Buku Saku Digital Regulasi Emosi Berbantuan Flippingbook Untuk Siswa SMA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v5i1.907Keywords:
regulasi emosi, buku saku digital, FlippingBook, bimbingan dan konselingAbstract
Kemampuan regulasi emosi merupakan salah satu aspek penting yang perlu dimiliki peserta didik SMA untuk mendukung perkembangan pribadi, sosial, dan akademik. Oleh karena itu, diperlukan media layanan yang mampu membantu peserta didik memahami emosi secara lebih mandiri dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku saku digital berbantuan FlippingBook tentang regulasi emosi untuk peserta didik SMA serta menguji tingkat validitas dan kepraktisannya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE yang dilaksanakan hingga tahap implementasi terbatas. Validasi dilakukan oleh dua ahli media dan dua ahli materi. Hasil validasi ahli media menunjukkan rata-rata tingkat kevalidan berada pada kategori sangat valid, sedangkan validasi ahli materi juga berada kategori sangat valid. Uji praktikalitas yang melibatkan uji kelompok kecil dan kelompok terbatas menunjukkan bahwa media berada dalam kategori sangat praktis. Temuan ini menunjukkan bahwa buku saku digital regulasi emosi yang dikembangkan layak, praktis, serta dapat digunakan sebagai media pegangan peserta didik untuk membantu peserta didik memahami emosi secara mandiri.
References
Andala, D. E. (2024). PENGEMBANGAN MEDIA BUKU SAKU EMOSI DIGITAL SEBAGAI SARANA INFORMASI MENGELOLA EMOSI MARAH PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 23 MAKASSAR.
Andala, D. E. (2024). Pengembangan media buku saku emosi digital sebagai sarana informasi mengelola emosi marah pada siswa kelas VII (Laporan/R&D). OJS Universitas Negeri Makassar / Repositori UNM.
Hasmarlin, H., & Hirmaningsih, H. (2019). Regulasi emosi pada remaja laki-laki dan perempuan. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Jender, 18(1), 87-95
Huriani, E., Lenggogeni, D. P., & Wati, A. R. 2024. Pemanfaatan buku saku digital: Pertolongan pertama kecelakaan lalu lintas untuk meningkatkan pengetahuan siswa. Purbalingga: CV Eureka Media Aksara. Hal 40.
Mubasyiroh, R., Yunita Surya Putri, I., & Hapsari, D. (2017). Determinan gejala mental emosional pelajar SMP-SMA di Indonesia tahun 2015. Buletin Penelitian Kesehatan, 45(2), 103-112.
Muttaqin, F. N., & Kumalasari, D. (2021). Psikoedukasi membentuk kemandirian belajar anak melalui buku saku digital. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 144-156.
Nafi'ah, R. S. (2022). Pengembangan Buku Saku Digital Berbasis Android Materi Barisan Untuk Siswa Kelas Xi Sma N 1 Wonosari (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Pertiwi, E. (2024). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Buku Saku Digital Pada Siswa SMK Karya Wiyata Punggur (Doctoral dissertation, IAIN Metro).
Subagio, A., & Wahyuni, D. (2023). Deteksi Dini Masalah Emosional Siswa SMP di Kota Pontianak. Jurnal Kesehatan STIKES NW, 2(1), 21-28.
Utami, W., Febriyani, T., & Busmayaril, B. (2025). Pengembangan Media Scrapbook Tentang Pemahaman Regulasi Emosi Pesera Didik di SMA. Jurnal Wahana Konseling, 8(2), 168-178.
Referensi dari buku
Desmita. (2009). “Psikologi perkembangan peserta didik”. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Hurlock, E. B. (1990). “Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi Kelima)”. Jakarta: Erlangga.
Sarwono, S. W. (2018). “Psikologi remaja”. Jakarta: Rajawali Pers.
Slamet, F.A. (2022). “Model Penelitian Pengembangan”. Jawa Timur: Institut Agama Islam Sunan Kalijogo Malang.
Sugiyono. (2013). “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D”. Bandung: Alfabeta.
Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2015). “Landasan bimbingan dan konseling”. Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desy Belanda Situmeang, Mahdum, Donal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















