Interaksi Budaya Antar Etnis dalam Pernikahan Adat: Studi pada Masyarakat Palembang dan Minangkabau di Kota Padang
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v5i2.1411Keywords:
Interaksi budaya, identitas budaya, pelestarian budaya, pernikahan antar etnis, masyarakat Palembang, masyarakat MinangkabauAbstract
Penelitian ini mengkaji interaksi budaya antara masyarakat suku Palembang dan Minangkabau yang terjadi di Kota Padang, dengan fokus pada pernikahan sebagai cerminan harmoni dua budaya tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun masyarakat Palembang di Kota Padang hidup di tengah budaya Minangkabau, mereka tetap mempertahankan tradisi budaya asal, seperti bahasa, makanan khas, dan adat istiadat. Salah satu bentuk interaksi budaya yang menarik adalah pernikahan campuran antara adat Palembang dan Minangkabau, yang mencerminkan kolaborasi budaya melalui elemen-elemen seperti pakaian adat, upacara tepung tawar, serta prosesi cacap-cacapan. Masyarakat Palembang juga membentuk komunitas untuk melestarikan budaya mereka, sambil beradaptasi dengan masyarakat Minangkabau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keberagaman budaya dapat menciptakan harmoni sosial dan memperkaya kehidupan multikultural di Kota Padang. Kolaborasi budaya yang terjadi dalam pernikahan ini menjadi simbol kuat dari keberagaman yang saling melengkapi, tanpa mengurangi identitas masing-masing budaya.
References
Andaya, B. W. (1993). To live as brothers: Southeast Sumatra in the seventeenth and eighteenth centuries. University of Hawai'i Press.
Bourdieu, P. (2018). The social structures of the economy. Polity Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Febrianti, S. T., & Isnawijayani, I. (2022). Makna suap-suapan dan cacap-cacapan pada pernikahan adat di Kota Palembang. Jurnal Inovasi, 16(2).
Firmansyah, G., Asiyah, M. R., Nadila, P., & Hasanah, P. D. (2023). Implementasi hukum adat dalam prosesi perkawinan adat Minangkabau. Uniku Law Review, 1(1).
Hannerz, U. (2021). The cultural complex: Toward a new anthropological approach. Routledge.
Lestari, D., & Hudaidah, H. (2021). Makna nilai budaya masyarakat Palembang pada busana Aesan Gede. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 7(2), 57–68.
Maini, M., & Perdamean, A. S. (2023). Analisis makna upacara tepung tawar dalam pernikahan adat Melayu Riau. Balale': Jurnal Antropologi, 4(1).
Maryamah, M., Muthmainnah, A., Rahmasari, F., & Ardila, A. (2024). Analysis of Malay cultural meaning in suap-suapan and cacap-cacapan in Palembang traditional wedding. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mindasari, R. A. U., & Sarwadi, A. (2022). Identifikasi signifikansi budaya (cultural significance) pada permukiman tepian Sungai Musi di Kota Palembang berdasarkan elemen ekistik. Journal of Architectural Design and Development, 3(2).
Rahmadinata, R., et al. (2024). Pertunjukan Silek Lanyah sebagai upaya pelestarian budaya dan daya tarik wisata di Desa Wisata Kubu Gadang Padang Panjang. Jurnal Khasanah Ilmu, 15(1).
Reid, A. (2015). A history of Southeast Asia: Critical crossroads. Wiley-Blackwell.
Saputra, I., Dewi, S. F., Hasrul, H., & S, N. (2023). Tradisi mamanggia dalam upacara adat perkawinan Minangkabau. Journal of Education, Cultural and Politics, 3(1), 46–52.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syarifuddin, S., Rezeki, W., & Kalsum, U. (2022). Eksistensi tradisi tepung tawar sebagai warisan budaya lokal Palembang. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 16(1), 43–53.
Widiyanarti, T., Shahreza, M., Irwan, I., & Felia, V. W. (2022). Expressions of cultural communication in the use of songket in Palembang wedding customs. International Journal of Education, Vocational and Social Science, 1(1).
Yulianto, J. E., Hodgetts, D., King, P., & Liu, J. H. (2022). Navigating tensions in inter-ethnic marriages in Indonesia: Cultural, relational, spatial and material considerations. International Journal of Intercultural Relations, 86, 227–239.
Yulianto, J. E., Hodgetts, D., King, P., & Liu, J. H. (2022). The assemblage of inter-ethnic marriages in Indonesia. Journal of Community & Applied Social Psychology, 32(4), 706–720.
Zaim, M., Anwar, F., & Afdal, A. (2022). Intercultural values in local wisdom: A global treasure of Minangkabau ethnic in Indonesia. Cogent Social Sciences, 8(1)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nyiayu Amrina Rosyadah, Feri Ferdian

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















