Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa pada Generasi Muda di Era Globalisasi Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma

Authors

  • Neni Putri Yani Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ahmad Suradi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Wenny Aulia Sari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.504

Keywords:

bahasa Jawa, pemertahanan bahasa, generasi muda, globalisasi, Desa Talang Sebaris

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemertahanan bahasa Jawa di kalangan generasi muda pada era globalisasi, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi masyarakat Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma. Bahasa Jawa sebagai warisan budaya lokal mengalami penurunan penggunaan di tengah arus globalisasi dan dominasi bahasa Indonesia maupun bahasa asing dalam kehidupan sehari-hari generasi muda. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap berbagai informan, seperti generasi muda, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Hasil penelitian menunjukkan lima strategi utama dalam pemertahanan bahasa Jawa, yaitu pendekatan keluarga, pementasan seni dan festival budaya, pembentukan tim pelestarian budaya, pemanfaatan teknologi dan media sosial, serta integrasi dalam pendidikan formal dan informal. Strategi-strategi ini sesuai dengan teori pemertahanan bahasa Meko Mbete (2010), yang menekankan pentingnya kolaborasi antar-lembaga, peran keluarga, serta pemanfaatan media dan pendidikan. Namun demikian, ditemukan sejumlah kendala seperti rendahnya minat generasi muda, kurangnya dukungan institusional dari pemerintah dan sekolah, terbatasnya kesempatan praktik berbahasa Jawa, serta pernikahan antar suku yang menggeser penggunaan bahasa daerah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun terdapat berbagai hambatan, masyarakat Desa Talang Sebaris memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya mempertahankan bahasa Jawa sebagai identitas budaya. Diperlukan upaya sinergis lintas sektor untuk memastikan bahasa Jawa tetap lestari dan diwariskan kepada generasi mendatang.

References

Aljamaliah, S. N. M., & Darmadi, D. M. (2021). Penggunaan Bahasa Daerah (Sunda) Di Kalangan Remaja Dalam Melestarikan Bahasa Nasional Untuk Membangun Jati Diri Bangsa. Sarasvati, 3(2), 123. https://doi.org/10.30742/sv.v3i2.1740

Asiva Noor Rachmayani. (2015). INSTRUMEN PENGUMPULAN DATA. 6.

Handayani, R. (2016). Kebanggaan Masyarakat Sebatik terhadap Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah, dan Bahasa Asing: Deskripsi Sikap Bahasa di Wilayah Perbatasan. Ranah, 5(2), 125–138.

Haq, siti restu nur fadlillah, Sudrajat, rochmat tri, & Firmansyah, D. (2020). Kajian Sosiolinguistik terhadap Ujaran Bahasa Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(5), 797–804.

Indri, S., Nayla, R., Nancy, Z., & Sinaga, M. (2024). Pengaruh Globalisasi Terhadap Bahasa Daerah. 1(2), 743–747.

Lay, C., Pratikno, Dwipayana, A. A., Santoso, P., Haryanto, Mas’udi, W., Purwoko, B., Kaho, J. R., Erawan, I. K. P., Gunanto, M. P., Sandi, A., Indrawati, S. R. I. M., Wirahadikusumah, R., Rasjid, A., Kurniadi, B. D., Keagamaan, K., Timur, J., Susantono, B., Alisjahbana, A. S., … Toumbourou, T. (2021). Pengertian Bahasa Jawa. Laboratorium Penelitian Dan Pengembangan FARMAKA TROPIS Fakultas Farmasi Universitas Mualawarman, Samarinda, Kalimantan Timur, 1(1), 105–112. https://www.ksi-indonesia.org/assets/uploads/original/2020/03/ksi-1585501090.pdf

Meko Mbete, A. (2010). Seminar Nasional Pemertahanan Bahasa Nusantara. 1–11.

Munir, S. (2019). Penggunaan Slang pada Generasi Z di Twitter. Skripsi, 7–30.

Putri, N. W. (2018). No Title. PERGESERAN BAHASA DAERAH LAMPUNG PADA MASYARAKAT KOTA BANDAR LAMPUNG, 3, 83–97.

Rahayu, W. (2023). Penggunaan Dan Pemaknaan Bahasa Indonesia Pada Era Globalisasi. Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(1), 158–162. https://doi.org/10.58705/jpm.v2i1.117

S.Pd., M. P. S. S. (2016). Analisis Data Kualitatif. In Bandung: Pustaka Ramadhan. https://core.ac.uk/download/pdf/228075212.pdf

Sanjaya, M. D. (2017). Bahasa Indonesia Dan Daerah Sebagai Perekat Jati Diri Dan Martabat Bangsa Di Era Globalisasi. Jurnal Bindo Sastra, 1(1), 10. https://doi.org/10.32502/jbs.v1i1.662

Sumantri, E., Darmawan, C., & Saefulloh. (2008). Modul 1: Generasi dan Generasi Muda. Universitas Terbuka, 1–35. http://repository.ut.ac.id/3897/1/PKNI4312-M1.pdf

Suneki, S. (2012). Dampak Globalisasi Terhadap Eksistensi Budaya Daerah. II(1), 307–321.

Supriyadi, A. (2020). Perubahan, pergeseran dan pemertahanan bahasa. October, 36–48.

Syeron, I. V. (2019). Perumusan Strategi Dengan Menerapkan Analisis Kanvas Strategi, Kerangka Kerja Empat Langkah, Kerangka Kerja Enam Jalan, Dan Visualisasi Strategi Pada Jasa Persewaan Alat Outdoor. Jurnal Manajemen Resort Dan Leisure, 9–18.

Triandana, A., Mestika Putra, Y., Fitriah, S., Ernanda, E., & Kartika Putri, A. (2023). Strategi Pemertahanan Bahasa Daerah Sebagai Bentuk Pelestarian Bahasa Pada Generasi Muda Di Kalangan Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Jambi. Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah, 2(1), 53–62. https://doi.org/10.22437/est.v2i1.24576

Ummah, M. S. (2019). Metode pengumpulan data penelitian kualitatif. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y

Widianto, E. (2018). Pemertahanan Bahasa Daerah melalui Pembelajaran dan Kegiatan di Sekolah. Jurnal Kredo, 1(2), 1–13.

Zuldafrial. (2021). Bab 3 Keabsahan data. Repository Stei, 26–27. http://www.academia.edu/download/35360663/METODE_PENELITIAN_KUALITAIF.docx

Downloads

Published

2025-06-24

How to Cite

Yani, N. P., Suradi, A., & Sari, W. A. (2025). Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa pada Generasi Muda di Era Globalisasi Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 928–937. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.504

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)