Pengaruh Media Sosial, Motivasi Belajar, dan Lingkungan Belajar terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMK Negeri Jakarta Barat
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i3.664Keywords:
kemampuan berpikir kritis, media sosial, motivasi belajar, lingkungan belajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial, motivasi belajar, dan lingkungan belajar terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SMK Negeri di Jakarta Barat. Pendekatan kuantitatif asosiatif kausal digunakan dengan sampel 141 siswa kelas XI jurusan Akuntansi Keuangan Lembaga dari SMKN 11, 17, dan 45, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan dianalisis menggunakan SPSS 26 dengan uji statistik deskriptif, validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, serta regresi linier berganda. Hasil menunjukkan bahwa media sosial (β=0,069, p=0,035), motivasi belajar (β=0,452, p=0,000), dan lingkungan belajar (β=0,447, p=0,000) secara parsial dan simultan (F=105,483, p=0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis, dengan lingkungan belajar memiliki pengaruh terkuat (B=0,959). Adjusted R² sebesar 0,760 menunjukkan 76% variasi kemampuan berpikir kritis dijelaskan oleh ketiga variabel, sedangkan 24% dipengaruhi faktor lain. Implikasinya, sekolah perlu mengintegrasikan media sosial secara strategis, meningkatkan motivasi intrinsik, dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk mengoptimalkan keterampilan berpikir kritis siswa.
References
Akmal, M. F. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP ULM. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 12(2), 168–175. https://doi.org/10.26740/jupe.v12n2.p168-175
Cahyani, A., & Wijaya, A. (2023). Integrasi Media Sosial dalam Kurikulum untuk Pengembangan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi. Jurnal Komunikasi Pendidikan.
Fathurrohman, M. (2023). Kurikulum Merdeka: Pendekatan Pembelajaran Berbasis Konteks untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan.
Fitriyah, A., & Susanti, B. (2020). Motivasi Intrinsik sebagai Prediktor Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi dalam Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Konvergensi.
Gloria, S. A. (2019). Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Prestasi Akademik. Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education, 8(2), 68. https://doi.org/10.22146/jpki.45497
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariat dengan Program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Handayani, L. (2020). Peningkatan Motivasi Belajar IPA melalui Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Paedagogy, 7(3), 168. https://doi.org/10.33394/jp.v7i3.2726
Hidayat, R., & Nugroho, A. (2023). Integrasi Media Sosial dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Literasi Digital Guru. Jurnal Teknologi Pendidikan.
Holikul Mubin, D. P. (2025). Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial terhadap Tingkat Konsentrasi Peserta Didik: Studi Kasus di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(3), 69–76.
Indarta, Y. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Era Society 5.0. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2).
Mahardika, V. (2024). Hubungan Penggunaan Media Sosial terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Evaluasi Akademik Mahasiswa Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mataram. INDONESIAN HEALTH ISSUE, 68–80.
Muawwanah, M. (2020). Korelasi antara Kepercayaan Diri dan Kemandirian Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika, 3(2), 1–15.
Nariswari, N. R. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Daya Fokus Masyarakat Indonesia. VICIDI, 14(2), 134–144.
Permana, E. P. (2024). Transformasi Pembelajaran melalui Asesmen Diagnostik dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Indonesia.
Putra, A., & Dewi, B. (2020). Media Sosial sebagai Sumber Belajar Informal untuk Mendorong Analisis Mendalam. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan.
Situmorang, D. Y. (2023). Teknologi Pendidikan: Penggunaan Media Sosial sebagai Alat Bantu Pembelajaran dan Pengaruhnya terhadap Interaksi Siswa. Teknologi Pendidikan, 2(2), 110–119. https://doi.org/10.56854/tp.v2i2.226
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Supriadi, A., & Lestari, B. (2021). Ketersediaan Fasilitas Belajar dan Korelasinya dengan Motivasi Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial.
Syifa, S. F. (2023). Dampak Penggunaan Media Sosial terhadap Prestasi Belajar Peserta Didik. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan), 5(1), 21–27. https://doi.org/10.52005/belaindika.v5i1.100
Triling, B., & Fadel, C. (2021). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. Wiley.
Wahyuni, A., & Sari, B. (2022). Peran Guru dalam Menciptakan Pengalaman Belajar yang Memotivasi untuk Berpikir Kritis. Jurnal Riset Pendidikan.
Wulandari, S., & Santoso, A. (2023). Pendekatan Komprehensif dalam Desain Lingkungan Belajar untuk Memaksimalkan Berpikir Kritis. Jurnal Pendidikan Vokasi.
Zou’bi, R. Al. (2021). Dampak Literasi Media dan Informasi terhadap Pemerolehan Keterampilan Berpikir Kritis. Thinking Skills and Creativity, 39, 100782. https://doi.org/10.1016/j.tsc.2020.100782
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Saskya Mely Asmaranti, Mardi, Umi Widyastuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















