Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Inggris Melalui Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving Kelas XI SMAN 1 Bagan Sinembah Rokan Hilir Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i1.365Keywords:
Creative Problem Solving, hasil belajar, Bahasa Inggris, pembelajaran aktifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Inggris siswa kelas XI SMAN 1 Bagan Sinembah pada melalui penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS). Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam memahami teks bacaan akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta minimnya keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas XI IPA. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model CPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I, persentase ketuntasan belajar mencapai 36%; pada siklus II meningkat menjadi 76%; dan pada siklus III mencapai 86%, melampaui batas ketuntasan klasikal yang ditetapkan sebesar 85%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa model CPS efektif dalam mendorong keterlibatan aktif siswa, meningkatkan motivasi belajar, serta memperkuat pemahaman terhadap struktur dan isi teks eksposisi. Dengan demikian, model pembelajaran CPS dapat menjadi alternatif solusi untuk mengatasi rendahnya hasil belajar Bahasa Inggris, khususnya pada keterampilan membaca..
References
Arikunto, S. (2007). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Debby, P., & Arini. (2018). Bahasa Inggris untuk SMA/MA kelas XI (Cetakan ke-1). Yogyakarta: PT Penerbit Intan Pariwara.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (1981). Materi dasar program akta mengajar XII buku III C: Teknologi instruksional. Jakarta: Proyek Pengembangan Institusi Pendidikan Tinggi.
Grabe, W. (2009). Reading in a second language: Moving from theory to practice. New York: Cambridge University Press.
Kusumaningrum, V. I. (2009). Penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) untuk meningkatkan hasil belajar siswa jurusan Multimedia kelas X semester 1 SMK Negeri 1 Blora pada materi pokok membuat program Macromedia Flash (Skripsi, Universitas Negeri Semarang). Retrieved from https://lib.unnes.ac.id/883/.
Barvinskaya, E. M. (2022). Concert activity as an integral component of the educational process in the academic vocal class. Musical Art and Education, 10(1), 122–132. https://doi.org/10.31862/2309-1428-2022-10-1-122-132.
Delamain, C. (2018). Developing baseline communication skills: Games and activities for 3–5 year olds. London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9781351131476.
Ikeda, N. (2021). Assessing L2 learners’ pragmatic ability in problem-solving situations at English-medium university. Applied Pragmatics, 3(1), 51–83. https://doi.org/10.1075/ap.19039.ike.
Yin, X., Gu, H., Kong, W., Li, G., & Zheng, Y. (2022). Early prelingual auditory and language development in children with simultaneous bilateral and unilateral cochlear implants. Frontiers in Pediatrics, 10, 999689. https://doi.org/10.3389/fped.2022.999689
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Hafizon, Siti Halimah Neni, Aini Qolbiyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















