Strategi Komunikasi Tokoh Adat Dalam Mempertahankan Tradisi Syarafal Anam Di Desa Pagar Besi Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i3.559Keywords:
strategi komunikasi, tokoh adat, syarafal anamAbstract
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Strategi komunikasi tokoh adat dalam mempertahankan Tradisi Syarafal Anam di desa Pagar Besi Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah dan untuk mengetahui Hambatan yang dihadapi tokoh adat dalam mempertahankan Tradisi Syarafal Anam. Lalu untuk mengetahui solusi dari hambatan yang dihadapi tokoh adat dalam mempertahankan Tradisi Syarafal Anam. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yaitu suatu penyelidikan yang dilakukan dalam kehidupan atau objek yang sebenarnya. Dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis Miles dan Huberman yaitu terdiri dari reduksi data, penyajian data, mengambil kesimpulan lalu diverifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa yang pertama, Strategi komunikasi tokoh adat dalam mempertahankan tradisi Syarafal Anam di Desa Pagar Besi Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah dalam hal ini strategi komunikasi yang digunakan tokoh adat dalam mempertahankan tradisi Syarafal Anam mencerminkan pendekatan yang informatif, persuasif, edukatif, dan sistematis. Selanjutnya hambatan yang dihadapi tokoh adat dalam mempertahankan tradisi syarafal anam adalah minimnya minat dari generasi muda, pengaruh budaya luar, serta kurangnya pemanfaatan media modern dalam menyosialisasikan kegiatan tradisi. Anak muda cenderung melihat Syarafal Anam sesuatu yang monoton dan hanya identik dengan generasi tua. Kurangnya media kreatif dan komunikasi visual juga menjadi penyebab tradisi ini tidak begitu menarik di mata generasi muda. Solusi dari hambatan yang dihadapi tokoh adat dalam mempertahankan tradisi Syarafal Anam yaitu dengan melibatkan generasi muda dalam kegiatan tradisional membuat suatu Tim atau kelompok anak muda, menyediakan fasilitas dan dana peningkatan peran pemerintah dan lembaga Keagamaan.
References
Adibah, Ida Zahara. 2015. Makna Tradisi Saparan di Desa Cukilan Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang. Jurnal Madaniyah, 2(IX), Agustus.
Aji, Safril Mahzar. 2021. Skripsi: Dinamika dan Eksistensi Syarafal Anam di Kecamatan Semidang Gumay Kabupaten Kaur. Bengkulu: IAIN.
Alo, Liliweri. 2010. Strategi Komunikasi Masyarakat. Yogyakarta: LKIS Yogyakarta.
Armawan, Iwan. 2021. Strategi Komunikasi Pembangunan Masyarakat. Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 1.
Aryani. 2021. Skripsi: Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Sedekah Bedusun. Bengkulu: IAIN.
Asriwati. 2019. Strategi Komunikasi yang Efektif. Aceh: Syiah Kuala University Press.
Bilung, Nelson. 2020. Peran Tokoh Adat dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Desa Long Temuyat Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 8(4).
Hasan, Muh. Abdul. 2022. Peran Tokoh Adat dalam Melestarikan Nilai Budaya Pekande-Kandea di Kelurahan Tolandona Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah. Jurnal Ilmiah Society, 2(1). ISSN: 2337–4004.
Hilmi, Achmad Hidayatullah. 2020. Strategi Komunikasi Pengurus Takmir dalam Optimalisasi Fungsi Masjid Roudhotul Muchlisin Jember. Jember: IAIN.
Ismaulidina. 2020. Strategi Komunikasi Public Relation dalam Membangun Citra dan Kepercayaan Calon Jemaah Haji dan Umroh. Jurnal Jipikom, 2(1). Diakses dari jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jipikom
Istiqomah, Afiyah. 2018. Strategi Komunikasi Pembelajaran Kota Tangerang Selatan dalam Mensosialisasikan Program Smart City. Jakarta: UIN.
Maulana, Firman Malik. 2021. Strategi Komunikasi Pengurus Masjid Nurul Fattah sebagai Masjid Tangguh Semeru di Kota Surabaya. Surabaya: UIN.
Muhahati, Siti. 2021. Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Rumah Selama Pandemi Covid-19. Jawa Timur: CV AE Media Grafika.
Musfar, Tengku Firli, dkk. 2020. Strategi Komunikasi Pemasaran. Indramayu: CV Adanu Abimata.
Oktariansyah, Candra. 2018. Skripsi: Analisis Nilai-Nilai Islam pada Kesenian Syarafal Anam sebagai Media Dakwah. Palembang: UIN Raden Fatah Palembang.
Prabawa, Ade Bagus Tegar. 2020. Hubungan Komunikasi Penyuluh Pertanian dengan Perilaku Petani Jahe Subak Sarwa Ada. Bandung: Nilacakra.
Priantoro, Boedi. 2019. Strategi Komunikasi Pemasaran Melalui Media WhatsApp (Studi Kasus Garuda Indonesia Solo). Seminar Nasional Cendekiawan.
Robinson. 2019. Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak yang Terkandung dalam Adat Basen Kutai di Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya Kabupaten Lebong. Curup: IAIN Curup.
Satori, Djam’an & Aan Komariah. 2017. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sanusi, Uci & Ahmad Suryadi. 2018. Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Grup Penerbit CV Budi Utama.
Sarinah. 2019. Ilmu Sosial Budaya Dasar. Yogyakarta: Deepublish.
Stamadova, Hasven. 2017. Peranan Tokoh Adat dalam Mempertahankan Adat Tunggu Tubang pada Masyarakat Semendo di Desa Sinar Semendo Kelurahan Labuhan Dalam Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung. Bandar Lampung: Universitas Lampung (Unila).
Sulastri. 2018. Nilai Karakter dalam Pembelajaran. Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
Sulistia, Momi. 2022. Skripsi: Nilai-Nilai Pendidikan Islam yang Terkandung dalam Budaya Syarafal Anam di Desa Vang Haji Kecamatan Bang Haji Kabupaten Bengkulu Tengah. Bengkulu: UIN.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tahan, Anastasia. 2020. Peranan Tokoh Adat dalam Melestarikan Kebudayaan Lokal di Desa Lakanmau. Jurnal Poros Politik, ISSN: 2528–0953.
Wibowo, Satrio. 2020. Seni Syarafol Anam di Palembang. Palembang: UIN.
Yolanda, Gemfita. 2022. Komunikasi Ritual Tradisi Syarafal Anam di Kota Bengkulu. Bengkulu: UIN.
Zonia, Ana. 2022. Peran Tokoh Adat dalam Melestarikan Kearifan Lokal Adat Tunggu Tubang di Desa Pulau Panggung (Studi pada Kecamatan Semende Darat Laut, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan). Palembang: Universitas Sriwijaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Deca Nurlela, Mus Mulyadi, Novita Angra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















