Pemikiran Al Syatibi Dalam Pembaharuan Hukum Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i1.332Keywords:
Pemikiran, Al-Syatibi, Hukum IslamAbstract
Pemikiran Al-Syatibi, seorang ulama besar dalam dunia hukum Islam, memberikan kontribusi signifikan terhadap pembaharuan hukum Islam melalui pendekatan maqasid al-shari'ah (tujuan syariat). Dalam karyanya yang terkenal, Al-Muwafaqat, Al-Syatibi mengembangkan pemahaman bahwa hukum Islam harus dapat diadaptasi dengan perkembangan zaman, selama tetap menjaga prinsip-prinsip dasar syariat. Ia menekankan pentingnya tujuan dari setiap peraturan hukum Islam yang tidak hanya bersifat tekstual, tetapi juga kontekstual, dengan fokus pada perlindungan terhadap lima unsur dasar kehidupan manusia, yakni agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Al-Syatibi berpendapat bahwa setiap hukum harus diarahkan untuk mencapai kemaslahatan umum (maslahah), dan dalam konteks ini, ijtihad (usaha penafsiran hukum) menjadi instrumen penting dalam menyesuaikan hukum Islam dengan kebutuhan sosial dan perubahan zaman. Pemikirannya ini membuka ruang bagi modernisasi hukum Islam yang tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip dasar syariat tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat kontemporer.
Kata kunci: Pemikiran, Al-Syatibi, Hukum Islam
References
Abdurrahman Adam Ali. 1998. Al-Imam Asy-Syathibi aqidatuhu wa mauqifuhu min al-bida’ wa ahliha. Riyad: Maktabah ar-Rusyd.
Abu al Ajfan. 1985. Min Asar Fuqaha’ al-Andalus: Fatawa al-Imam al-Syatibi. Tunis: Mathba’ah al-Kawakib.
Abu Hamid Al-Ghazali. 2005. Al-Mustasfa min Ilm al-Usul. Beirut: Dar al-Ma’rifah.
Ahmad Raysuni. 1992. Nazariyyat al-Maqasid ‘inda al-Imam al-Shatibi. Beirut: Al-Risalah.
Al-Shatibi. 2005. Al-Muwafaqat fi Usul al-Shariah. Kairo: Dar al-Hadith.
Auda, Jasser. 2008. Maqasid al-Shariah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought.
Habibi, M. Dani, Mahfud Mahfud, Muhammad Sirojudin Sidiq, Anggita Vela, dan Moh. Taqiyuddin Saleh. 2024. “Tax Amnesty Extension in Indonesia: An Analysis through the Lens of Maslahah Mursalah and Government Responsiveness.” Jurnal Ilmiah Mizani: Wacana Hukum, Ekonomi Dan Keagamaan 11, no. 1 (April): 77. https://doi.org/10.29300/mzn.v11i1.3438.
M. Amin Suma. 2010. Prinsip-prinsip Maqasid al-Syari‘ah dalam Hukum Islam. Jakarta: Prenada Media.
Muhammad al-Tahir Ibn ‘Ashur. 2001. Maqasid al-Shari‘ah al-Islamiyyah. Tunisia: Dar al-Suhuni.
Muhammad Khalid Mas’ud. 1996. Filsafat Hukum Islam. Bandung: Pustaka.
Muhammad Sirojudin Sidiq. 2022. “Kedudukan Fatwa Dalam Studi Hukum Islam dan Masyarakat Islam.” Al-Gharra: Jurnal Ilmu Hukum dan Hukum Islam 1, no. 2: 76–86.
Mustafa al-Maraghi. 1974. al-Fath al-Mubin fi Tabaqat al Usulyyin. Jilid II. Mesir: Muhammad Amin Ramiwa Syirkah.
Nizaruddin, Zumaroh, Wahyu Setiawan, Wihda Yanuar Firdaus, Mahdum Kholid Al-Asror, Hendriyanto, Aulia Ranny Priyatna, dkk. 2025. Metode Ijtihad Hukum Islam Kontemporer. Malang: PT Literasi Nusantara Abadi Grup.
Philip K. Hitti. 1974. History of The Arabs. London: The Macmillan Press.
Wahbah al-Zuhaiyliy. 1986. ‘Ilm al-Ushul al-Fiqh al-Islâmîy. Juz 2. Beirut: Dar al-Fikr.
Yusuf al-Qaradawi. 2006. Dirāsāt fī Fiqh Maqāṣid al-Sharī‘ah. Kairo: Maktabah Wahbah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dwi Joko Rahmadi, Siti Nurjanah, Siti Zulaikha, Agus Hermawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















