Peran Literasi Digital dalam Meningkatkan Kompetensi Keagamaan Siswa: Tinjauan Literatur Pendidikan Agama
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i4.866Kata Kunci:
literasi digital, pendidikan agama, kompetensi keagamaan, teknologi pendidikanAbstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran agama di sekolah. Kajian ini bertujuan menganalisis peran literasi digital dalam penguatan kompetensi keagamaan siswa melalui kajian literatur yang diterbitkan pada rentang tahun 2015–2025. Penelitian dilakukan dengan metode kajian literatur yang menelaah berbagai penelitian, buku akademik, laporan ilmiah, dan artikel yang relevan mengenai literasi digital, moderasi beragama, pembelajaran daring, serta perkembangan perilaku keberagamaan generasi digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki kontribusi besar dalam memperluas akses sumber keagamaan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta mendukung internalisasi nilai moral melalui konten digital yang positif. Namun, pemanfaatan teknologi digital dalam Pendidikan Agama juga menghadirkan tantangan serius, seperti paparan hoaks keagamaan, radikalisme digital, krisis identitas religius, serta keterbatasan kompetensi digital guru. Kajian ini menegaskan pentingnya literasi digital yang berlandaskan etika, tanggung jawab, dan moderasi beragama sebagai fondasi pembelajaran agama di era modern. Dengan demikian, literasi digital tidak hanya menjadi alat pedagogis, tetapi juga instrumen strategis dalam pembentukan karakter religius, kritis, dan berintegritas bagi siswa.
Referensi
Aziz, A. (2020). Digitalisasi Pembelajaran Agama dan Transformasi Pengetahuan Keislaman. Jakarta: Prenada Media.
Booth, W. (2016). The Craft of Research. Chicago: University of Chicago Press.
Bowen, G. (2019). Document Analysis as a Qualitative Research Method. Qualitative Research Journal, 19(3), 300–310.
Campbell, H. (2020). Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. New York: Routledge.
Fadhil, R. (2021). Literasi Digital dan Penguatan Berpikir Kritis Keagamaan Siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 155–168.
Hart, C. (2018). Doing a Literature Review: Releasing the Research Imagination. London: SAGE.
Hargittai, E. (2020). Digital Skills and Digital Inequality: Understanding Internet Proficiency Across Generations. Information, Communication & Society, 23(14), 214–230.
Husein, F. (2023). Konten Digital Islami dan Pembentukan Akhlak Remaja Muslim. Jurnal Ilmu Agama, 18(1), 45–59.
Jones, L. (2017). Digital Literacy in Education. London: OECD Publishing.
Krippendorff, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. Thousand Oaks: SAGE.
Livingstone, S. (2018). Digital Media and Youth Literacy. Journal of Media Literacy Education, 10(1), 1–12.
Mahendra, D. (2021). Identitas Religius Remaja di Era Digital. Jurnal Psikologi Islami, 6(2), 73–90.
Nasution, R. (2019). Literasi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Edukasi Islam, 4(1), 22–37.
Rahman, M. (2021). Pengaruh Media Digital terhadap Minat Belajar Agama Siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(2), 112–124.
Ridwan, S. (2022). Radikalisme Digital dan Ancaman Pendidikan Agama di Era Media Sosial. Jurnal Keamanan Nasional, 8(1), 55–70.
Snyder, H. (2019). Literature Review as a Research Methodology. Journal of Business Research, 104, 333–339.
Suharto, A. (2020). Kompetensi Digital Guru PAI dalam Pembelajaran Abad 21. Jurnal Pendidikan Islam Modern, 2(1), 89–103.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nurlaili, Dalima Septiria, Alya Yuliani, Riko Kurniawan, Kamal Krazi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















