Digitalisasi Perkawinan dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam: Analisis Fiqh terhadap Legalitas Nikah Online dan Penerapan E-Registry di Era Revolusi 5.0
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v5i1.1004Keywords:
Perkawinan, Hukum Keluarga Islam, Fiqh, Legalitas Nikah Online, E-Registry, Era Revolusi 5.0Abstract
Transformasi digital era Revolusi Industri 5.0 memicu perubahan signifikan pada hukum keluarga Islam, khususnya melalui digitalisasi perkawinan seperti nikah online dan sistem e-registry. Penelitian ini bertujuan menganalisis legalitas nikah online serta implikasi hukum e-registry dalam perspektif fikih Islam dan hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif normatif dengan pendekatan fiqhiyyah serta yuridis-normatif. Sumber data primer mencakup Al-Qur’an, hadis, kitab fikih empat mazhab, serta pemikiran ulama kontemporer. Sumber sekunder meliputi UU No. 1 Tahun 1974, Kompilasi Hukum Islam, fatwa MUI, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nikah online dianggap sah secara fikih apabila memenuhi prinsip ittihad al-majlis, kesaksian valid, dan ijab-qabul yang dilakukan secara real-time. Sementara itu, penerapan e-registry dinilai selaras dengan maqāṣid al-syarī‘ah karena mendukung transparansi, perlindungan hak keluarga, dan tertib administrasi negara. Digitalisasi ini membuktikan kemampuan hukum Islam beradaptasi dengan teknologi tanpa mengabaikan prinsip moralitas keagamaan
References
Ali, F., & Hidayat, A. (2025). Talak online dalam perspektif dawabith fiqhiyyah dan aplikasinya dalam Undang-Undang Perkawinan di Indonesia. Jurnal Inovasi dan Kreativitas, 5(1), 1–17. https://doi.org/10.30656/jika.v5i1.10005
Ali, Z. A., & Syauqi, M. (2024). Tantangan hukum keluarga Islam di era teknologi digital. Al Mashadir, 6(2), 64–74. https://doi.org/10.31970/almashadir.v6i2.192
Andrist, D. D. (2023). Hukum akad nikah online dalam tinjauan fiqih kontemporer. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/n4hj3
Damayanti, I., & Kamal, M. (2025). Tantangan Gen Z dalam memahami ideal moral hukum perkawinan di era digital. Qosim, 3(3), 1133–1145. https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.1880
Farizal, A., & Jafar, A. (2024). Implikasi menikah via telepon dalam perspektif hukum keluarga Islam. Bulletin of Islamic Law, 1(2), 83–94. https://doi.org/10.51278/bil.v1i2.1519
Kalamiyah, M. J., Habibi, M., & Asy’ari, S. A. (2025). Law—Revitalisasi dan digitalisasi bimbingan perkawinan: Mencetak keluarga sakinah di era modern. Jurnal Studi Islam Lintas Negara, 7(2), 342–353. https://doi.org/10.37567/cbjis.v7i2.4228
Khafifah, A. R., Aufa, R. M., & Hafidzi, A. (2025). Implikasi hukum teknologi digital terhadap institusi perkawinan: Pernikahan virtual, aset digital dalam harta bersama, dan cyber divorce. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(2), 1680–1694. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i2.1158
Khotimah, K., Afifah, L., Maisaroh, L., & Jaya, R. (2023). Legalitas akad nikah daring dalam perspektif fikih Islam kontemporer: Reinterpretasi ittihād al-majlis di era digital. Bulletin of Indonesian Islamic Studies, 2(2), 256–263. https://doi.org/10.51214/biis.v2i2.1434
Miftakur, R. (2025). Implikasi hukum pernikahan online (virtual marriage) terhadap keabsahan dan akibat hukumnya dalam perspektif fiqh dan regulasi di Indonesia. MASADIR: Jurnal Hukum Islam, 5(1), 1050–1073. https://doi.org/10.33754/masadir.v5i01.1656
Mustika, D. (2011). Pencatatan perkawinan dalam Undang-Undang Hukum Keluarga di Dunia Islam. Jurnal Ilmu Hukum, 4(5). https://www.online-journal.unja.ac.id/jimih/article/download/534/7014
Muir, S., Nelly, J., & Rahman, R. (2023). Nikah online perspektif kaedah fiqh al-Masyaqqah tajlib at-taisir. Jurnal Keislaman, 6(1), 116–126. https://doi.org/10.54298/jk.v6i1.3685
Naila, S., Zaid, A., Azzahra, F., & Fadillah, R. (2024). Eksistensi digital wedding di era disrupsi dalam maqashid syariah. Indonesian Economic Review Journal, 2(2). https://doi.org/10.62976/ierj.v2i2.522
Nurlina, N., Shuhufi, M., & Misbahuddin, M. (2024). Akad nikah online perspektif kaidah fiqh Al-Masyaqqah Tajlib At-Taisir. Al Qawanin, 1(2), 266–285. https://doi.org/10.70193/alqawanin.v1i2.12
Rohman, M. (2025). Implikasi hukum pernikahan online (virtual marriage) terhadap keabsahan dan akibat hukumnya dalam perspektif fiqh dan regulasi di Indonesia. MASADIR: Jurnal Hukum Islam, 5(1), 1050–1073. https://doi.org/10.33754/masadir.v5i01.1656
Salamah, U., & Tirmidzi, T. (2022). Akad nikah virtual dalam tinjauan hukum Islam. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(2), 1–17. https://doi.org/10.46773/usrah.v2i2.334
Sururiyah, W. N. (2022). Akad nikah online perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum Islam, 21(2), 302–302. https://doi.org/10.24014/jhi.v21i2.11734
Taufiq, M., Amin, M. B., Ahmed, S. A., & Idrees, M. U. H. M. (2023). Online marriage in the perspective of fiqh nawazil. Jurnal Hukum Islam, 21(1). https://doi.org/10.28918/jhi_v21i1_02
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Niswatun Khasanah, Akbarizan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















