Nilai-Nilai Karakter Inklusif Pendidikan Multikultural Dalam Perspektif Al-Qur’an
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i3.708Keywords:
Karakter, Inklusif, MultikulturalAbstract
Keanekaragaman dapat menjadi modal dasar suatu bangsa atau Negara, jika dipelihara dengan tepat dan baik. Namun di sisi lainnya juga dapat menjadi titik pangkal dari persoalan yang terjadi di masyarakat. Untuk menyikapi hal tersebut, perlu adanya penguatan nilai-nilai karakter di dalam konsep pendidikan multicultural. Baik di dalam ruang lingkup pendidikan, ataupun dalam rangka menjawab permasalahan sosial yang berkaitan dengan multikulturalis dan pluralis yang ada di masyarakat. Diperlukan penanaman nilai-nilai karakter yang bersifat inklusif dan berlandaskan kepada syariat Islam sejak dini. Di ruang lingkup pendidikan, nilai-nilai karakter inklusif dari pendidikan multikutural perlu diimplementasikan ke dalam kurikulum. Terutama di dalam materi Pendidikan Agama Islam, harus termuat materi-materi yang menjadi karakter inklusif dari pendidikan multicultural. Seperti ajaran tentang kasih sayang, persatuan dan perdamaian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai karakter inklusif yang terkandung dalam pendidikan multicultural dikaji dari konsep al-Qur’an. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa nilai-nilai karakter inklusif dari pendidikan multicultural dalam perspektif al-Qur’an yaitu, At-Ta’aruf, At-Tawassuth, At-Tasamuh, At-Ta’awun dan At-Tawazun. Karakter tersebut dapat menjadi resolusi bagi bangsa ataupun Negara dalam menyelesaikan konflik sosial yang terjadi pada masyarakat plural dan multicultural.
References
Abdullah Aly. 2011. Pendidikan Islam Multikultural di Pesantren. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Abdullah bin Muhammad. 2016. Tafsir Ibnu Katsir, diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh M. Abdul Ghoffar E.M dan Abu Ihsan al-Atsari, Jilid 2. Cet. IX. Pustaka Imam Asy-Syafi’I.
Abu Ja’far Muhammad bin Jarir Ath-Thabari. 2012. Tafsir Ath-Thabari diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Ahsan Askan, Jilid 2. Jakarta: Pustaka Azzam.
_____. 2012. Tafsir Ath-Thabari diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Akhmad Affandi, Jilid 8. Jakarta: Pustaka Azzam.
_____. 2015. Tafsir Ath-Thabari diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Akhmad Affandi, Jilid 7. Jakarta: Pustaka Azzam.
_____. 2016. Tafsir Ath-Thabari diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Abdul Somad, Abdurrahim Supandi dan Fathurrozi, Jilid 23. Jakarta: Pustaka Azzam.
Ade Jamaruddin. “Membangun Tasamuh Keberagaman Dalam Perspektif Al-Qur’an”. Vol. 8 No. 2, Juli-Desember 2016. Pekanbaru: Universitas Islam Negeri Sulthan Syarif Kasim Riau.
Afrizal Nur dan Mukhlis Lubis. Konsep Wasathiyah Dalam Al-Quran; (Studi Komparatif Antara Tafsir Al-Tahrîr Wa At-Tanwîr Dan Aisar At-Tafâsîr), dikutip dari Ejournal.uin-suska.ac.id /index.php /annur/ article/ download/ 2062/1401.
Ahmad Mustafa Al-Maroghi. 1974. Tafsir Al-Maroghi, diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Bahrun Abubakar, Hery Noer Aly, K. Anshori Umar Sitanggal, Juz 26. Semarang: Toha Putra, 1974.
_____. 1974. Tafsir Al-Maragi, diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Bahrun Abubakar, Hery Noer Aly, Anwar Rasyidi, dan Mazmur Sya’roni, Juz 4. Semarang: Toha Putra.
Al Qurthubi. 2013. Tafsir Al Qurthubi diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Akhmad Khatib, dan Fathurrahman, Jilid 17, Cet. 2. Jakarta: Pustaka Azzam.
_____. 2013. Tafsir Al Qurthubi diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Ahmad Rijali Kadir, Jilid 6. Jakarta: Pustaka Azzam.
_____. 2009. Tafsir Al Qurthubi diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Akhmad Khatib, Dudi Rosadi, Fathurrahman dan Fachrurazi, Jilid 17. Jakarta: Pustaka Azzam.
_____. 2008. Tafsir Al Qurthubi diterjemahkan dari terjemahan Arab oleh Ahmad Rijali Kadir, Jilid 5. Jakarta: Pustaka Azzam.
Hamka 2015. Tafsir Al-Azhar Jilid 2. Jakarta: Gema Insani.
_____. 2015. Tafsir Al-Azhar Jilid 3. Jakarta: Gema Insani.
_____. 2015. Tafsir Al-Azhar Jilid 7. Jakarta: Gema Insani.
_____. 2015. Tafsir Al-Azhar Jilid 8. Jakarta: Gema Insani.
Kasinyo Harto. 2012. Model Pengembangan Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Muhammad Thochah Hasan. 2016. Pendidikan Multikutural Sebagai Opsi Penanggulangan Radikalisme. Malang: Lembaga Penerbitan Unisma.
Raihani. 2016. Pendidikan Islam dalam Masyarakat Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Samrin. Konsep Pendidikan Multikultural, Jurnal Al-Ta’dib, vol. 7, No. 2, Juli-Desember 2014.
Tukiran, Jurnal Pendidikan Multikultural dan Nasionalisme Indonesia, vol. I, 1 Mei 2014
Zakiyuddin Baidhawy. 2005. Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: PT Gelora Aksara Pratama.
Zuhairi Misrawi. 2017. Al-Qur’an Kitab Toleransi, Tafsir Tematik Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. Jakarta: Pustaka Oasis.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bukari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















