Peran Tradisi Tabot di Bengkulu dalam Membangun Identitas Keagamaan dan Nilai-Nilai Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i4.757Keywords:
Budaya Local, Identitas Keagamaan, Pendidikan Islam, Tradisi TabotAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tradisi Tabot dalam membentuk identitas keagamaan masyarakat Bengkulu sekaligus sebagai wahana pendidikan nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi pada prosesi Tabot yang berlangsung di Bengkulu pada tanggal 16–26 Juni 2025. Subjek penelitian meliputi tokoh adat, ulama, panitia, dan masyarakat yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Tabot mengandung makna simbolik yang mendidik secara spiritual, moral, dan sosial; nilai-nilai keislaman seperti keikhlasan, kerja sama, ketekunan, solidaritas, dan keteguhan iman terinternalisasi melalui setiap tahapan ritual. Selain itu, partisipasi lintas generasi dan kelompok sosial dalam Tabot memperkuat identitas keagamaan yang moderat, toleran, dan kohesif, serta menumbuhkan kesadaran sosial dan karakter Islami. Tradisi Tabot juga berfungsi sebagai media pendidikan berbasis masyarakat yang efektif, memperkuat kohesi sosial, melestarikan budaya lokal, dan dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan formal maupun nonformal. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi budaya lokal dalam pendidikan Islam dapat menjadi strategi kontekstual untuk membentuk insan kamil dan memperkuat pendidikan karakter yang berakar pada nilai-nilai spiritual dan sosial masyarakat.
References
Arifin, M. (2003). Kapita Selekta Pendidikan Islam. Jakarta, Indonesia: Bumi Aksara.
Asyari, M. (2017). Tradisi Tabot dan Identitas Keagamaan di Bengkulu. Jurnal Kebudayaan Islam, 9(2), 145–160.
Azra, A. (2012). Islam Nusantara: Jaringan Global dan Lokal. Bandung, Indonesia: Mizan.
Bandura, A. (1977). Social Learning Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Creswell, J. W. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Daulay, H. P. (2014). Pendidikan Islam dalam Perspektif Sosial Budaya. Jakarta, Indonesia: Kencana.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (2012). Warisan Budaya Takbenda Indonesia: Tradisi Tabot Bengkulu. Jakarta, Indonesia: Kemendikbud.
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York, NY: Basic Books.
Hasanah, L. (2020). Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Lokal. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(1), 33–47.
Hasanah, N. (2020). Tabot sebagai warisan budaya Islam di Bengkulu: Sejarah, simbol, dan maknanya. Jakarta: LP3M.
Denzin, N. K. (2017). The research act: A theoretical introduction to sociological methods (3rd ed.). New Brunswick, NJ: Aldine Transaction.
Fitrianah, Rossi Delta. (2024). Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Tradisi Tabot pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah Negeri. Indonesian Journal of Character Education Studies. 1(2), 2024, 95-106
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Muhaimin. (2005). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama di Sekolah. Bandung, Indonesia: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (Revisi ed.). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Robinson, Andika dan Setyawan, Jefri. (2025). Generasi Muda Dalam Pelestarian Tradisi Tabot Kota Bengkulu Dalam Perspektif Teori Identitas Sosial. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora. Vol. 9, No.4, 1271-1284.
Spradley, J. P. (2007). Participant observation. Long Grove, IL: Waveland Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rossi Delta Fitrianah, Wiwinda, Susilawati, Siti Khairiyatul Auliya, Maudi Yolanda Prastia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















