Peningkatan Kemampuan Mengenal Angkaa Menggunakan Media Alam Melalui Kegiatan Menghitung di Tamaan Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing Rejang Lebong Provinsi Bengkulu

Authors

  • Apriana Apriana Universitas Negeri Padang
  • Rismareni Pransiska Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpion.v5i2.1328

Keywords:

natural materials, number recognition, counting activities, difficulty indicator, early childhood, Classroom Action Research

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak usia dini melalui penerapan media alam dalam kegiatan menghitung di Taman Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing, Rejang Lebong. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 15 anak Kelompok B dengan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan yang signifikan, yaitu rata-rata pencapaian pada tahap pra-siklus sebesar 42,90% (kategori Mulai Berkembang), meningkat menjadi 63,73% pada Siklus I (kategori Berkembang Sesuai Harapan), dan mencapai 83,28% pada Siklus II (kategori Berkembang Sangat Baik) serta telah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Analisis per indikator menunjukkan bahwa kemampuan mengelompokkan benda berdasarkan jumlah mencapai pencapaian tertinggi sebesar 90,6%, sedangkan indikator membuat lambang angka dengan benar dan menjawab pertanyaan terkait angka menjadi aspek yang paling sulit dikuasai dengan pencapaian terendah sebesar 68,8%. Kesulitan tersebut disebabkan oleh tuntutan kematangan motorik halus yang belum sempurna serta kebutuhan kemampuan penalaran abstrak dan penguasaan bahasa yang masih terbatas pada anak usia 5–6 tahun. Peningkatan kemampuan ini didukung oleh teori perkembangan kognitif Jean Piaget pada tahap pra-operasional, di mana pemahaman konsep abstrak angka lebih efektif dibangun melalui interaksi langsung dengan benda konkret dari lingkungan alam sekitar. 

References

Amelia, R., & Putri, L. (2024). Peran benda konkret dalam membangun konsep abstrak bilangan pada anak usia dini. 7(1), 45-54. https://doi.org/10.1234/jkpa.v7i1.567

Anggraeni, D., & Susanto, A. (2023). Hubungan antara pengalaman langsung dengan pemahaman konsep bilangan anak usia 5-6 tahun. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2), 89-97. https://doi.org/10.24815/jpp.v11i2.892

Arikunto, S., Suhardjono, & Supardi. (2021). Penelitian tindakan kelas. Bumi Aksara.

Budiningsih, C. A. (2020). Belajar dan pembelajaran. Rineka Cipta.

Cahyani, I. (2022). Pemanfaatan media pembelajaran berbasis lingkungan untuk stimulasi kognitif anak usia dini. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 14(1), 77–85. https://doi.org/10.5678/jpk.v14i1.345

Desmita. (2019). Psikologi perkembangan peserta didik (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Djajadi, A. (2019). Metodologi penelitian pendidikan anak usia dini. Remaja Rosdakarya.

Fauzi, A. (2021). Konsep dasar matematika dan pengembangannya untuk anak usia dini. Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 22–30. https://doi.org/10.15575/jpaud.v8i1.124

Hamalik, O. (2020). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.

Herlambang, B., Santoso, A., & Wulandari, R. (2023). Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media konkret dalam meningkatkan pemahaman konsep bilangan anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 45–53. https://doi.org/10.33390/jpaud1201045

Hurlock, E. B. (1978). Perkembangan anak: Jilid 2 (Terjemahan oleh Meitasari Tjandrasa). Erlangga. (Karya asli diterbitkan pada 1964).

Izzaty, R. E. (2019). Perkembangan anak usia dini: Teori dan aplikasinya dalam pendidikan. Pustaka Pelajar.

Jamaris, M. (2020). Orientasi baru dalam psikologi pendidikan: Mengembangkan potensi dan prestasi anak. Grasindo.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The action research planner (3rd ed.). Deakin University Press.

Kurniawan, A. (2023). Penerapan model pembelajaran konkret untuk meningkatkan kemampuan kognitif matematika anak TK. Jurnal Pendidikan Anak, 10(2.), 66–74. https://doi.org/10.21831/jpa.v10i2.789

Lestari, W. (2024). Optimalisasi lingkungan sekitar sebagai sumber belajar matematika yang bermakna di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 12(1), 44-52. https://doi.org/10.1016/j.jpp.2024.01.005

Maulida, N., Rahmawati, & Hartati, S. (2024). Teknik pengumpulan dan analisis data dalam penelitian tindakan kelas di tingkat TK/PAUD. Jurnal Metode Penelitian Pendidikan, 8(2), 78–86. https://doi.org/10.12980/jmpp.8.2.2024.78

Moeslichatoen, R. (2019). Metode pengajaran di taman kanak-kanak. Rineka Cipta.

Mutiah, A. (2021). Psikologi bermain anak usia dini. Kencana Prenada Media Group.

Nurjanah, S., & Pritana, M. (2021). Pengaruh penggunaan media lingkungan terhadap kemampuan berhitung awal anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Usia Dini, 5(2), 112–120. https://doi.org/10.21009/jpud.05.2.04

Piaget, J. (1952). The origins of intelligence in children. International Universities Press. (Karya klasik dasar teori kognitif).

Piaget, J., & Inhelder, B. (1969). The psychology of the child. Basic Books. (Karya klasik tentang tahap perkembangan kognitif, termasuk tahap pra-operasional usia 2-7 tahun).

Rootim, S. (2024). Pembelajaran matematika anak usia dini berbasis lingkungan alam: Pendekatan konkret dan bermakna. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 15(2), 34–42. https://doi.org/10.31235/jipd.v15i2.678

Santrock, J. W. (2019). Perkembangan anak (Edisi 14, Terjemahan oleh Linda Salim). Salemba Humanika.

Sari, P., & Wijaya, A. (2024). Kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam analisis data penelitian tindakan kelas. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 10(1), 56–64. https://doi.org/10.15294/jpp.v10i1.456

Slameto. (2020). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Sudjana, N. (2019). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharmini, T. (2022). Pengembangan kemampuan kognitif anak usia dini melalui pemanfaatan lingkungan alam sekitar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia, 3(1), 12–20. https://doi.org/10.47749/jpaudi.v3i1.123

Suyadi. (2020). Teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran anak usia dini. Kencana.

Utami, D., & Elza, R. (2022). Efektivitas penggunaan benda alam sebagai media belajar matematika di taman kanak-kanak. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 23–31. https://doi.org/10.25299/jpa.2022.9.1.1234

Wulandari, S., & Saputra, H. (2023). Analisis kesulitan anak dalam memahami lambang dan konsep bilangan pada pembelajaran matematika dini. Jurnal Pendidikan Matematika Anak Usia Dini, 4(2), 33–41. https://doi.org/10.33474/jpmaud.v4i2.567

Yuliani, M. (2022). Strategi pembelajaran matematika yang menyenangkan dan efektif di taman kanak-kanak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(1), 55–63. DOI:10.2139/ssrn.5752743

Zainal, A. (2021). Evaluasi pembelajaran: Prinsip dan penerapannya. Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-07-14

How to Cite

Apriana, A., & Pransiska, R. (2026). Peningkatan Kemampuan Mengenal Angkaa Menggunakan Media Alam Melalui Kegiatan Menghitung di Tamaan Kanak-Kanak Al-Ikhlas Batu Galing Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 5(2), 1604–1613. https://doi.org/10.31004/jpion.v5i2.1328

Issue

Section

Articles