Akal dan Qalb Perspektif Neurosains dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam

Authors

  • Alfarabi Alfarabi STIKes Muhammadiyah Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpion.v4i4.837

Keywords:

Akal, Neurosains, Qalb

Abstract

Kemajuan pesat dalam bidang neurosains telah membuka wawasan baru mengenai proses kerja otak manusia dalam berpikir, merasakan, serta menentukan tindakan. Dalam tradisi keilmuan Islam, Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap peran akal dan qalb sebagai komponen utama dalam pembentukan kesadaran, nilai moral, dan karakter manusia. Penelitian ini bertujuan menelaah konsep akal dan qalb menurut neurosains, kemudian menguraikan relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian literatur. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan secara intertekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep akal memiliki korelasi dengan fungsi prefrontal cortex sebagai pusat nalar dan kontrol perilaku, sedangkan konsep qalb memiliki keterhubungan dengan sistem limbik yang mengatur emosi, moralitas, dan pembentukan karakter. Berdasarkan temuan tersebut, pendidikan Islam perlu mengadopsi pendekatan pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Pemahaman neurosains dapat menjadi pijakan penting untuk memperkuat kurikulum

References

Abd Baqi, M. F. (1992). Al-Mu’jam al Mufahras li Alfadz al-Qur’an. In Al-Mu’jam al Mufahras li Alfaz al-Qur’an (pp. 1195–1198). Dar Al-Fikr.

Akhyar, Z., Dahlan, D., Lahmi, A., Hakim, R., & Julhadi, J. (2025). Mekanisme Kerja Otak Dan Sistem Syaraf. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 11143–11153. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1526

al-Khatib, M. (2022). Consult Your Heart. In Ḥadīth and Ethics through the Lens of Interdisciplinarity (pp. 268–305). BRILL. https://doi.org/10.1163/9789004525931_013

Annafiri, A. Z., & Aziz, S. A. (2022). The Nature of Basic Human Potential ('Aql, Nafs, and Qalb) and its Relevance With Islamic Education. Educan : Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 189. https://doi.org/10.21111/educan.v6i2.7375

Baharuddin. (2004). Paradigma Psikologi Islami studi tentang Elemen Psikologi di Al-Qur’an. Pustaka Pelajar.

Baqi, M. F. A. (2017). Shahih Bukhari Muslim (Al-Lu’lu’ wal Marjan) (A. F. B. Taqiy (ed.); 1st ed.). PT Elex Media Komputindo.

Fajrul Mahardika, M. (2021). Nafs dan Qalb dalam Prespektif Neorasains dan implikasinya terhadap Pendidikan Islam. FENOMENA: Jurnal Penelitian, 13(2), 98.

Ilmi, M. N., Robi’aqolbi, R., & Edison, R. E. (2023). Makna Qalb dalam Al-Qur’an Berbasis Tafsir Mafatih al-Ghaib dan Neurosains. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 12(2). https://doi.org/10.19109/intelektualita.v12i2.19190

Jailani, J. (2024). Merging Minds: A Critical Analysis of Hybridizing Islamic Education and Neuroscience. EDUCAN : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM, 8(1), 121–139. https://doi.org/10.21111/educan.v8i1.10767

Kementerian Agama. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an BadanLitbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Khoirul Ibad. (2023). Sumber Law Of Attraction (Analisis Al-Qur`an dan Neurosains). LECTURES: Journal of Islamic and Education Studies, 2(1), 22–31. https://doi.org/10.58355/lectures.v2i1.20

Leisman, G. (2022). On the Application of Developmental Cognitive Neuroscience in Educational Environments. Brain Sciences, 12(11), 1501. https://doi.org/10.3390/brainsci12111501

Miles, M. ., Huberman, A. ., & Saldana, J. (2019). Qualitative Data Analysis, A Methods Sourcebook. SAGE Publications.

Moini, J., LoGalbo, A., & Ahangari, R. (2024). Introduction. In Foundations of the Mind, Brain, and Behavioral Relationships (pp. 3–9). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-323-95975-9.00022-6

Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Nasruddin, M., & Muiz, A. (2020). Tinjauan Kritis Neurosains Terhadap Konsep Qalb Menurut Al-Ghazali. Syifa Al-Qulub, 4(2), 70–87. https://doi.org/10.15575/saq.v4i2.7736

Nurjannah, & Suyadi. (2022). Akal dan Qalb dalam Perspektif Al-Qur’an dan Neurosains. Manazhim: Jurnal Manajemen Dan Ilmu Pendidikan, 4(1), 53–65.

Richmond, J. (2022). Al-Ghazālī on Experiential Knowing and Imaginal Mediation. Islam and Christian–Muslim Relations, 33(1), 1–17. https://doi.org/10.1080/09596410.2022.2025562

Riska dan Suyadi. (2022). Akal dan Otak dalam Al-Qur’an dan Neurosains Serta Relefansinya Terhadap Pendidikan Islam. Tsamratul -Fikri, 16(2), 143–152.

Rofdli, M. F., & Suyadi, S. (2020). TAFSIR AYAT-AYAT NEUROSAINS (‘Aql Dalam Al-Qur’an dan Relevansinya Terhadap Pengembangan Berpikir Kritis dalam Pendidikan Islam). Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alqur’an Dan Tafsir, 5(1), 134–152. https://doi.org/10.32505/at-tibyan.v5i1.1399

Ryandi, R. (2014). Konsep Hati Menurut al-Hakim al-Tirmidzi. KALIMAH, 12(1), 109. https://doi.org/10.21111/klm.v12i1.221

Safitri, D., Zakaria, Z., & Kahfi, A. (2023). Pendidikan Kecerdasan Spiritual Perspektif Al-Ghazali dan Relevansinya dengan Emotional Spiritual Quotient (ESQ). Tarbawi : Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 6(1), 78–98. https://doi.org/10.51476/tarbawi.v6i1.467

Shihab, M. Q. (1996). Wawasan Al-Qur’an Tafsir Maudhu’i atas Berbagai Persoalan Umat. In Wawasan Al-Qur’an Tafsir Maudhu’i atas Pelbagai Persoalan Umat (Issue November).

Suswanto dan Firmansyah. (2021). Potensi Akal Manusia Dalam Al-Qur’an dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam. Attaqwa: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 17(2), 120–131.

Tafsir, A. (2006). Filsafat Pendidikan Islam, Integrasi Jasmani, Rohani, dan Kalbu, Memanusiakan Manusia. Remaja Rosda Karya.

Taufiq, M. I. (2024). Psikologi Islam: Membahas Lengkap Manusia, Penyakit Kejiawaan, dan Terapinya. Gema Insani.

Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Downloads

Published

2025-12-26

How to Cite

Alfarabi, A. (2025). Akal dan Qalb Perspektif Neurosains dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(4), 2762–2769. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i4.837

Issue

Section

Articles