Pengaruh Metode Pembelajaran Group Investigation Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.523Keywords:
Metode Group Investigation , Kemampuan Berpikir KreatifAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran group investigation terhadapkemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini menggunakan Quasi Experiment Design dengan menggunakanbentuk Nonequivalent Control Group. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah thitung sebesar 5,226 dan ttabel sebesar 1,7 pada tingkat kepercayaan 95% pada α=0,05. Karena thitung > ttabel (5,226>1,7), yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima, maka hipotesis penelitian diterima yang menyatakan ada pengaruhterhadap hasil kemampuan berpikir kreatif dengan menggunakan metode pembelajaran group investigation dibandingkan hasil kemampuan berpikir kreatif yang menggunakan metode pembelajaran konvensional pada peserta didik. Selanjutnya dapat dilihat dari hasil pretest sebesar 53,86 dengan nilai tertinggi 70 dan nilaiterendah adalah 25 serta standar deviasinya sebesar 10,8. Sedangkan untuk posttest, diperoleh nilai rata- rata sebesar 81,36 dengan nilai tertinggi adalah 95 dan nilai terendah adalah 55 serta standar deviasinya sebesar9,9. Sedangkan pada kelas kontrol yang menggunakan metode ceramah mendapatkan nilai pretest sebesar 50,23 dengan nilai tertinggi adalah 65 dan nilai terendah adalah 20 serta standar deviasinya sebesar 12,6. Sedangakan untuk posttest diperoleh nilai rata-rata sebesar 64,76 dengan nilai tertinggi adalah 80 dan nilaiterendah adalah 40 serta standar deviasinya sebesar 10,9. Maka dapat disimpulkan bahwa metode group investigation lebih efektif dari metode guided discovery learning dalam meningkatkan kemampuan berpikirkreatif peserta didik
References
Aeni, A. N. (2015). Menjadi Guru Sd Yang Memiliki Kompetensi Personal-Religius Melalui Program One Day One Juz (Odoj). Mimbar Sekolah Dasar, 2(2), 212–223. https://doi.org/10.17509/mimbar- sd.v2i2.1331.
Arifin, Z., & Afandi, T. Y. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe InvestigasiKelompok(Group Investigation) Dan Strategi Student Team Achievement Division (STAD) terhadap Keterampilan Proses dan Hasil Belajar Akuntansi Siswa SMK di Kota Kediri. Nusantara of Research, 02(April), 10–25.
Ardiyani, Yusi. (2011). Penggunaan lks (lembar kerja siswa) terbuka untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep. Keterampilan proses sains (ksp) dan berfikir kreatif siswa SMA pada konsep pencemaran lingkungan. (Tesis). Pasca Sarjana. Universitas Pendidikan. Bandung.
Artini, Pasaribu, M., Sarjan, & Husen, M. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Ipa Pada Siswa Kelas Vi Sd Inpres 1 Tondo. E-Jurnal Mitra Sains, 3(1), 45–52.
Costa, A.L (1985). Development Minds A Resource Book For Teaching Thingking, Alexandera: Association For Supervision And Curriculum Development (ASC).
Depdiknas. (2003). Undang-undang RI No.20 tahun 2003. Tentang sistem pendidikan nasional.
Fatmawati S., Ariesta N., Susanti L.Y., Darmaji & Putra S.R (2015). Desain Laboratorium Skala Mini Untuk Pembelajaran Sains Terpadu. Yogyakarta: CV Budi Utama.
Handoko, H. (2017). Pembentukan Keterampilan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran Matematika Model Savi Berbasis Discovery Strategy Materi Dimensi Tiga Kelas X. Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching, 6(1), 85. https://doi.org/10.24235/eduma.v6i1.1711
Huda, Miftahul. (2014). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kaffah, S., Panjaitan, R. L., Pgsd, S., Kampus, U.
P. I., Mayor, J., & Abdurachman, N. (2017). Pengaruh Metode Investigasi Kelompok Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Bencana Alam. Pengaruh Metode Investigasi Kelompok Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Materi Bencana Alam, 2(1), 231–240. https://doi.org/10.17509/jpi.v2i1.10658
Kuswana, Wowo Sunaryo. (2011). Taksonomi berfikir. Bandung: Rosdakarya.
Majid,A. (2015). Strategi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munandar Utami. (2009). Pengembangan kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: PT Rineka Cipta
Presseisen, B.Z. (1988). Thingking Skills: Meaning And Model. Alexander: Association For Supervision And Curriculum Development (ASC).
Perkins, D.N. (1998). What creative thingking. Alexandera: Association for supervision and curriculum development (ASC).
Rohim, F., & Susanto, H. (2012). Penerapan Model Discovery Terbimbing Pada Pembelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. UPEJ (Unnes Physics Education Journal), 1(1). https://doi.org/10.15294/upej.v1i1.775
Rusman, (2011). Model Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru, Rajawali Pers. Jakarta.
Sudarma, Momon. (2013). Mengembangkan keterampilan berfikir kreatif. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Suyanto & Jihad, A. (2013). Menjadi Guru Profesional (Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global). Jakarta: Esensi.
Sugiyono, D. R. (2006). Statistika untuk penelitian. Bandung: CV. Alfabeta.
Usman, M. U. (2002). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Wisudawati, A. W., & Sulistyowati, E. (2015). Metodologi Pembelajaran IPA. Jakarta: Bumi Aksara.
Zulaikha, S., Pendidikan, J., Sekolah, G., & Ganesha, U.P. (2014). MODEL Pembelajaran Group Investigation Berbasis Penilaian Kinerja Berpengaruh Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Belajar PKN Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar , FIP Universitas Pendidikan Ganesha.
Bakri.PolitikdanPengaruhnyaterhadap Perekonomian. [Internet]. Diakses pada 16 Agustus 2018.Tersedia pada: http://aceh.tribunnews.com/ 2015/05/26/politik-dan-pengaruhnya- terhadap-perekonomian.
Budiardjo M. 2010. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama.
David FR, David FR. 2015. Manajemen Strategik: Suatu Pendekatan Keunggulan Bersaing-Konsep. Ed ke-15. Jakarta (ID): Salemba Empat.
Kurniawan E, Haikal AM. 2016. Membangun Kompetensi Dasar Kepemiluan untuk Komunitas Seri Modul Pelatihan. Jakarta (ID): Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.
[KPU] Komisi Pemilihan Umum. 2014. Partisipasi Pemilih Pemilu 2014 dalam Angka. Jakarta (ID): Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.
Muhammad S. 2013. Strategi Pemerintah: Manajemen Organisasi Publik. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Munandar JM, et al. 2014. Pengantar Manajemen Panduan Komprehensif Pengelolaan Organisasi. Bogor (ID): IPB Press.
Nimmo D. 2010. Komunikasi Politik Khalayak dan Efek. Bandung (ID): Remaja Rosda Karya.
[PemkabBogor] Pemerintah Kabupaten Bogor. 2017. Kependudukan. [Internet]. Diakses pada 1 Agustus 2018. Tersedia pada http://bogorkab.go.id/index.php/page/det ail/17/kependudukan#.W2wOYegzZEY.
Purnomo SH, Zulkieflimansyah. 2007. Manajemen Strategi. Jakarta (ID): Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Rangkuti F. 2013. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis: Cara Perhitungan Bobot, Rating, dan OCAI. Jakarta (ID): Gramedia Pustaka Utama.
Sugiyono. 2010. Statistik untuk Penelitian.
Bandung (ID): Alfabeta.
Surbakti R. 2010. Memahami Ilmu Politik. Jakarta (ID): Grasindo.Umar H. 2008. Strategic Management in Action. Yogjakarta (ID): Kanisius.
Wahid U. 2016. Komunikasi Politik Teori, Konsep, dan Aplikasi pada Era Media Baru. Bandung (ID): Simbiosa Rekatama Media.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hikmah Anum Suganda, Kurnia Arifah Pasaribu, Ira Pane

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















