Teori Gujarat, Persia, Dan Arab Dialektika Historiografi Awal Islamisasi Nusantara

Authors

  • Rini Meyta Sari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Wilsi Ariani Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Rika Apriana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Dania Zalyanti Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Choirun Niswah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpion.v5i1.955

Keywords:

Islamisasi Nusantara, teori Gujarat, teori Persia, teori Arab, historiografi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara melalui tiga teori utama, yaitu teori Gujarat, teori Persia, dan teori Arab. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka yang menelaah sumber primer dan sekunder berupa catatan sejarah, artefak, serta tradisi lisan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan komparatif untuk menelaah perbedaan dasar historiografi dari masing-masing teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses Islamisasi Nusantara berlangsung secara bertahap dan multisentris, merupakan hasil interaksi dinamis antara faktor perdagangan, dakwah, budaya, dan sosial masyarakat setempat

References

Al Qurtuby, S. (2018). Arabs and Islam in Southeast Asia: Transcultural dynamics and historical connections. Singapore: ISEAS Publishing.

Azra, A. (2021). The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern Ulama in the Seventeenth and Eighteenth Centuries. Kuala Lumpur: University of Malaya Press.

Feener, R. M. (2020). Sharia and Social Engineering: The Implementation of Islamic Law in Contemporary Aceh, Indonesia. Oxford: Oxford University Press.

Hall, K. R. (2017). Maritime Trade and State Development in Early Southeast Asia. Honolulu: University of Hawai‘i Press.

Ho, E. (2019). The Graves of Tarim: Genealogy and Mobility across the Indian Ocean. Berkeley: University of California Press.

Ibrahim, M. (2023). Dialektika Peradaban Islam di Asia Tenggara: Kajian Historis dan Kultural. Jakarta: Prenadamedia Group.

Iskandar, Z. (2020). Pengaruh Budaya Persia dalam Tradisi Islam Nusantara. Surabaya: Airlangga University Press.

Mahfudz, M. (2021). Peran Ulama Hadramaut dalam Islamisasi Nusantara. Malang: UIN MalikiPress.

Nasir, M. (2019). Islamisasi dan Perdagangan Samudra Hindia: Jejak Gujarat dan Arab di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Noor, F. A. (2022). Revisiting Islamic Historiography: Southeast Asian Perspectives. Singapore: ISEAS–Yusof Ishak Institute.

Reid, A. (2016). A History of Southeast Asia: Critical Crossroads. Oxford: Wiley-Blackwell.

Sofyan, A. (2021). Transformasi Dakwah dan Jaringan Islam di Nusantara Awal. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Syamsuddin, M. (2023). Genealogi Islam di Nusantara: Relasi Arab, Persia, dan India. Bandung: Mizan.

Tjandrasasmita, U. (2009). Islam di Asia Tenggara: Sejarah dan Perkembangannya. Jakarta: LP3ES.

Yatim, B. (2022). Sejarah Peradaban Islam Nusantara: Dinamika dan Transformasi Sosial Budaya Islam di Indonesia. Jakarta: Prenada Media.

Wahyudi, R. (2020). Metodologi Penelitian Historiografi Islam Kontemporer. Yogyakarta: Deepublish.

Zulkarnain, A. (2023). Historiografi Islam Nusantara: Paradigma Multisentris dan Dialektika Sejarah Lokal. Yogyakarta: UII Press

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Sari, R. M., Ariani, W., Apriana, R., Zalyanti, D., & Niswah, C. (2026). Teori Gujarat, Persia, Dan Arab Dialektika Historiografi Awal Islamisasi Nusantara. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 5(1), 256–261. https://doi.org/10.31004/jpion.v5i1.955

Issue

Section

Articles