribawati, Yuni Maryuni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 1745 1751 10.31004/jpion.v5i2.1408 Pengaruh Gaya Belajar dan Self-Efficacy terhadap Hasil Belajar Akuntansi dengan Moderasi Lingkungan Sekolah https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1431 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya belajar dan self-efficacy terhadap hasil belajar serta menguji peran lingkungan sekolah sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 180 siswa kelas X Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) di SMK Negeri Jakarta Pusat, dengan sampel sebanyak 124 siswa yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Data gaya belajar, self-efficacy, dan lingkungan sekolah diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai Penilaian Tengah Semester (PTS) Genap mata pelajaran Akuntansi Dasar. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar, sedangkan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar. Selain itu, lingkungan sekolah mampu memoderasi pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar, tetapi tidak memoderasi pengaruh self-efficacy terhadap hasil belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang kondusif dapat memperkuat efektivitas gaya belajar siswa dalam mendukung pencapaian hasil belajar.</em></p> Dinda Marsa Fhadira Ati Sumiati Mardi Mardi Copyright (c) 2026 Dinda Marsa Fhadira, Ati Sumiati, Mardi Mardi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1967 1973 10.31004/jpion.v5i2.1431 Improving Students’ English Vocabulary Mastery Through Interactive Classroom Activities https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1299 <p><em>Vocabulary is crucial in learning a language. It helps students understand things, talk to each other, read books, and write stories. Many students struggle to learn new English words. This is because they don't use English much, don't practice enough, and the teaching methods aren't very engaging. These problems make it difficult for students to learn words, which means they lack confidence and don't participate as much in English class. This study examines how classroom activities can help students learn English words. Researchers examined activities such as playing word games, talking in groups, telling stories, pretending to be someone, and engaging in fun exercises. This study was conducted at SDN Kenjeran 248 Surabaya, with third-grade students. Researchers wanted to make the classroom a fun place to learn. Researchers found that some students lacked basic vocabulary such as sweeping, writing, reading, and so on. Researchers will conduct classroom activities that can help students learn words. When students do fun things and work together, they want to learn more and participate more. They remember new words more easily. So, doing fun things in class is a way to help students learn new words and make learning English more fun and engaging.</em></p> Amellia Amellia Tiyas Saputri Copyright (c) 2026 Amellia, Tiyas Saputri https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-06 2026-07-06 5 2 1533 1537 10.31004/jpion.v5i2.1299 Perbandingan Prestasi Belajar Siswa Broken Home Dan Harmonis https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1351 <p><em>Latar belakang keluarga sering dianggap sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar, di mana siswa dari keluarga tidak utuh (broken home) menghadapi kendala emosional yang dapat mengganggu konsentrasi, sementara siswa dari keluarga harmonis cenderung memperoleh dukungan penuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil belajar antara kedua kelompok tersebut di SMP Negeri Model Terpadu Madani. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif pada sampel 22 siswa yang terdiri dari 11 siswa keluarga harmonis dan 11 siswa keluarga tidak utuh. Data diperoleh dari rekapan nilai rapor semester ganjil tahun akademik 2025/2026 dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji independent sample t-test dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai siswa keluarga harmonis sebesar 84,69 (standar deviasi 3,86), sedangkan siswa keluarga tidak utuh memperoleh rata-rata 83,05 (standar deviasi 3,41), dengan selisih 1,64 poin. Namun, uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi (sig. 2-tailed) sebesar 0,027 yang lebih besar dari 0,05, sehingga H₀ diterima dan Hₐ ditolak, artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil belajar kedua kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa keadaan keluarga bukanlah satu-satunya penentu hasil belajar, melainkan juga dipengaruhi oleh motivasi belajar, dukungan guru, lingkungan sekolah, dan kemampuan individual siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru dan sekolah tetap memberikan perhatian setara kepada semua siswa tanpa membedakan latar belakang keluarga, serta bagi peneliti selanjutnya direkomendasikan untuk menambahkan variabel lain seperti pola asuh atau motivasi belajar agar analisis lebih komprehensif.</em></p> Mildani Mildani Micha Felayati Silalahi Azam Arifyadi Dian Fitriani Copyright (c) 2026 Mildani, Micha Felayati Silalahi, Azam Arifyadi, Dian Fitriani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-15 2026-07-15 5 2 1674 1680 10.31004/jpion.v5i2.1351 Pengembangan Media Wordwall untuk Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Pancasila pada Peserta Didik Kelas IV Sekolah Dasar https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1392 <p><em>Penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan media belajar yang lebih interaktif melalui Wordwall guna memperkuat pemahaman peserta didik SD terhadap nilai-nilai Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah R&amp;D dengan model ADDIE yang terdiri dari analisis kebutuhan, perancangan konsep, pengembangan produk, implementasi di lapangan, hingga evaluasi akhir. Pihak yang terlibat meliputi ahli materi, ahli media, guru, serta peserta didik kelas IV SDN Ngampel 2. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respon pengguna, dan tes hasil belajar. Hasil yang diperoleh menunjukkan tingkat kelayakan media sebesar 87,16% yang termasuk kategori sangat layak. Dari sisi kepraktisan, media ini memperoleh nilai rata-rata 88,91% berdasarkan respon positif guru dan peserta didik. Selain itu, uji coba menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar baik pada skala kecil maupun besar, sehingga Wordwall terbukti mampu membantu peserta didik memahami dan mengamalkan nilai Pancasila secara lebih baik dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, media ini menjadi inovasi pembelajaran yang efektif, menarik, dan relevan</em><em>.</em></p> Maria Setella Laetitia Abdul Aziz Hunaifi Nara Setya Wiratama Copyright (c) 2026 Maria Setella Laetitia, Abdul Aziz Hunaifi, Nara Setya Wiratama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1917 1925 10.31004/jpion.v5i2.1392 Self Regulated Learning Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Melalui Bimbingan Klasikal Di SMP https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1418 <p><em>Kemandirian belajar siswa SMP masih tergolong rendah hingga sedang. Sebagian besar siswa masih bergantung pada arahan guru, kurang berinisiatif dalam belajar, dan mudah terdistraksi oleh gadget serta media sosial, sehingga menghambat pencapaian kompetensi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemandirian belajar siswa sebelum dan sesudah intervensi, serta menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal berbasis Self-Regulated Learning (SRL) dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis pre-experimental dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 17 siswa kelas VIII B SMP Labschool Untad Palu yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan data lengkap yang dapat dianalisis sebanyak 13 siswa. Intervensi berupa layanan bimbingan klasikal berbasis SRL diberikan sebanyak 3 sesi. Data dikumpulkan menggunakan Skala Kemandirian Belajar (40 item, Cronbach's Alpha = 0,87) dan dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) serta uji effect size. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa berada pada kategori sedang, baik sebelum (mean = 106,31; 66,4%) maupun sesudah intervensi (mean = 105,69; 66,1%). Hasil uji-t berpasangan menunjukkan nilai t = -0,180 dengan signifikansi 0,860 (p &gt; 0,05), sehingga H0 diterima dan H1 ditolak, dengan effect size yang sangat kecil (Cohen's d = -0,05). Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal berbasis SRL sebanyak 3 sesi belum terbukti efektif secara statistik dalam meningkatkan kemandirian belajar siswa, yang diduga terkait dengan durasi intervensi yang lebih singkat dibandingkan desain ideal (8–12 sesi) serta keterbatasan desain penelitian tanpa kelompok kontrol. Disarankan penelitian selanjutnya menggunakan desain quasi-eksperimen dengan kelompok kontrol dan durasi intervensi yang lebih panjang.</em></p> Nur Safira Irfan Azam Arifyadi Mardi Lestari Hasan Hasan Copyright (c) 2026 Safira Irfan, Azam Arifyadi, Mardi Lestari, Hasan Hasa https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-18 2026-08-18 5 2 1890 1898 10.31004/jpion.v5i2.1418 Analisis Komparatif Penggunaan AI Multiplatform terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 37 Jakarta. https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1325 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan AI berupa ChatGPT, Gemini, dan Meta AI serta menggunakan Konvensional biasa pada mata pelajaran Ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 37 Jakarta. Sampel penelitian terdiri atas tiga kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan media berbasis Artificial Intelligence (AI), serta satu kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes objektif berupa berbentuk pilihan ganda. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji ANOVA dan uji lanjutan Post Hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis yang signifikan antara kelompok yang menggunakan AI dan kelompok konvensional (Sig. = 0,025 &lt; 0,05). Namun, hasil uji Tukey HSD menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara ChatGPT, Gemini, dan Meta AI dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. </em></p> Ani Rosada Suparno Suparno Fitra Dila Lestari Copyright (c) 2026 Ani Rosada, Suparno Suparno, Fitra Dila Lestari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-15 2026-07-15 5 2 1665 1673 10.31004/jpion.v5i2.1325 Implementasi Teknik Drill Guna Menstimulasi Keterampilan Menulis Tegak Bersambung Siswa Sekolah Dasar https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1367 <p><em>Kemampuan menulis tegak bersambung bagi peserta didik di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala esensial. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam mengaitkan antar huruf, menerapkan tanda baca, menyesuaikan kapitalisasi, serta menjaga kerapian tulisan. Guna mengatasi problematika tersebut, diperlukan implementasi metode pembelajaran yang adaptif dan konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode drill (latihan siap) sebagai instrumen stimulasi motorik halus siswa secara berulang agar mereka lebih adaptif dalam menuliskannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai literatur jurnal ilmiah bereputasi yang relevan dengan topik mekanika menulis dan teknik drill. Hasil kajian literatur mengindikasikan bahwa metode drill secara signifikan mampu mereduksi hambatan psikomotorik anak dalam menulis. Latihan yang terstruktur dan berkelanjutan terbukti efektif mempertajam akurasi sambungan huruf, mematangkan pemahaman kaidah ortografi, serta meningkatkan estetika kerapian tulisan tangan siswa. Dengan demikian, metode ini direkomendasikan bagi praktisi pendidikan dasar untuk mengakselerasi keterampilan menulis indah.</em></p> Sinta Sinta Rahma Cantika Alayubi Alya Dwi Wahyuni Mega Aulia Wangi Reivani Damayanti Riska Ulfiana Putri Dine Trio Ratnasari Copyright (c) 2026 Sinta, Rahma Cantika Alayubi, Alya Dwi Wahyuni, Mega Aulia Wangi, Reivani Damayanti, Riska Ulfiana Putri, Dine Trio Ratnasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-27 2026-07-27 5 2 1690 1696 10.31004/jpion.v5i2.1367 Transformasi Identitas Makam Cut Nyak Dien di Sumedang sebagai Warisan Budaya: Kajian Sosiologis https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1406 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi identitas Makam Cut Nyak Dien di Kabupaten Sumedang sebagai warisan budaya dalam perspektif sosiologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan juru kunci dan masyarakat sekitar sebagai informan, serta dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makam Cut Nyak Dien telah mengalami perubahan identitas dari sekadar tempat pemakaman menjadi warisan budaya yang memiliki nilai historis, sosial, budaya, dan edukatif. Perubahan tersebut tercermin melalui pelestarian nilai dan norma, penghormatan terhadap perjuangan Cut Nyak Dien sebagai pahlawan nasional, pewarisan memori kolektif, serta keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan pengunjung dalam menjaga keberlanjutan situs. Penetapan makam sebagai cagar budaya peringkat nasional semakin memperkuat kedudukannya sebagai warisan budaya yang memiliki makna penting bagi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi identitas Makam Cut Nyak Dien diwujudkan melalui pelestarian nilai sejarah, penguatan fungsi edukatif, serta komitmen menjaga autentisitas situs sehingga keberadaannya tetap relevan sebagai warisan budaya yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang. </em></p> Lutfiah Rustianti Syifa Almanda Ru’yat Muhammad Taufik Aulia Rahman Eka Syifa Andrini Nova Eliza Bachri Radika Arsyil Kenedy Syaripulloh Syaripulloh Copyright (c) 2026 Lutfiah Rustianti, Syifa Almanda Ru’yat, Muhammad Taufik Aulia Rahman, Eka Syifa Andrini, Nova Eliza Bachri, Radika Arsyil Kenedy, Syaripulloh https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 5 2 1809 1816 10.31004/jpion.v5i2.1406 Mengeksplorasi Prediktor Intensi Penggunaan ChatGPT untuk Penyelesaian Tugas Analisis Laporan Keuangan https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1427 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh perceived usefulness dan perceived ease of use terhadap intensi penggunaan ChatGPT dalam penyelesaian tugas analisis laporan keuangan pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Sebelas Maret. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional ini menggunakan teknik simple random sampling yang melibatkan 117 responden dari mahasiswa Pendidikan Akuntansi angkatan 2022 dan 2023 yang telah menempuh mata kuliah analisis laporan keuangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan regresi linear berganda dengan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi penggunaan ChatGPT (β = 0,722; p &lt; 0,001), demikian pula Perceived Ease of Use (β = 0,709; p &lt; 0,001). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi penggunaan ChatGPT (F = 86,511; R² = 0,603; p &lt; 0,001), dengan kemampuan menjelaskan 60,3% variansi intensi penggunaan. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa kedua faktor tersebut merupakan prediktor yang signifikan terhadap intensi penggunaan ChatGPT dalam konteks tugas analisis laporan keuangan, memperluas validitas teori TAM pada konteks tugas akademik yang menuntut akurasi numerik tinggi.</em></p> Rizkullah Abu Salam Binti Muchsini Copyright (c) 2026 Rizkullah Abu Salam, Binti Muchsini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1956 1966 10.31004/jpion.v5i2.1427 Implementasi Pendidikan Inklusif Dan Relevansinya Terhadap Sikap Toleransi Di SDN Gunung Tugel 1 https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1340 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan inklusif dan relevansinya terhadap pengembangan toleransi di kalangan siswa di SD SDN Gunung Tugel 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data seperti observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan siswa, yang dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan. Penelitian menunjukkan bahwa sekolah tersebut berusaha mendorong pendidikan inklusif, memberikan kesempatan belajar yang sama kepada semua siswa, tanpa memandang kondisi fisik, intelektual, sosial, atau emosional mereka.Implementasi pendidikan inklusif juga berkontribusi pada peningkatan interaksi sosial, toleransi, empati, dan kesadaran di antara siswa di lingkungan sekolah.</em> <em>Namun, implementasi pendidikan inklusif di SD SDN Gunung Tugel 1 masih menghadapi beberapa tantangan, seperti ketersediaan sumber daya pendukung yang terbatas, metode pengajaran yang belum sepenuhnya adaptif,</em> <em>Penting bagi guru untuk meningkatkan keterampilannya agar bisa mendukung siswa dengan kebutuhan khusus secara lebih baik. Kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua sangat penting agar pendidikan inklusif berjalan dengan baik. Oleh karena itu, perlu untuk meningkatkan fasilitas, menawarkan pelatihan berkelanjutan kepada guru, dan melakukan evaluasi permanen untuk memastikan bahwa implementasi pendidikan inklusif lebih efektif dan menciptakan lingkungan belajar yang adil dan inklusif bagi semua siswa.</em></p> Nurin Nadia Usakinah Novika Febriyanti Nur Aisa Eka Rahayu Achmad Akbar Qamaru Zaman M. Jadid Khadavi Copyright (c) 2026 Nurin Nadia Usakinah, Novika Febriyanti, Nur Aisa Eka Rahayu, Achmad Akbar Qamaru Zaman, M. Jadid Khadavi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 1700 1707 10.31004/jpion.v5i2.1340 Tradisi dan Ritual Kegamaan sebagai Representasi Gaya Hidup Religius Masyarakat Temboro https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1390 <p><em>Penelitian ini mengkaji fenomena Desa Temboro sebagai pusat penyebaran Jamaah Tabligh yang berhasil membentuk identitas ruang dan perilaku spesifik pada masyarakatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana tradisi dan ritual keagamaan di Temboro bukan sekedar ibadah ritualistik, melainkan telah bertransformasi menjadi representasi gaya hidup (lifestyle) religius sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi agama untuk membedah interaksi antara doktrin teologis dan realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya internalisasi nilai keagamaan yang mendalam dan menyeluruh, yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat. Manifestasi tradisi ini terlihat jelas mulai dari cara berpakaian yang seragam, pola interaksi sosial yang sarat nilai profetik, arsitektur desa yang bernuansa Timur Tengah, hingga lanskap ekonomi lokal yang terintegrasi penuh dalam ekosistem “gaya hidup religius”. Penelitian ini menegaskan bahwa ritual keagamaan di Temboro berfungsi sebagai poros utama (central axis) yang mengkonstruksi identitas sosial dan budaya masyarakatnya secara total (total institution atau way of life). Tradisi tidak lagi menjadi aktivitas berkala, melainkan struktur penentu yang mengarahkan seluruh lini kehidupan publik dan privat di Desa Temboro</em></p> Riva Syifaullana Muhammad Rafi Purnawijaya Aaliyah Putri Dwi Sari Ahmad Naufal Randy Zahran Habibi Ramadhan Andy Hadiyanto Copyright (c) 2026 Riva Syifaullana, Muhammad Rafi Purnawijaya, Aaliyah Putri Dwi Sari, Ahmad Naufal, Randy Zahran, Habibi Ramadhan, Andy Hadiyanto https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 1767 1773 10.31004/jpion.v5i2.1390 Analisis Peran Modul Ajar Pak Berbasis Pemuridan Dalam Mentransformasi Motivasi Belajar Mahasiswa STTPB https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1416 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fenomena alienasi yang dialami Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya motivasi dan prestasi belajar mahasiswa STT Presbyterian Batam (STTPB) serta mengusulkan solusi melalui program pemuridan dengan modul ajar. Penelitian kualitatif ini melibatkan observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan mahasiswa dan dosen. Ditemukan bahwa motivasi dan prestasi belajar mahasiswa dipengaruhi oleh penghambat ekstrinsik seperti metode pengajaran yang monoton, sikap dosen yang kurang mendukung, mata kuliah yang sulit, dan lingkungan sosial yang tidak mendukung. Penghambat intrinsik meliputi kecanduan gawai, kemalasan, kurangnya minat membaca, dan ketakutan gagal. Persepsi mahasiswa bahwa belajar hanya untuk tugas, bukan bagian dari pertumbuhan iman, turut melemahkan semangat belajar. Selain itu, banyak mahasiswa belum memahami panggilan, kelahiran baru, dan penginjilan secara utuh. Sebagai solusinya, dirancang modul pemuridan berbasis mentoring yang kontekstual dan aplikatif. Modul ini memiliki enam sesi inti yang mencakup panggilan, kelahiran baru, penginjilan, motivasi belajar, prestasi belajar, dan mengatasi hambatan. Setiap sesi berisi pengajaran Alkitab, diskusi, refleksi, dan tugas praktis. Modul ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan capaian akademik mahasiswa secara holistik</em></p> Juliana Ginting Andreas Jonathan Epafras Mujono Copyright (c) 2026 Juliana Ginting, Andreas Jonathan, Epafras Mujono https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1871 1879 10.31004/jpion.v5i2.1416 Analisis Bahasa Gaul Dalam Konten Tiktok Dan Implikasi Terhadap Bahasa Indonesia Baku https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1322 <p><em>Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah mendorong munculnya berbagai variasi bahasa yang digunakan oleh masyarakat, salah satunya bahasa gaul. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk bahasa gaul dalam konten TikTok serta mengkaji implikasinya terhadap penggunaan bahasa Indonesia baku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul yang ditemukan didominasi oleh serapan bahasa Inggris, akronim, campur kode, pemendekan kata, dan istilah viral media sosial. Bentuk bahasa gaul yang paling banyak digunakan adalah serapan bahasa Inggris, seperti </em><em>spill</em><em>, </em><em>healing</em><em>, </em><em>bestie</em><em>, dan </em><em>cringe</em><em>. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa gaul dalam TikTok mencerminkan perkembangan variasi bahasa dalam komunikasi digital dan berimplikasi pada pilihan kosakata yang digunakan masyarakat. Meskipun demikian, bahasa gaul tidak menggantikan fungsi bahasa Indonesia baku karena keduanya digunakan dalam konteks komunikasi yang berbeda. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya dalam penguatan literasi bahasa dan literasi digital peserta didik.</em></p> Ghina Kamelia Mirnawati Mirnawati Inka Octafitria Siti Salmiah Moh. Agus Wahyudin Moh. Agus Wahyudin Ainantya Dianti Giyatri Dine Trio Ratnasari Copyright (c) 2026 Ghina Kamelia, Mirnawati, Inka Octafitria, Siti Salmiah, Moh. Agus Wahyudin, Moh. Agus Wahyudin, Ainantya Dianti Giyatri, Dine Trio Ratnasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-15 2026-07-15 5 2 1651 1657 10.31004/jpion.v5i2.1322 Upaya Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Melalui Media Buku Cerita Pop Up di Taman Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing Rejang Lebong Provinsi Bengkulu https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1363 <p><em>Rendahnya keterampilan berbahasa lisan pada anak Kelompok B di TK Al-Ikhlas Batu Galing menjadi dasar dilaksanakannya penelitian ini. Dari 13 peserta didik yang diamati, 10 anak (76,92%) masih berada pada kategori belum berkembang, yang ditandai dengan keterbatasan kosakata, kurangnya keberanian mengungkapkan pendapat, serta hambatan dalam merangkai kalimat sederhana. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kemampuan berbicara anak melalui pemanfaatan media buku cerita pop-up. Metode yang digunakan ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus, dengan setiap siklus mencakup tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, serta refleksi selama tiga pertemuan. Data diperoleh melalui observasi serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase deskriptif. Temuan penelitian mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan berbicara secara bertahap, yaitu dari 42,4% pada tahap awal (Mulai Berkembang), meningkat menjadi 60,8% pada Siklus I (Berkembang Sesuai Harapan), dan mencapai 76,7% pada Siklus II (Berkembang Sangat Baik). Dengan demikian, media buku cerita pop-up terbukti efektif dalam mendukung perkembangan kemampuan berbicara anak Kelompok B di TK Al-Ikhlas Batu Galing.</em></p> Dewi Susanti Elise Muryanti Copyright (c) 2026 Dewi Susanti, Elise Muryanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-14 2026-07-14 5 2 1634 1641 10.31004/jpion.v5i2.1363 Pengaruh Lingkungan Keluarga, Lingkungan Teman Sebaya, dan Kebiasaan Belajar Terhadap Hasil Belajar Perpajakan Murid Kelas XI di SMK Negeri Jakarta Pusat https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1404 <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, dan kebiasaan belajar terhadap hasil belajar Perpajakan murid kelas XI SMK Negeri di Jakarta Pusat, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 214 murid kompetensi keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga, sedangkan sampel sebanyak 140 murid dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Data lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, dan kebiasaan belajar diperoleh melalui kuesioner skala Likert, sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai Penilaian Tengah Semester (PTS) mata pelajaran Perpajakan semester genap Tahun Ajaran 2025/2026. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga, lingkungan teman sebaya, dan kebiasaan belajar masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Perpajakan. Secara simultan, ketiga variabel independen juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Perpajakan. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,150 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 15,0% variasi hasil belajar, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas lingkungan keluarga, teman sebaya, dan kebiasaan belajar dapat mendukung peningkatan hasil belajar Perpajakan murid</em></p> Devi Rahmawati Erika Takidah Santi Susanti Copyright (c) 2026 Devi Rahmawati, Erika Takidah, Santi Susanti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 1739 1744 10.31004/jpion.v5i2.1404 Kesiapan Teknologi, Technology self-efficacy, Penggunaan Alat-Alat AI: Studi Korelasi Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Sebelas Maret https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1424 <p><em>Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang pesat menuntut mahasiswa memiliki kesiapan dan keyakinan diri yang memadai dalam memanfaatkannya, khususnya pada bidang pendidikan akuntansi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kesiapan teknologi dan technology self-efficacy dengan penggunaan alat-alat AI pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 154 mahasiswa angkatan 2022-2024 yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji korelasi sederhana, uji T, serta uji koefisien determinasi dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan teknologi berhubungan positif namun lemah dengan penggunaan alat-alat AI (r = 0,233; p = 0,004), sedangkan technology self-efficacy berhubungan positif dan sedang dengan penggunaan alat-alat AI (r = 0,475; p = 0,000). Kedua hipotesis penelitian diterima. Technology self-efficacy terbukti menjadi prediktor yang lebih kuat dibandingkan kesiapan teknologi, dengan kontribusi sebesar 22% berbanding 5,4%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan keyakinan diri mahasiswa dalam mengoperasikan teknologi guna mendorong pemanfaatan AI secara optimal dalam pembelajaran akuntansi</em></p> <p><strong> </strong></p> Vika Afifah Binti Muchsini Copyright (c) 2026 Vika Afifah, Binti Muchsini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1948 1955 10.31004/jpion.v5i2.1424 Inovasi Kurikulum Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Artificial Intelligence (AI): Tantangan dan Peluang di Era Digital https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1332 <p><em>Transformasi pendidikan di era digital menuntut restrukturisasi komponen kurikulum agar adaptif terhadap perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif inovasi kurikulum pembelajaran Bahasa Arab berbasis Kecerdasan Buatan (AI) melalui pemetaan peluang pedagogis, identifikasi tantangan nyata, serta perumusan model tata kelola integrasi yang ideal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap buku pengembangan kurikulum dan berbagai artikel jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI menawarkan peluang besar dalam mewujudkan pembelajaran berdiferensiasi melalui sistem adaptif (adaptive learning), penguatan kemahiran berbahasa (maharah) secara mandiri melalui conversational chatbot, serta efisiensi evaluasi makro berbasis AI Analytics. Namun, penetrasi teknologi ini juga menghadapi tantangan serius, seperti ancaman terhadap orisinalitas nalar akibat ketergantungan pada jawaban instan, isu perlindungan data, serta rendahnya kesiapan sumber daya manusia yang disebabkan oleh minimnya pemahaman guru terhadap substansi AI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa formula kurikulum masa depan yang ideal adalah penerapan model kolaborasi manusia-mesin berbasis tata kelola human-centered governance yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka, di mana AI berfungsi sebagai penggerak teknis, sementara pendidik tetap memegang kendali utama (human-in-the-loop) dalam menjaga nilai-nilai moral dan humanistik pembelajaran.</em></p> Sulis Darmila Luthfi Tammam Fitri Hadayani Harahap Copyright (c) 2026 Sulis Darmila, Luthfi Tammam, Fitri Hadayani Harahap https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-30 2026-06-30 5 2 1517 1522 10.31004/jpion.v5i2.1332 Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Berbasis Estafet Soal untuk Meningkatkan Literasi Peserta Didik https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1388 <p><em>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran sejarah berbasis estafet soal untuk meningkatkan literasi peserta didik kelas XI. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes pretest-posttest. Validitas media dinilai oleh ahli media dan ahli materi, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui angket respons guru dan peserta didik. Keefektifan media dianalisis menggunakan ketuntasan klasikal dan skor N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media estafet soal memperoleh persentase validasi media sebesar 92% dan validasi materi sebesar 97,5% dengan kategori sangat valid. Kepraktisan media juga tergolong sangat praktis dengan persentase respons guru sebesar 91,42% dan peserta didik sebesar 90,12%. Keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai pretest dan posttest dari 59,81 menjadi 88,72, ketuntasan klasikal sebesar 90,9%, serta skor N-Gain sebesar 0,71 yang termasuk kategori tinggi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis estafet soal efektif digunakan dalam pembelajaran sejarah dan mampu mendorong aktivitas membaca, berdiskusi, serta mengomunikasikan pemahaman sejarah sehingga mendukung penguatan literasi peserta didik.</em></p> Annur Rifna Dewannia Nara Setya Wiratama Zainal Afandi Copyright (c) 2026 Annur Rifna Dewannia, Nara Setya Wiratama, Zainal Afandi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-27 2026-07-27 5 2 1697 1704 10.31004/jpion.v5i2.1388 Pengaruh Ketersediaan Media Pembelajaran Terhadap Minat Belajar Ekonomi Siswa Melalui Motivasi Belajar Sebagai Variabel Mediasi di UPTD SMAN 6 Jeneponto https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1414 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketersediaan media pembelajaran terhadap minat belajar ekonomi siswa melalui motivasi belajar sebagai variabel mediasi di UPTD SMAN 6 Jeneponto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X UPTD SMAN 6 Jeneponto tahun ajaran 2025/2026, dengan total populasi sebanyak 290 siswa. Penentuan sampel dilakukan menggunakan Proportional Stratified Random Sampling, sehingga diperoleh 168 siswa sebagai sampel penelitian, dengan jumlah sampel dihitung menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket atau kuesioner kepada responden. Analisis data menggunakan metode Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar ekonomi siswa. Ketersediaan media pembelajaran juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Selain itu, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat belajar ekonomi siswa. Motivasi belajar terbukti mampu memediasi pengaruh ketersediaan media pembelajaran terhadap minat belajar ekonomi siswa. Dengan demikian, semakin baik ketersediaan media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran, maka motivasi dan minat belajar ekonomi siswa juga akan meningkat.</em></p> Aulia Faradeby Ratnah S Wulan Purnamasari Marhawati Marhawati Inanna Inanna Copyright (c) 2026 Aulia Faradeby, Ratnah S, Wulan Purnamasari, Marhawati Marhawati, Inanna Inanna https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1858 1870 10.31004/jpion.v5i2.1414 Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Aktivitas Ritmik di Taman Kanak-Kanak Melati Kecamatan Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota Sumatera Barat https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1313 <h3><em>Penelitian ini diprakarsai karena keterampilan motorik kasar anak-anak di TK Melati, Kecamatan Pangkalan, masih kurang memadai, dibuktikan dengan koordinasi tubuh yang buruk, keseimbangan yang kurang, dan berkurangnya kepercayaan diri dalam aktivitas fisik. Masalah ini timbul dari metode pengajaran yang terlalu teoritis, membosankan, dan kurang variasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia prasekolah dengan menggunakan latihan gerakan dan menyanyi. Metodologi yang diadopsi adalah Penelitian Tindakan Kelas (KAR), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan persiapan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini melibatkan 14 siswa dari Kelompok B di TK Melati, Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Metode pengumpulan data adalah observasi langsung menggunakan lembar observasi untuk mencatat aktivitas anak dan guru. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode persentase untuk menilai kompetensi belajar tradisional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada keterampilan motorik kasar anak. Selama Siklus I, rata-rata proporsi keterampilan motorik kasar anak mencapai 50%. Setelah pelaksanaan langkah-langkah perbaikan pada Siklus II, yang menggabungkan variasi fisik terorganisir dan "Tarian Penguin" yang menarik, tingkat keberhasilan klasik meningkat menjadi 75%, mencapai standar penguasaan yang diharapkan. Studi ini menetapkan bahwa penggabungan beragam aktivitas gerakan dan musik yang menarik meningkatkan koordinasi, kelincahan, dan keseimbangan dalam kemampuan motorik kasar anak-anak usia dini</em></h3> Tamtriati Tamtriati Rismareni Pransiska Copyright (c) 2026 Tamtriati, Rismareni Pransiska https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-14 2026-07-14 5 2 1592 1603 10.31004/jpion.v5i2.1313 Pengondisian Klasik dalam Pembentukan Disiplin Belajar: Tinjauan Teoretis terhadap Dampaknya pada Kondisi Psikologis Siswa https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1354 <p><em>Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan menganalisis penerapan teori pengondisian klasik Ivan Pavlov dalam pembelajaran di SMPN 2 Ngadiluwih, serta dampaknya terhadap perilaku dan psikologis siswa kelas VIII F (32 siswa). Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup, dokumentasi, wawancara semi-terstruktur bersama perwakilan siswa, guru kelas, dan guru BK, dan studi kasus yang kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stimulus guru berupa teguran, reward, dan punishment efektif mereduksi perilaku maladaptif siswa menjadi respon kedisiplinan formal. Namun, pengelolaan stimulus yang kaku memicu pengondisian emosi klasik yang negatif, sehingga menimbulkan kecemasan siswa dan kepatuhan semu. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, temuan ini menegaskan bahwa konsep pembelajaran yang berpusat pada siswa tetap membutuhkan kehadiran stimulus pengkondisian klasik yang dikelola secara sadar oleh guru. Penelitian ini memberi rekomendasi pentingnya mengkomposisikan struktur behavioristik Pavlov dengan pendekatan kognitif-humanistik yang ramah anak guna mewujudkan kemandirian belajar yang sehat secara psikologis</em>.</p> Karmila Karmila Siti Chalimatus Sa'diyah Ardabilly J. Firdaus Intan Prastihastari Wijaya Copyright (c) 2026 Karmila, Ardabilly Firdaus, Siti Chalimatus Sa'diyah, Intan Prastihastari Wijaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 1717 1724 10.31004/jpion.v5i2.1354 Konseling Behavior Teknik Assertive Training Untuk Mengurangi Perilaku Konformitas Negatif Pada Siswa Kelas VIII Sekolah Menengah Pertama https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1400 <p><em>Permasalahan yang sering ditemukan pada remaja, di mana siswa cenderung mengikuti pengaruh negatif teman sebaya seperti membolos, datang terlambat, dan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat perilaku konformitas negatif serta menguji efektivitas layanan konseling behavior dengan teknik Assertive training dalam mengurangi perilaku tersebut pada siswa kelas VIII SMP 15 Palu. Metode yang digunakan adalah penelitian pra-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 6 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil angket dan rekomendasi guru BK. Instrumen yang digunakan adalah angket konformitas negatif yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subjek mengalami penurunan skor perilaku konformitas negatif dari kategori tinggi menjadi sedang hingga rendah. Uji hipotesis memperoleh nilai t-hitung sebesar 8,227 dengan signifikansi 0,000 (p &lt; 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Dengan demikian, teknik Assertive training efektif dalam mengurangi perilaku konformitas negatif siswa. Selanjutnya, disarankan kepada guru BK untuk mengaplikasikan teknik ini sebagai intervensi alternatif, sekolah mendukung pelaksanaannya, dan peneliti selanjutnya menggunakan desain yang lebih ketat dengan kelompok kontrol serta periode follow-up</em></p> Aurel Monalisa R Bau Ratu Munifah Munifah Micha Felayati Silalahi Copyright (c) 2026 Aurel Monalisa R, Bau Ratu, Munifah Munifah, Micha Felayati Silalahi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 1752 1759 10.31004/jpion.v5i2.1400 Penerapan Project Based Learning Berbantu Google Docs dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional Siswa https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1421 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa pada pembelajaran Spreadsheet melalui penerapan model Project Based Learning berbantu Google Docs. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas dua pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian meliputi 36 siswa pada kelas X AKL 2 pada suatu SMK di Sukoharjo. Data penelitian diperoleh melalui observasi dan hasil proyek siswa menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Validitas data diuji menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning berbantu Google Docs mampu meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa dalam pembelajaran Spreadsheet. Persentase penyelesaian hasil proyek siswa pada siklus II mencapai 77,14%. Selain itu, hasil observasi guru meningkat dari 76,20% pada siklus I menjadi 83,47% pada siklus II, sedangkan hasil observasi siswa meningkat dari 75,40% menjadi 84,80%. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning berbantu Google Docs mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa sehingga mendukung pengembangan kemampuan berpikir komputasional dalam menyelesaikan permasalahan pada pembelajaran Spreadsheet. Maka, model Project Based Learning berbantu Google Docs dapat menjadi alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasional siswa.</em></p> Sausan Salsabila Binti Muchsini Copyright (c) 2026 Sausan Salsabila, Binti Muchsini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1926 1934 10.31004/jpion.v5i2.1421 Proses Pembentukan Kebijakan Pendidikan: Analisis Deskriptif Tahapan Dan Dinamika Politik https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1266 <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembentukan kebijakan pendidikan dengan menitikberatkan pada tahapan kebijakan serta dinamika politik yang mempengaruhinya. Kebijakan pendidikan merupakan instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan sumber daya manusia, sehingga proses pembentukannya perlu dikaji secara komprehensif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah, serta dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses pembentukan kebijakan pendidikan terdiri atas beberapa tahapan utama, yaitu identifikasi masalah, perumusan kebijakan, pengambilan keputusan, implementasi, dan evaluasi. Setiap tahapan tersebut memiliki karakteristik tersendiri serta melibatkan berbagai aktor dengan kepentingan yang berbeda. Dalam praktiknya, proses ini tidak selalu berjalan secara linear, melainkan sering kali dipengaruhi oleh dinamika politik yang kompleks. Dinamika politik memiliki pengaruh signifikan dalam setiap tahapan kebijakan, terutama dalam proses perumusan dan pengambilan keputusan. Kepentingan aktor, distribusi kekuasaan, serta proses negosiasi menjadi faktor utama yang menentukan arah kebijakan. Kebijakan pendidikan tidak sepenuhnya bersifat netral, melainkan merupakan hasil kompromi dari berbagai kepentingan yang saling berinteraksi. Selain itu, tekanan dari kelompok kepentingan serta kondisi sosial-ekonomi juga turut mempengaruhi substansi kebijakan yang dihasilkan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kurangnya transparansi dan partisipasi publik dalam proses pembentukan kebijakan dapat mengurangi efektivitas kebijakan yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat serta memperkuat akuntabilitas dalam setiap tahapan kebijakan. Dengan demikian, kebijakan pendidikan yang dihasilkan diharapkan dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.</em></p> Sherly Nur Hidayah Angga Denuyasa Dina Novita Abdul Kodir Afriantoni Afriantoni Copyright (c) 2026 Sherly Nur Hidayah, Angga Denuyasa, Dina Novita, Abdul Kodir, Afriantoni https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-15 2026-07-15 5 2 1642 1650 10.31004/jpion.v5i2.1266 Peningkatan Kemampuan Mengenal Angkaa Menggunakan Media Alam Melalui Kegiatan Menghitung di Tamaan Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing Rejang Lebong Provinsi Bengkulu https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1328 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini melalui penerapan media alam dalam kegiatan menghitung di Taman Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing, Rejang Lebong. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 15 anak Kelompok B dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan, yaitu rata-rata pencapaian pada tahap pra-siklus sebesar 42,90% (kategori Mulai Berkembang), meningkat menjadi 63,73% pada Siklus I (kategori Berkembang Sesuai Harapan), dan mencapai 83,28% pada Siklus II (kategori Berkembang Sangat Baik) serta telah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Analisis per indikator menunjukkan bahwa kemampuan mengelompokkan benda berdasarkan jumlah mencapai pencapaian tertinggi sebesar 90,6%, sedangkan indikator membuat lambang angka dengan benar dan menjawab pertanyaan terkait angka menjadi aspek yang paling sulit dikuasai dengan pencapaian terendah sebesar 68,8%. Kesulitan tersebut disebabkan oleh tuntutan kematangan motorik halus yang belum sempurna serta kebutuhan kemampuan penalaran abstrak dan penguasaan bahasa yang masih terbatas pada anak usia 5–6 tahun. Peningkatan kemampuan ini didukung oleh teori perkembangan kognitif Jean Piaget pada tahap pra-operasional, di mana pemahaman konsep abstrak angka lebih efektif dibangun melalui interaksi langsung dengan benda konkret dari lingkungan alam sekitar. </em></p> Apriana Apriana Rismareni Pransiska Copyright (c) 2026 Apriana, Rismareni Pransiska https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-14 2026-07-14 5 2 1604 1613 10.31004/jpion.v5i2.1328 Analisis Sentimen Konsumen Terhadap Usaha Food And Beverage Di Tembilahan Pada Media Sosial Tiktok Menggunakan Naïve Bayes Classifier Sebagai Dasar Evaluasi Strategi Pemasaran Digital https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1373 <p><em>Media sosial TikTok menjadi salah satu platform yang banyak digunakan konsumen untuk memberikan opini mengenai produk dan layanan, termasuk pada sektor Food and Beverage (F&amp;B). Informasi yang terdapat pada komentar pengguna dapat dimanfaatkan untuk mengetahui persepsi konsumen dan mengevaluasi strategi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen konsumen terhadap usaha F&amp;B di Tembilahan pada media sosial TikTok menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sebanyak 500 komentar TikTok yang diperoleh melalui teknik scraping. Data kemudian melalui tahap preprocessing, pelabelan sentimen, ekstraksi fitur menggunakan TF-IDF, dan klasifikasi menggunakan Naïve Bayes. Evaluasi model dilakukan menggunakan confusion matrix, accuracy, precision, recall, F1-score, serta 5-Fold Cross Validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen netral mendominasi dengan 248 komentar (49,6%), diikuti sentimen positif sebanyak 156 komentar (31,2%) dan sentimen negatif sebanyak 96 komentar (19,2%). Model Naïve Bayes menghasilkan akurasi sebesar 93,00% dengan rata-rata akurasi cross validation sebesar 92,00%. Hasil ini menunjukkan bahwa Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan sentimen konsumen dengan baik dan dapat digunakan sebagai dasar evaluasi strategi pemasaran digital usaha F&amp;B di Tembilahan</em></p> M. Saleh Dwi Yuli Prasetyo Copyright (c) 2026 M. Saleh, Dwi Yuli Prasetyo https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-10 2026-07-10 5 2 1580 1591 10.31004/jpion.v5i2.1373 Interaksi Budaya Antar Etnis dalam Pernikahan Adat: Studi pada Masyarakat Palembang dan Minangkabau di Kota Padang https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1411 <p><em>Penelitian ini mengkaji interaksi budaya antara masyarakat suku Palembang dan Minangkabau yang terjadi di Kota Padang, dengan fokus pada pernikahan sebagai cerminan harmoni dua budaya tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun masyarakat Palembang di Kota Padang hidup di tengah budaya Minangkabau, mereka tetap mempertahankan tradisi budaya asal, seperti bahasa, makanan khas, dan adat istiadat. Salah satu bentuk interaksi budaya yang menarik adalah pernikahan campuran antara adat Palembang dan Minangkabau, yang mencerminkan kolaborasi budaya melalui elemen-elemen seperti pakaian adat, upacara tepung tawar, serta prosesi cacap-cacapan. Masyarakat Palembang juga membentuk komunitas untuk melestarikan budaya mereka, sambil beradaptasi dengan masyarakat Minangkabau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberagaman budaya dapat menciptakan harmoni sosial dan memperkaya kehidupan multikultural di Kota Padang. Kolaborasi budaya yang terjadi dalam pernikahan ini menjadi simbol kuat dari keberagaman yang saling melengkapi, tanpa mengurangi identitas masing-masing budaya.</em></p> Nyiayu Amrina Rosyadah Feri Ferdian Copyright (c) 2026 Nyiayu Amrina Rosyadah, Feri Ferdian https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1839 1847 10.31004/jpion.v5i2.1411 Muhammad Iqbal’s Educational Thought in Islamic Education https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1434 <p><em>Muhammad Iqbal’s educational thought offers an important philosophical foundation for developing Islamic education that is responsive to modern challenges while maintaining spiritual and moral values. This study aims to analyze and reconstruct Muhammad Iqbal’s Islamic educational thought through an integrative framework. A qualitative approach with library research was employed by examining Iqbal’s primary works and relevant recent scholarly literature. The data were analyzed using qualitative content analysis through the identification, categorization, interpretation, and synthesis of key concepts. The findings reveal five interconnected dimensions of Iqbal’s educational thought: khudi as the foundation of self-development; the integration of reason and spirituality as the basis of knowledge; freedom and creativity as principles of learning; dynamism and ijtihad as foundations for educational renewal; and moral-social responsibility as the orientation of human development. Iqbal’s philosophy emphasizes active learning, critical thinking, creativity, self-reliance, problem solving, and the development of intellectual, spiritual, physical, and social potential. These dimensions indicate that education should not merely transmit knowledge but should strengthen learners’ personalities and prepare them to respond constructively to social, scientific, and technological change. The novelty of this study lies in integrating these previously fragmented dimensions into a coherent framework of Islamic education. The study concludes that Iqbal’s educational philosophy remains relevant for developing contemporary Islamic education that is spiritual, rational, creative, progressive, adaptive, and socially responsible.</em></p> Nuryanti Nuryanti Edi Yusrianto Idris Harun Copyright (c) 2026 Nuryanti Nuryanti, Edi Yusrianto, Idris Harun https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1974 1983 10.31004/jpion.v5i2.1434 Membangun Aktivitas Sosial Dan Pemuda Yang Berintegritas, Berlandasan Nilai-Nilai Islam https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1300 <p><em>Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat serta mengembangkan potensi sosial yang dimiliki oleh generasi muda. </em><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kegiatan KKN dalam membangun aktivitas sosial dan membentuk pemuda yang berintegritas berdasarkan nilai-nilai Islam di Desa Tanjung Temiang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN yang meliputi kegiatan pengajian pemuda, mengajar mengaji anak-anak, gotong royong menjaga lingkungan, membantu petani berkebun, serta pembinaan akhlak dan kepemimpinan berbasis nilai Islam mampu meningkatkan partisipasi sosial masyarakat, khususnya pemuda. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran (shiddiq), tanggung jawab (amanah), dan kepedulian sosial (ta’awun) berhasil diinternalisasikan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Dampak yang terlihat antara lain meningkatnya sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial, serta kesadaran religius pemuda dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kegiatan KKN berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi strategi yang efektif dalam membentuk pemuda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial masyarakat. </em></p> Nurhidayah Nurhidayah Maria Maria Sri Mutia Anjani Syaiful Rachman Inka Okta Wahyudi Dodi Irawan Copyright (c) 2026 Nurhidayah Nurhidayah, Maria Maria, Sri Mutia Anjani, Syaiful Rachman, Inka Okta Wahyudi, Dodi Irawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-06 2026-07-06 5 2 1538 1545 10.31004/jpion.v5i2.1300 Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Siswa Dalam Menghadapi Bencana Letusan Gunungapi Gamalama Melalui Model Project Based Learning https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1352 <p><em>Rendahnya pengetahuan kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi bencana letusan Gunungapi menjadi permasalahan penting, khususnya bagi sekolah yang berada di kawasan rawan bencana Gunungapi Gamalama Ternate. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan siswa kelas XI SMA Negeri 6 Kota Ternate dalam menghadapi bencana letusan Gunungapi Gamalama melalui penerapan model project based learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek sebanyak 25 siswa, di mana setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan kesiapsiagaan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I sebanyak 15 siswa (60%) belum mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 10 siswa (40%) telah mencapai ketuntasan. Namun, pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan, di mana sebanyak 23 siswa (92%) telah mencapai ketuntasan belajar dan hanya 2 siswa (8%) yang belum tuntas. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model project based learning efektif meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan siswa terhadap bencana letusan Gunungapi Gamalama.</em></p> Syahril Lukman Hujairah Hi. Muhammad Asmin Lukman Copyright (c) 2026 Syahril Lukman, Hujairah Hi. Muhammad, Asmin Lukman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-06 2026-07-06 5 2 1546 1552 10.31004/jpion.v5i2.1352 Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Spatial Thinking Skill Pada Mata Pelajaran Geografi SMA Negeri 6 Samarinda (Materi : Proyeksi Peta) https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1393 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Spatial Thinking Skill pada mata pelajaran geografi SMA Negeri 6 Samarinda (materi:proyeksi peta). Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&amp;D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri 6 Samarinda. Instrumen pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, angket validasi ahli media, ahli materi, serta angket guru dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukan bahwa validasi ahli media memperoleh presentase sebesar 99,5% dan validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 100% dengan kategori sangat layak. Hasil pretest dan posttest menunjukan adanya peningkatan dari 73.3 menjadi 81.4 setelah menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis spatial thinking skill. Berdasarkan temuan tersebut, media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan sebagai media untuk membantu peserta didik untuk lebih memahami materi proyeski peta.</em></p> Syaira Jamilatun Naim Rahmadi Rahmadi Najma Nur Mawaddah Yulian Widya Saputra Copyright (c) 2026 Syaira Jamilatun Naim, Rahmadi Rahmadi, Najma Nur Mawaddah, Yulian Widya Saputra https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1830 1838 10.31004/jpion.v5i2.1393 Pengaruh Perceived Ease Of Use Dan Perceived Usefulness Terhadap Continuance Intention Pengguna Aplikasi E-Learning Dengan Mediasi User Satisfaction https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1419 <p style="margin-top: 0cm; text-align: justify;"><em><span lang="EN-ID" style="font-size: 10.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived ease of use</span></em><span lang="EN-ID" style="font-size: 10.0pt;"> <em>(PEOU) dan perceived usefulness (PU) terhadap </em><em><span style="font-style: normal;">continuance intention</span></em><em> (CI) pengguna aplikasi e-learning berbasis mobile melalui mediasi user satisfaction (US). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik analisis Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Sampel penelitian berjumlah 150 mahasiswa pengguna aplikasi e-learning berbasis mobile yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan data dianalisis menggunakan SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) PEOU berpengaruh positif dan signifikan terhadap PU. (2) PEOU berpengaruh positif dan signifikan terhadap US. (3) PU berpengaruh positif dan signifikan terhadap US. (4) PEOU berpengaruh positif dan signifikan terhadap CI melalui mediasi US. (5) PU berpengaruh positif dan signifikan terhadap CI melalui mediasi US. (6) US berpengaruh positif dan signifikan terhadap CI sebagai prediktor paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan pengguna berperan sebagai jembatan utama yang menyalurkan pengaruh kemudahan penggunaan dan kebermanfaatan aplikasi menjadi niat nyata untuk terus menggunakan aplikasi e-learning berbasis mobile.</em></span></p> <p> </p> Dian Zahwa Oktaviani Dewi Nurmalasari Ervina Maulida Copyright (c) 2026 Dian Zahwa Oktaviani, Dewi Nurmalasari, Ervina Maulida https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-18 2026-08-18 5 2 1899 1908 10.31004/jpion.v5i2.1419 Analisis Penggunaan Media Sosial Terhadap Kemampuan Memproses Dan Memahami Bahasa Tulis (Reading Comprehension) Pada Mahasiswa PBSI UHN Medan: Kajian Psikolinguistik https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1326 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap kemampuan memproses dan memahami bahasa tulis (reading comprehension) pada mahasiswa dalam kajian psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan delapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan media sosial yang tinggi dapat memengaruhi kemampuan memahami bacaan akademik, terutama pada aspek perhatian (attention), memori kerja (working memory), dan integrasi makna. Mahasiswa cenderung mengalami kesulitan mempertahankan fokus, mudah terdistraksi oleh notifikasi media sosial, serta perlu membaca ulang untuk memahami isi bacaan. Meskipun demikian, mahasiswa menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan pemahaman bacaan, seperti membatasi penggunaan media sosial saat belajar, membuat rangkuman, dan mencatat poin-poin penting. Dengan demikian, kemampuan memahami </em><em>bahasa tulis pada mahasiswa dipengaruhi oleh kebiasaan penggunaan media sosial dan proses kognitif yang terlibat dalam pemrosesan bahasa.</em></p> Taruli Hutajulu Eka Putri Saptari Wulan Kristina Natalia Situmorang Nurhayani Hasugian Copyright (c) 2026 Taruli Hutajulu, Eka Putri Saptari Wulan, Kristina Natalia Situmorang, Nurhayani Hasugian https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 1690 1699 10.31004/jpion.v5i2.1326 Hubungan Antara Minat Belajar dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X di SMAN 3 Siak Hulu https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1368 <p><em>Penelitian ini didasarkan pada pentingnya aspek afektif, khususnya minat belajar, dalam memengaruhi capaian akademis siswa pada mata pelajaran biologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara minat belajar dengan hasil belajar biologi siswa kelas X di SMA N 3 Siak Hulu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Pengumpulan data minat belajar dilakukan menggunakan instrumen angket sebanyak 20 item pernyataan yang disebarkan kepada sampel penelitian sebanyak 39 siswa. Sebelum uji hipotesis, dilakukan uji coba instrumen untuk mengukur tingkat keandalan angket. Hasil uji reliabilitas menggunakan program SPSS menunjukkan bahwa instrumen angket minat belajar memiliki nilai Cronbach's Alpha sebesar .950. Nilai tersebut jauh melampaui batas batas minimal reliabilitas baku sebesar .60, sehingga instrumen dinyatakan sangat reliabel dan valid untuk digunakan dalam penelitian. Nilai rata-rata total skala yang diperoleh dari responden adalah sebesar 80.72 dengan varians 52.050. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, dapat disimpulkan bahwa instrumen penelitian ini memiliki konsistensi internal yang sangat tinggi untuk mengukur minat belajar siswa, yang selanjutnya akan dikorelasikan dengan data hasil belajar biologi siswa di sekolah. </em></p> Jhanah Hafizah Yunia Dwi Rahmawati Nurkhairo Hidayati Ummi Kalsum Marwiyah Marwiyah Copyright (c) 2026 Jhanah Hafizah, Yunia Dwi Rahmawati, Nurkhairo Hidayati, Ummi Kalsum, Marwiyah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 1780 1785 10.31004/jpion.v5i2.1368 Pembelajaran Berpusat Pada Siswa Dalam Perspektif Teori Konstruktivisme: Suatu Kajian Teoritis https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1407 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan teori konstruktivisme Piaget dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia di SMKN 1 Bagor, yang mencakup perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dicapai melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan pembelajaran, guru merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa berdasarkan modul ajar, menetapkan tujuan pembelajaran, menyiapkan materi dengan mempertimbangkan karakteristik siswa, serta menyusun kegiatan literasi agar siswa dapat mengaitkan pengetahuan awal mereka dengan pengetahuan baru. Pada tahap pelaksanaan, guru menyampaikan materi melalui kegiatan praktik, seperti diskusi dan tanya jawab. Proses penerapan teori konstruktivisme mencakup asimilasi, akomodasi, dan ekuilibrasi, di mana siswa membangun struktur kognitif mereka berdasarkan pengetahuan dan pengalaman sebelumnya. Dalam tahap evaluasi, guru menilai pemahaman siswa melalui observasi, penugasan, dan kegiatan praktik. Namun demikian, penerapan teori konstruktivisme menghadapi beberapa tantangan, seperti fasilitas yang kurang memadai dan kurangnya rasa percaya diri siswa untuk mengajukan pertanyaan. Selain itu, sebagian guru masih menyampaikan materi dengan strategi yang didominasi oleh penjelasan teoretis. Secara umum, penerapan teori konstruktivisme Piaget dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMKN 1 Bagor telah dilaksanakan dengan tepat sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Akan tetapi, fasilitas pembelajaran dan strategi guru dalam mendorong pembelajaran yang berpusat pada siswa perlu ditingkatkan.</em></p> Isnanda Cahya Habibah Faradila Anggarini Khuri Lailiati Sa’adah Intan Prastihastari Wijaya Copyright (c) 2026 Isnanda Cahya Habibah, Faradila Anggarini, Khuri Lailiati Sa’adah, Intan Prastihastari Wijaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 5 2 1817 1823 10.31004/jpion.v5i2.1407 Pengaruh Career Adaptability dan Digital Literacy terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Program Studi Kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1429 <p><em>Penelitian ini berupaya mengkaji seberapa besar pengaruh kemampuan beradaptasi karier dan literasi digital terhadap tingkat kesiapan kerja, khususnya pada mahasiswa program studi kependidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pendekatan kuantitatif dipilih dengan desain survei, di mana instrumennya menggunakan skala Likert 1–5. Populasi riset mencakup 330 mahasiswa angkatan 2022, sementara sampel diambil sebanyak 181 responden dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dan memakai rumus Slovin (toleransi 5%). Dalam menganalisis data, perangkat SPSS 30 digunakan untuk menjalankan uji prasyarat, uji asumsi klasik, hingga uji regresi dan hipotesis.Hasil yang didapat menunjukkan bahwa rata-rata skor untuk variabel career adaptability berada di angka 47,713, digital literacy 47,674, dan kesiapan kerja 99,088—yang ketiganya termasuk dalam kategori tinggi. Dari uji parsial terbukti bahwa career adaptability (t hitung 6,447 &gt; 1,973) dan digital literacy (t hitung 8,144 &gt; 1,973) sama-sama memberikan pengaruh positif yang signifikan. Sementara itu, pada uji simultan juga memperlihatkan hasil yang signifikan (F hitung 117,712 &gt; 3,05), dengan kontribusi efektif mencapai 56,9%. Dengan demikian, kedua variabel tersebut memiliki peranan penting dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa. Karena itu, penguatan career adaptability dan literasi digital perlu mendapat perhatian lebih, misalnya dengan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum maupun program pembinaan mahasiswa secara lebih terarah.</em></p> Chantika Herismaya Putri Dewi Nurmalasari Ervina Maulida Copyright (c) 2026 Chantika Herismaya Putri, Dewi Nurmalasari, Ervina Maulida https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1984 1994 10.31004/jpion.v5i2.1429 Komik Digital Berorientasi Kearifan Lokal Bali Megoak-Goakan pada Materi Indonesiaku Kaya Budaya Siswa Kelas IV SD https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1290 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik digital berorientasi kearifan lokal Bali Megoak-goakan pada materi Indonesiaku Kaya Budaya untuk siswa kelas IV SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 2 ahli materi, 2 ahli media, 2 praktisi pendidikan, dan 18 siswa kelas IV SD Negeri 1 Silangjana. Data dikumpulkan melalui kuesioner validitas, kuesioner kepraktisan, serta tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik digital memperoleh tingkat validitas ahli materi sebesar 98%, validitas ahli media sebesar 93%, kepraktisan praktisi sebesar 95%, dan kepraktisan siswa sebesar 90%, dengan rata-rata kualitas media sebesar 94% yang berada pada kategori sangat baik. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar dari 46,66 pada pretest menjadi 91,29 pada posttest. Uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (&lt;0,05), yang menunjukkan bahwa media komik digital berorientasi kearifan lokal Bali Megoak-goakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan demikian, media yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS di sekolah dasar.</em></p> Putu Eka Sukmawati I Gede Margunayasa Ni Made Dainivitri Sinta Sari Copyright (c) 2026 Putu Eka Sukmawati, I Gede Margunayasa, Ni Made Dainivitri Sinta Sari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-06 2026-07-06 5 2 1526 1532 10.31004/jpion.v5i2.1290 Pengembangan Motorik Kasar Anak Melalui Senam Kreasi di PAUD Rizqy Kabupaten Kaur https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1348 <p><em>Penelitian ini dipicu oleh kekurangan kemampuan motorik kasar yang ditemukan pada anak usia dini di PAUD Rizqy, Kabupaten Kaur. Hal ini terlihat dari ketidakmampuan anak-anak untuk melakukan berbagai gerakan, seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, dan mengkoordinasikan tubuh mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak dengan teknik senam baru. Penelitian ini melibatkan 10 anak dari PAUD Rizqy, terdiri dari 4 laki-laki dan 6 perempuan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Aksi Kelas (CAR) yang dilakukan dalam beberapa siklus. Setiap siklus terdiri dari langkah-langkah persiapan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak-anak usia prasekolah di PAUD Rizqy, Kabupaten Kaur. Prosedur pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan penilaian kemajuan anak selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan motorik kasar anak di setiap siklus. Pada fase pra-siklus, persentase penyelesaian hanya mencapai 40%. Setelah pelaksanaan Siklus I, persentase tersebut meningkat menjadi 55%. Pada Siklus II, tingkat penyelesaian mencapai 85%, sehingga penelitian ini dapat dianggap efektif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kegiatan senam kreatif yang menggunakan tongkat telah menunjukkan efektivitas dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar anak usia dini di TK Rizqy, Kabupaten Kaur.</em></p> Diszuriani Diszuriani Elise Muryani Dadan Suryana Tisna Syafnita Copyright (c) 2026 Diszuriani, Elise Muryani, Dadan Suryana, Tisna Syafnita https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-14 2026-07-14 5 2 1625 1633 10.31004/jpion.v5i2.1348 The Effects of Time Management and Learning Motivation on Academic Procrastination among Office Management Students at SMKN 51 Jakarta https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1391 <p><em>This study aimed to examine the effects of time management and learning motivation on academic procrastination among students enrolled in the Office Management and Business Services Program at SMKN 51 Jakarta. A quantitative approach employing an explanatory research design was adopted. The sample consisted of 141 students selected through proportional random sampling. Data were collected using a validated and reliable five-point Likert questionnaire and analyzed through multiple linear regression using IBM SPSS Statistics 27. The findings revealed that time management had a significant negative effect on academic procrastination (β = -0.610, t = -14.524, p &lt; .001). Likewise, learning motivation also exerted a significant negative influence on academic procrastination (β = -0.445, t = -11.250, p &lt; .001). Simultaneously, both variables significantly predicted academic procrastination (F = 157.527, p &lt; .001) and explained 69.5% of its variance (R² = .695). These findings indicate that students with stronger time management skills and higher learning motivation tend to demonstrate lower levels of academic procrastination. The study concludes that strengthening students' time management competencies and learning motivation is essential for reducing procrastination behavior and improving academic performance in vocational education.</em></p> Chelsea Rizka Darma Rika Swaramarinda Dewi Nurmalasari Copyright (c) 2026 Chelsea Rizka, Darma Rika Swaramarinda, Dewi Nurmalasari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-18 2026-07-18 5 2 1681 1689 10.31004/jpion.v5i2.1391 Pengembangan Aplikasi Mobile Augmented Reality "Pancahero" untuk Menumbuhkan Karakter Kepahlawanan Peserta Didik Kelas IV SD https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1417 <p><em>Pembelajaran materi pahlawan nasional di sekolah dasar masih banyak menggunakan metode ceramah dan buku teks, sehingga peserta didik sulit memahami sejarah dan meneladani nilai kepahlawanan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi mobile berbasis Augmented Reality (AR) bernama "Pancahero" untuk membantu peserta didik kelas IV SD memahami materi pahlawan nasional sekaligus menumbuhkan karakter kepahlawanan, serta mengukur tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya. </em><em>Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data diperoleh dari validasi ahli media dan ahli materi, angket respons guru dan peserta didik, serta tes hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi "Pancahero" sangat valid dengan skor 93%, sangat praktis dengan skor 95,97%, dan sangat efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik dari 66,25% menjadi 90,55% dengan ketuntasan klasikal 100%. Aplikasi mobile Augmented Reality "Pancahero" terbukti layak digunakan sebagai media pembelajaran yang menumbuhkan karakter kepahlawanan peserta didik kelas IV SDN Sukorame 2.</em></p> Fiky Febriansyah Frans Aditia Wiguna Nara Setya Wiratama Copyright (c) 2026 Fiky Febriansyah, Frans Aditia Wiguna, Nara Setya Wiratama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1880 1889 10.31004/jpion.v5i2.1417 Kewajiban Menuntut Ilmu Dalam Qs. Al-‘Alaq Ayat 1 : Perspektif Cognitive Science https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1324 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kewajiban menuntut ilmu dalam QS. Al-‘Alaq ayat 1 melalui perspektif Cognitive Science serta mengkaji relevansinya terhadap proses pembelajaran modern. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir, serta berbagai literatur yang berkaitan dengan ilmu kognitif dan pendidikan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dan interpretasi tematik terhadap konsep belajar yang terkandung dalam ayat tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perintah iqra’ (membaca) dalam QS. Al-‘Alaq ayat 1 tidak hanya bermakna aktivitas membaca teks, tetapi juga mencakup proses memperoleh, mengolah, dan mengonstruksi pengetahuan. Perspektif Cognitive Science menjelaskan bahwa aktivitas belajar melibatkan perhatian, persepsi, memori, penalaran, dan metakognisi yang berperan dalam pembentukan pemahaman. Ayat ini menegaskan bahwa menuntut ilmu merupakan kewajiban fundamental manusia yang didukung oleh kemampuan kognitif sebagai anugerah Allah Swt. Kesimpulannya, QS. Al-‘Alaq ayat 1 mengandung landasan epistemologis dan pedagogis yang kuat mengenai pentingnya menuntut ilmu, serta memiliki relevansi yang tinggi dengan teori-teori kognitif modern dalam pengembangan pendidikan Islam dan pembelajaran sepanjang hayat.</em></p> Jihan Raihanah Putri Muhammad Farhan Muhamad Yahya Copyright (c) 2026 Jihan Raihanah Putri, Muhammad Farhan, Muhamad Yahya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-15 2026-07-15 5 2 1658 1664 10.31004/jpion.v5i2.1324 Analisis Kemampuan Generalisasi Siswa Sekolah Dasar Dalam Menyelesaikan Pola Bilangan di SDN Tenggilis Mejoyo 1 Surabaya https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1365 <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan generalisasi siswa sekolah dasar dalam menyelesaikan soal pola bilangan masih tergolong rendah dibuktikan dengan hasil belajar yang belum maksimal dan ketidakpemahaman siswa terhadap materi serta makna soal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan generalisasi siswa kelas V Sekolah Dasar dalam menyelesaikan soal-soal pola bilangan. Kemampuan generalisasi yang mencakup proses mengenali keteraturan, menyusun aturan umum, serta menerapkan pola dalam berbagai situasi matematis menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa yang mewakili kategori kemampuan generalisasi tinggi, sedang, dan rendah, yang dipilih melalui tes di SDN Tenggilis Mejoyo 1 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan generalisasi siswa sudah cukup baik dan berada pada tingkat yang bervariasi. Sebagian besar siswa mampu menerapkan kemampuan generalisasi dan yang lainnya masih mengalami kesulitan. Siswa dengan kemampuan tinggi berhasil memenuhi ketercapaiannya pada semua indikator kemampuan generalisasi. Siswa dengan kemampuan sedang berhasil memenuhi ketercapaiannya pada tiga indikator kemampuan generalisasi. Siswa dengan kemampuan rendah berhasil memenuhi ketercapaiannya pada satu indikator kemampuan generalisasi.</em></p> Salma Riski Putri Pratama Feny Rita Fiantika Copyright (c) 2026 Salma Riski Putri Pratama, Feny Rita Fiantika https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 1786 1792 10.31004/jpion.v5i2.1365 Penguatan Kewargaan Digital Melalui Pendidikan Pancasila: Strategi Membangun Peserta Didik SMPIT Ibnu Rusyd Yang Cerdas, Beretika, dan Bertanggung Jawab di Era Digital https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1405 <p><em>Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam dunia pendidikan. Peserta didik tidak hanya dituntut memiliki kemampuan menggunakan teknologi digital, tetapi juga harus mampu berperilaku bijaksana, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi etika dalam ruang digital. Fenomena penyebaran informasi palsu, perundungan siber, ujaran kebencian, serta rendahnya kesadaran terhadap keamanan digital menunjukkan pentingnya penguatan kewargaan digital melalui pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan kewargaan digital melalui Pendidikan Pancasila dalam membentuk peserta didik SMPIT Ibnu Rusyd yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan kewargaan digital dapat dilakukan melalui integrasi materi digital citizenship dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, pembiasaan etika digital, penguatan literasi digital, pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi, serta kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat. Implementasi strategi tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, sikap bertanggung jawab dalam penggunaan media sosial, serta terbentuknya karakter peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk warga negara digital yang mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.</em></p> Muhammad Haykal Fikri Lia Dahlia Kurniati Rifa Anggyana Septiana Kusuma Dewi Yeti Mulyani Copyright (c) 2026 Muhammad Haykal Fikri, Lia Dahlia Kurniati, Rifa Anggyana, Septiana Kusuma Dewi, Yeti Mulyani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 5 2 1802 1808 10.31004/jpion.v5i2.1405 Persepsi Generasi Muda Terhadap Nilai-Nilai Budaya Lokal di Kabupaten Pasir Pangaraian https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1425 <p><em>Penelitian ini mengkaji persepsi generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal di Kabupaten Pasir Pangaraian dalam konteks perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap melemahnya praktik nilai budaya lokal di kalangan generasi muda, meskipun budaya tersebut masih diakui sebagai identitas penting. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana generasi muda memahami, memaknai, dan memposisikan nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada generasi muda yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kajian teori berpijak pada konsep persepsi budaya, generasi muda, dan transformasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap nilai budaya lokal, namun pemahaman tersebut belum sepenuhnya diwujudkan dalam praktik nyata. Nilai budaya lokal dipersepsikan sebagai simbol identitas, tetapi penerapannya mengalami penyesuaian dengan gaya hidup modern dan lingkungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya lokal tidak hilang, melainkan mengalami proses penafsiran ulang agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.</em></p> Emil Annisa Elida Elida Yuliarma Yuliarma Copyright (c) 2026 Emil Annisa, Elida Elida, Yuliarma Yuliarma https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1942 1947 10.31004/jpion.v5i2.1425 Pengembangan Kapasitas Kelembagaan Bidang Pengarustamaan Gender Dan Pemberdayaan Perempuan Di Dinas P3APM Kota Pekanbaru https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1337 <p><em>Peningkatan kapasitas kelembagaan merupakan hal yang penting bagi setiap organisasi dalam mendukung pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien. Upaya pengembangan kapasitas perlu diterapkan pada organisasi pemerintah termasuk pada Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru guna menunjang pemberian layanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pelaksanaan pengembangan kapasitas kelembagaan pada Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan di DP3APM Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Setelah data terkumpul melalui teknik yang tepat, peneliti mengklasifikasikannya berdasarkan jenis, kemudian mengolah dan menganalisisnya secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kapasitas kelembagaan pada Bidang Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP3APM Kota Pekanbaru belum berjalan optimal akibat beberapa kendala, yaitu keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya kompetensi pegawai di bidangnya, budaya organisasi yang belum memadai, serta anggaran yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penambahan jumlah pegawai dan pengembangan kompetensi pegawai agar di masa mendatang mereka mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Kota Pekanbaru.</em></p> Syapril Abdullah Herman Herman Yeni Yuntika Dewi Copyright (c) 2026 Syapril Abdullah, Herman Herman, Yeni Yuntika Dewi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-28 2026-06-28 5 2 1499 1506 10.31004/jpion.v5i2.1337 Penerapan Media Flashcard untuk Menstimulasi Kemampuan Berbahasa Anak pada Kelompok B https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1389 <p><em>Kemampuan berbahasa merupakan salah satu aspek perkembangan yang sangat penting pada anak usia dini, namun sering belum berkembang secara optimal akibat penggunaan metode pembelajaran yang monoton dan kurangnya variasi media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media flashcard dalam pembelajaran anak Kelompok B, mendeskripsikan peningkatan kemampuan bahasa anak melalui media flashcard, serta mendeskripsikan efektivitas media flashcard dalam menstimulasi kemampuan berbahasa anak Kelompok B di TK Negeri Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 16 anak Kelompok B. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media flashcard secara terstruktur dan interaktif mampu meningkatkan kemampuan berbahasa anak secara signifikan. Pada Siklus I, ketuntasan belajar mencapai 56,25%, dan meningkat menjadi 87,50% pada Siklus II. Simpulan penelitian ini adalah media flashcard efektif menstimulasi kemampuan berbahasa anak Kelompok B, meliputi peningkatan kosakata, kemampuan berbicara, dan keberanian berkomunikasi.</em></p> Putu Mas Wina Lestari Hendi Budiyawan Copyright (c) 2026 Putu Mas Wina Lestari, Hendi Budiyawan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-31 2026-07-31 5 2 1774 1779 10.31004/jpion.v5i2.1389 Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Discovery Learning Pada Materi Sistem Komputer Kelas VII SMP Singaraja https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1415 <p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif berbasis pembelajaran penemuan dalam mata pelajaran informatika materi sistem komputer kelas VII di SMP Negeri 4 Singaraja dan untuk mengetahui respons guru dan siswa terhadap penggunaan media pembelajaran interaktif yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (R&amp;D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja yang berjumlah 38 orang. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan oleh ahli konten, ahli media, dan ahli desain pembelajaran, media pembelajaran interaktif yang dikembangkan memperoleh nilai rata-rata 1,00 yang termasuk dalam kategori sangat valid. Hasil uji efektivitas menggunakan perhitungan N-Gain memperoleh nilai 0,75 yang termasuk dalam kategori efektif. Hasil tanggapan siswa menunjukkan skor rata-rata 67,5 yang termasuk dalam kategori sangat praktis, sedangkan hasil analisis tanggapan guru memperoleh skor rata-rata 45 yang juga termasuk dalam kategori sangat praktis. Kata kunci: Kata kunci terdiri dari 3 hingga 5 kata dan/atau kelompok kata; Ditulis sesuai urutan urgensi kata; Antar kata kunci dipisahkan oleh koma (,)(Font: Time News Roman, ukuran 10, Miring – Tebal)</span></span></em></p> Zohratul Aolia Nyoman Sugihartini Made Susi Lissia Andayani Copyright (c) 2026 Zohratul Aolia, Nyoman Sugihartini, Made Susi Lissia Andayani https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-27 2026-07-27 5 2 1705 1715 10.31004/jpion.v5i2.1415 Strategi Guru dalam Menumbuhkan Minat Baca Pelajar Generasi Alpha https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1315 <p><em>Minat baca merupakan salah satu indikator penting dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia dan keberhasilan proses pendidikan. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa minat baca pelajar Generasi Z masih menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan pola konsumsi informasi yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital, media sosial, dan penggunaan gawai yang semakin intensif. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi yang tepat dari guru untuk menumbuhkan dan mengembangkan minat baca peserta didik sesuai dengan karakteristik Generasi Z sebagai generasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai strategi guru dalam menumbuhkan minat baca pelajar Generasi Z berdasarkan kajian literatur yang relevan. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional dan internasional, buku, prosiding, serta dokumen ilmiah yang membahas minat baca, literasi, Generasi Z, dan strategi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) melalui proses pengumpulan, seleksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang efektif dalam menumbuhkan minat baca pelajar Generasi Z meliputi pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, penerapan program literasi berbasis aktivitas, penggunaan media sosial sebagai sarana literasi, penerapan gamifikasi, serta pengembangan pembelajaran kolaboratif yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Keberhasilan strategi tersebut dipengaruhi oleh kompetensi guru, dukungan lingkungan sekolah, ketersediaan sumber bacaan, dan keterlibatan keluarga. Dengan demikian, guru perlu mengembangkan strategi literasi yang adaptif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik Generasi Z untuk membangun budaya membaca yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan.</em></p> M. Anwar Hakim Anita Angraini Lubis Copyright (c) 2026 M. Anwar Hakim, Anita Angraini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-10 2026-07-10 5 2 1567 1579 10.31004/jpion.v5i2.1315 Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI SMAN 7 Kota Serang https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1355 <p><em>Proses pembelajaran dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa khususnya pada proses pembelajaran pada mata pelajaran sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh dari penggunaan model pembelajaran tersebut dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas XI IPS di SMAN 7 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimental dengan menggunakan kelas eksperimen dan kontrol. Sampel penelitian ini adalah kelas XI 5 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI 6 sebagai kelas kontrol dengan materi pergerakan nasional Indonesia. Setelah dilakukan penelitian hingga kajian analisis hasil penelitian, didapatkan hasil terdapat pengaruh dari penggunaan model Problem Based Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI di SMAN 7 Kota Serang dengan hasil perhitungan uji t dengan menggunakan Microsoft Excel dan diperoleh t<sub>hitung</sub> sebesar 2,74 yang mana lebih besar daripada hasil t<sub>tabel </sub> yaitu 2,06 dengan signifikansi 5%. Penelitian ini berdampak pada proses pembelajaran yang melibatkan siswa pada pembelajaran sejarah secara langsung sehingga pembelajaran dapat lebih bermakna dan kontekstual</em></p> Regina Ananda Kaherlan Yuni Maryuni Muhammad Anggie Farizqi Prasadana Copyright (c) 2026 Regina Ananda Kaherlan, Yuni Maryuni, Muhammad Anggie Farizqi Prasadana https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 1725 1729 10.31004/jpion.v5i2.1355 Hambatan Komunikasi Teman Sebaya Dan Suasana Kelas: Tinjauan Teoretis Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1402 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang dialami siswa dalam proses pembelajaran di SMK Putra Harapan serta menganalisis hambatan-hambatan tersebut berdasarkan perspektif teori konstruktivisme sosial Vygotsky. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menempatkan peneliti sebagai instrumen kunci, didukung oleh pendekatan psikologi pendidikan konstruktivisme dan pendekatan pragmatik. Sumber data dalam penelitian ini melibatkan siswa dan guru Bimbingan Konseling (BK) di SMK Putra Harapan, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fokus belajar siswa sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal lingkungan kelas, di mana suasana kelas yang bising dan terlalu tegang memicu hambatan psikologis berupa penurunan konsentrasi serta rasa takut untuk beraspirasi. Selain itu, ditemukan hambatan interaksi sosial berupa penyalahgunaan gawai, fenomena sindir-menyindir, dan pembentukan kelompok pertemanan eksklusif (circle) yang memicu isolasi sosial bagi sebagian siswa. Berdasarkan perspektif Vygotsky, hambatan tersebut diatasi melalui pemberian bimbingan (scaffolding) yang humanis oleh guru BK, seperti pengelolaan emosi remaja tanpa konfrontasi publik, penataan ulang posisi duduk untuk memecah circle eksklusif, serta pembatasan penggunaan gawai melalui wadah khusus. Kajian ini menyimpulkan bahwa penciptaan iklim kelas yang inklusif dan pemberian scaffolding yang adaptif sangat krusial dalam memfasilitasi Zone of Proximal Development (ZPD) siswa agar proses internalisasi pengetahuan berjalan optimal.</em></p> Tika Yunia Saputri Wenny Nur Hamidah Charisya Eka Anindya Shaputri Intan Prastihastari Wijaya Copyright (c) 2026 Tika Yunia Saputri, Wenny Nur Hamidah, Charisya Eka Anindya Shaputri, Intan Prastihastari Wijaya https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-10 2026-08-10 5 2 1793 1801 10.31004/jpion.v5i2.1402 Pengaruh Pengalaman Magang Pengenalan Lingkungan Persekolahan Terhadap Persepsi Kemampuan Pedagogi Mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1423 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris pengaruh pengalaman Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) terhadap persepsi kemampuan pedagogi mahasiswa FKIP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi, Pendidikan Ekonomi, dan Pendidikan Administrasi Perkantoran angkatan 2022 yang telah menempuh kegiatan PLP. Sampel penelitian sebanyak 172 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman PLP berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kemampuan pedagogi mahasiswa FKIP, yang dibuktikan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,609 menunjukkan bahwa pengalaman PLP memberikan kontribusi sebesar 60,9% terhadap persepsi kemampuan pedagogi mahasiswa, sedangkan 39,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Oleh karena itu, pelaksanaan PLP perlu terus ditingkatkan kualitasnya guna mengoptimalkan pengembangan kemampuan pedagogi mahasiswa calon guru.</em></p> Devinta Nailul Khusna Binti Muchsini Copyright (c) 2026 Devinta Nailul Khusna, Binti Muchsini https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-24 2026-08-24 5 2 1935 1941 10.31004/jpion.v5i2.1423 Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Bahan Alam di Tk Tribina Sungai Rimbang Kecamatan Suliki Kabupaten Lima Puluh Kota https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1329 <p><em>Kemampuan motorik halus merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu distimulasi secara optimal pada anak usia dini karena berperan penting dalam mendukung kesiapan belajar dan aktivitas sehari-hari. Hasil observasi di TK Tribina Sungai Rimbang Kecamatan Suliki menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak kelompok B masih belum berkembang secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan memanfaatkan bahan alam. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B yang terdiri dari 3 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Pada tahap pra-siklus terdapat 60% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan 40% pada kategori Mulai Berkembang (MB). Setelah penerapan kegiatan kolase pada siklus I, sebanyak 30% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 40% Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 30% Mulai Berkembang (MB). Pada siklus II terjadi peningkatan yang lebih baik, yaitu 30% anak berada pada kategori BSB, 50% kategori BSH, dan 20% kategori MB. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kolase berbahan alam efektif dalam meningkatkan koordinasi mata dan tangan, kelenturan jari, ketepatan gerakan, kerapian, penggunaan lem, serta kemandirian anak. Dengan demikian, kegiatan kolase menggunakan bahan alam dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini.</em></p> Asrina Susi Yanti Rismareni Pransiska Copyright (c) 2026 Asrina Susi Yanti, Rismareni Pransiska https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/ 2026-07-14 2026-07-14 5 2 1614 1624 10.31004/jpion.v5i2.1329 Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Pembelajaran Articulate Storyline pada Pembelajaran IPAS Materi Gaya Magnet https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1377 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Articulate Storyline pada pembelajaran IPAS materi gaya magnet untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. </em><em>Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN Tarokan 3. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, angket respons peserta didik, serta tes pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 84% berdasarkan penilaian ahli materi dan 84% berdasarkan penilaian ahli media dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan media memperoleh persentase sebesar 84% dengan kategori sangat praktis berdasarkan respons peserta didik. Adapun tingkat keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar peserta didik, yaitu nilai rata-rata pretest pada uji coba terbatas sebesar 75 meningkat menjadi 80 pada posttest, sedangkan pada uji coba luas nilai rata-rata pretest sebesar 87 meningkat menjadi 94,33 pada posttest. Dengan demikian, media pembelajaran Articulate Storyline yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran IPAS materi gaya magnet di kelas V sekolah dasar.</em></p> Rois Rahmat Kurnia Abdul Aziz Hunaifi Nara Setya Wiratama Copyright (c) 2026 Rois Rahmat Kurnia, Abdul Aziz Hunaifi, Nara Setya Wiratama https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-07-23 2026-07-23 5 2 1730 1738 10.31004/jpion.v5i2.1377 Penguatan Nilai-Nilai Multikulturalisme melalui Pendidikan Pancasila dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1413 <p><em>Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, bahasa, budaya, dan adat istiadat sehingga diperlukan penguatan nilai-nilai multikulturalisme untuk menjaga persatuan bangsa. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi penguatan nilai-nilai multikulturalisme melalui Pendidikan Pancasila dalam membangun karakter mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai multikulturalisme diimplementasikan melalui integrasi materi keberagaman dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, diskusi kolaboratif, pembelajaran berbasis proyek, serta kegiatan akademik dan kemahasiswaan yang mendorong interaksi lintas budaya. Implementasi tersebut berkontribusi terhadap berkembangnya sikap toleransi, penghargaan terhadap keberagaman, kemampuan bekerja sama, kepedulian sosial, dan karakter demokratis mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa Pendidikan Pancasila berperan strategis dalam memperkuat karakter multikultural mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.</em></p> Sastri Teniro Iin Indarwati Dedi Haryanto Suidat Suidat Copyright (c) 2026 Sastri Teniro, Iin Indarwati, Dedi Haryanto, Suidat Suidat https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-08-14 2026-08-14 5 2 1848 1857 10.31004/jpion.v5i2.1413 Menyusun RPP Pembelajaran Pendidikan Agama Islam https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1276 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, fungsi, prinsip, komponen, langkah penyusunan, implementasi, serta tantangan dan solusi dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research) melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari berbagai artikel ilmiah dan publikasi akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema, pola, dan temuan yang berkaitan dengan penyusunan RPP PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP merupakan perangkat pembelajaran yang berfungsi sebagai pedoman guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara sistematis. Penyusunan RPP perlu memperhatikan prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi, dan efektivitas serta didukung oleh pemilihan strategi, metode, media, dan penilaian yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian ini juga menemukan bahwa tantangan utama dalam penyusunan RPP meliputi perubahan kebijakan, keterbatasan kompetensi teknis guru, dan kesulitan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penguatan kompetensi guru dan kolaborasi profesional menjadi langkah penting untuk menghasilkan RPP yang berkualitas sehingga pembelajaran PAI dapat berlangsung secara efektif, terarah, dan bermakna</em></p> Lestari Annisa Zega Tondi Martua Nasution Rahman Husein Syafnan Syafnan Copyright (c) 2026 Lestari Annisa Zega, Tondi Martua Nasution, Rahman Husein, Syafnan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-27 2026-06-27 5 2 1451 1456 10.31004/jpion.v5i2.1276 Pengembangan Media Komik Digital Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1272 <p><em>Abad ke-21 menuntut integrasi teknologi dalam pembelajaran agar lebih bermakna dan berpusat pada siswa, namun rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menjadi permasalahan dikarenakan media pembelajaran kurang variatif dan belum optimal memanfaatkan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik digital berbasis problem based learning pada topik cahaya dan sifatnya yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 1 Temukus. Metode penelitian yang digunakan adalah research and development (R&amp;D) dengan model pengembangan ADDIE. Kelayakan media dievaluasi melalui uji validitas ahli materi dan media, kepraktisan diuji melalui respon guru dan siswa (uji perorangan serta kelompok kecil), sementara efektivitas dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas ahli materi memperoleh mean 4,45 dan validitas ahli media memperoleh mean 4,75 dengan kualifikasi sangat valid. Uji kepraktisan seluruh tahapan menunjukkan kategori sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil analisis efektivitas melalui uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (&lt; 0,05) menandakan adanya peningkatan signifikan keterampilan berpikir kritis siswa setelah menggunakan komik digital. Berdasarkan temuan tersebut, media komik digital dinyatakan layak dan efektif sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis pada pelajaran IPAS topik cahaya dan sifatnya di sekolah dasar</em></p> I Gede Ripski Sudiawan Nice Maylani Asril Ni Made Dainivitri Sinta Sari Copyright (c) 2026 I Gede Ripski Sudiawan, Nice Maylani Asril, Ni Made Dainivitri Sinta Sari https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-27 2026-06-27 5 2 1457 1466 10.31004/jpion.v5i2.1272 Integrasi Contextual Teaching And Learning (CTL) Dan Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1280 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dan Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa yang disebabkan oleh proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Pendekatan CTL memberikan pengalaman belajar yang menghubungkan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari, sedangkan PBL menekankan pada kemampuan siswa dalam menyelesaikan permasalahan melalui proses berpikir kritis, analitis, dan kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber relevan seperti jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan CTL, PBL, dan kemampuan pemecahan masalah. Data dianalisis secara deskriptif-analitis untuk menemukan pola keterkaitan antara kedua model pembelajaran tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi CTL dan PBL dapat menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, aktif, dan kontekstual. CTL membantu siswa memahami konsep melalui pengalaman nyata, sedangkan PBL melatih siswa dalam mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan mengambil keputusan secara sistematis. Dengan demikian, integrasi kedua model ini berpotensi secara signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa di berbagai jenjang pendidikan.</em></p> Husni Mubarok Nur Laila Annisa Lubis Fakhrul Falah Daulay Syafnan Syafnan Copyright (c) 2026 Husni Mubarok, Nur Laila Annisa Lubis, Fakhrul Falah Daulay, Syafnan https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-27 2026-06-27 5 2 1467 1477 10.31004/jpion.v5i2.1280 Joyful Learning di PAUD: Persepsi dan Praktik Guru dalam Pembelajaran Anak Usia Dini https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1286 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi dan praktik guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi anak usia dini di TK Al-Ghifari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui angket daring menggunakan Google Forms kepada tiga guru. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kondisi pembelajaran yang terjadi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memandang suasana belajar yang menyenangkan sebagai kondisi yang aman, nyaman, dan mendukung keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran. Praktik yang dilakukan guru meliputi penataan lingkungan kelas, penggunaan metode bercerita, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, serta interaksi positif dengan anak. Suasana belajar yang menyenangkan berdampak pada meningkatnya motivasi, fokus, keaktifan, dan pemahaman anak. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan sarana, perubahan kurikulum, dan perbedaan karakter anak, guru berupaya mengatasinya melalui kerja sama, pelatihan, dan kreativitas dalam pembelajaran</em></p> Nafsiyatu Lutfiyah Saskia Amara Seli Oktavia Ningsi Winda Sherly Utami Rizki Surya Amanda Copyright (c) 2026 Nafsiyatu Lutfiyah, Saskia Amara, Seli Oktavia Ningsi, Winda Sherly Utami, Rizki Surya Amanda https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-27 2026-06-27 5 2 1478 1488 10.31004/jpion.v5i2.1286 Analisis Keterlambatan Bicara Pada Anak Usia Dini: Faktor Penyebab Dan Upaya Penanganannya https://jpion.org/jpion.org/index.php/jpi/article/view/1312 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan keterlambatan bicara pada anak usia dini dengan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi serta upaya yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan ragam penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang anak usia dini berinisial M.B.E.Z yang bersekolah di PAUD Al-Ikhlas, Desa Payaraman Timur, sedangkan penelitian dilaksanakan di Kelurahan Payaraman Barat, Kec.Payaraman, Kab.Oganilir, Prov.Sumatera Selatan. Teknik pengumpulan data diadakan melalui observasi dan wawancara. Observasi digunakan demi melihat kemampuan berbicara anak, respons komunikasi, serta interaksi anak dengan lingkungan sekitarnya. Sementara itu, wawancara dilakukan kepada orang tua untuk mendapatkan data mengenai perkembangan bahasa anak, kebiasaan anak dirumah, pola komunikasi dalam keluarga, penggunaan gadget, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menangani keterlambatan bicara. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlambatan bicara pada anak dipengaruhi oleh kurangnya stimulasi orang tua dalam membiasakan anak berbicara sejak usia dini, tingkat pendidikan orang tua, pola komunukasi keluarga yang belum tepat, serta penggunaan gadget yang berlebihan. Kondisi tersebut berdampak pada kemampuan anak dalam komunikasi, menyampaikan pikiran dan perasaan, serta mengendalikan emosi. Adapun Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut meliputi membiasakan anak untuk diajak berbicara, memanfaatkan media belajar yang bersifat edukatif dengan pendampingan orang tua, membangun kerjasama antara keluarga dan lingkungan sekitar, serta menerapkan metode bercerita untuk merangsang perkembangan bahasa anak.</em></p> Vinna Asta Rani Riza Urzilla Vlora Veronika Hilwa Inaz Tazkia Novita Loka Copyright (c) 2026 Riza Urzilla, Vlora Veronika, Hilwa Inaz Tazkia, Vinna Asta Rani; Novita Loka https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-06-27 2026-06-27 5 2 1489 1498 10.31004/jpion.v5i2.1312