Intensitas Interaksi Mahasiswa Perantauan Sosiologi Universitas Riau dengan Orang Tua
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.386Kata Kunci:
Emosional, Interaksi, Komunikasi, Mahasiswa, orang tuaAbstrak
Komunikasi memiliki peran vital dalam menjaga hubungan sosial, termasuk dalam konteks keluarga. Mobilitas mahasiswa perantauan memunculkan tantangan baru dalam menjaga intensitas komunikasi bersama orang tua. Penelitian ini bertujuan mengkaji tingkat interaksi mahasiswa Sosiologi Universitas Riau angkatan 2023 dan 2024 serta faktor-faktor yang memengaruhi frekuensinya. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami pengalaman komunikasi para responden melalui wawancara mendalam. Subjek penelitian terdiri dari 12 mahasiswa asal luar daerah seperti Rokan Hilir, Dumai, hingga Sumatera Barat yang menetap di Pekanbaru. Hasil menunjukkan mayoritas mahasiswa tetap menjaga komunikasi rutin, baik harian maupun mingguan, terutama melalui media digital seperti WhatsApp dan panggilan video. Durasi percakapan bervariasi, mulai dari 10 menit hingga dua jam. Faktor penentu intensitas komunikasi meliputi jarak geografis, kesibukan akademik, akses teknologi, kondisi ekonomi, serta kedekatan emosional. Meskipun keterbatasan waktu atau fasilitas kadang menjadi penghambat, sebagian besar mahasiswa berinisiatif untuk tetap terhubung. Keberadaan Wi-Fi di tempat kos menjadi solusi umum atas hambatan ekonomi. Hubungan emosional terbukti menjadi elemen penting dalam mendorong komunikasi yang lebih terbuka dan rutin.
Referensi
Barus, V. A., & Tandiyo Pradekso. (2018). Perilaku Komunikasi Antara Mahasiswa Rantau dengan Orangtua. 7(1), 19–30.
Badan Pusat Statistik Provinsi Riau. (2022). Jumlah Mahasiswa (Ristek). Diakses dari https://riau.bps.go.id/id/statistics-table/2/MzA1IzI%3D/jumlah-mahasiswa-ristek-.html
Fahri, L. M., & Qusyairi, L. A. H. (2019). Interaksi Sosial dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Studi Keislaman Dan Ilmu Pendidikan, 7(1), 149–166. https://doi.org/10.36088/palapa.v7i1.194
Febrian, H., Tayo, Y., & Ramdhani, M. (2023). Keterbukaan Diri Mahasiswa Perantau Kepada Orang Tua (Studi Deskriptif Kualitatif pada Mahasiswa Perantau Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang Angkatan 2022). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 16520–16524.
Harahap, H. R., Turmuzi, A., Manik, C. R., Valentina, A., Hafiz, M., & Purba, D. Z. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Interaksi Sosial dikalangan Mahasiswa. Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial Dan Kebudayaan, 15(1), 24–33. https://doi.org/10.32505/hikmah.v15i1.8908
Priastuti, N. Z., Luqman, Y., & Rakhmad, W. N. (2024). Pengaruh Intensitas Komunikasi dan Pola Komunikasi Keluarga Konsensual Terhadap Kelekatan Orang Tuan Anak pada Keluarga Long Distance Marriage. Interaksi Online, 12(4), 72–86. https://doi.org/10.25130/sc.24.1.6
Pusat Jurnal Ilmiah Universitas Medan Area. (2024). Peran Komunikasi terhadap Psikologi. Universitas Medan Area. Diakses dari https://pji.uma.ac.id/index.php/2024/06/08/peran-komunikasi-terhadap-psikologi
Rusydasani Sabrina, E., & Aprianti, A. (2021). Komunikasi Keluarga Antara Mahasiswa Rantau Dan Orang Tua Dalam Penggunaan Media Sosial Di Telkom University. Prosiding Telkom Management, 8(3), 1–15.
Ummah, A. K., & Murdiana, S. (2024). Gaya Kelekatan dan Kesepian pada Mahasiswa Perantau. Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi, 5(1), 8. https://doi.org/10.24014/pib.v5i1.23314
Universitas Riau. (2024). Data Jumlah Mahasiswa Aktif. Diakses dari https://pangkalandata.unri.ac.id/AkademiAktif
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mili Andini, Ayu Dian Lestari .S, Addiniah Mesya Putri, Rizwan Arsyandi, M. Syamil Ramadhan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















