Dampak Ekonomi Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Petani Di Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i4.875Kata Kunci:
Kelapa sawit, Pendapatan petani, Dampak ekonomi, Multiplier effectAbstrak
Penelitian ini menganalisis dampak ekonomi perkebunan kelapa sawit terhadap pendapatan petani di Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, serta mengidentifikasi efek ganda (multiplier effect) yang muncul pada aktivitas ekonomi lokal. Pendekatan penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen, serta penggunaan data sekunder statistik provinsi/kabupaten untuk konteks. Temuan menunjukkan bahwa kelapa sawit merupakan sumber pendapatan utama rumah tangga petani dengan estimasi pendapatan antara Rp 2,5–7 juta per bulan tergantung skala kepemilikan lahan. Perkebunan juga menciptakan penyerapan tenaga kerja dan menggerakkan usaha pendukung, tetapi petani rentan karena fluktuasi harga TBS, ketergantungan pada tengkulak, keterbatasan akses teknologi, dan sedikitnya diversifikasi usaha. Rekomendasi meliputi penguatan kelembagaan pemasaran kolektif, mekanisme penetapan harga yang transparan, perluasan pendampingan teknis dan akses pembiayaan, serta program diversifikasi terintegrasi.
Referensi
Alamsyah, Z., & Widodo, S. (2020). Analisis rantai nilai kelapa sawit rakyat dan implikasinya terhadap pendapatan petani. Jurnal Agribisnis Perdesaan, 12(2), 134–148.
Arifin, B. (2021). Struktur pasar TBS dan posisi tawar petani sawit di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pertanian, 19(1), 55–70.
Gustina, D., & Rahmadani, T. (2022). Pengaruh fluktuasi harga terhadap kesejahteraan petani kelapa sawit. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Nusantara, 7(3), 201–215.
Hanafiah, R., & Simanjuntak, P. (2021). Efisiensi usaha tani kelapa sawit rakyat melalui penerapan teknologi pemupukan berimbang. Jurnal Agro Ekonomi, 39(1), 43–58.
Hasibuan, R., & Lubis, F. (2020). Ketergantungan petani pada tengkulak dalam pemasaran TBS: Studi kasus di Sumatera bagian timur. Jurnal Pembangunan Pedesaan, 5(2), 88–102.
Nasution, I., & Rambe, S. (2023). Diversifikasi pendapatan rumah tangga petani kelapa sawit sebagai strategi adaptasi ekonomi. Jurnal Ekonomi Pembangunan Pedesaan, 4(1), 22–36.
Putra, D. A., & Yustika, A. (2022). Analisis R/C ratio dan sensitivitas usaha tani kelapa sawit rakyat. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 11(2), 97–109.
Saragih, J., & Manurung, A. (2021). Peran kelembagaan petani dalam meningkatkan posisi tawar di rantai pasok kelapa sawit. Jurnal Kelembagaan Agribisnis, 3(1), 17–29.
Wahyudi, A., & Prawoto, S. (2022). Tantangan pembangunan perkebunan rakyat dan peluang inovasi agribisnis kelapa sawit. Jurnal Pembangunan Agribisnis Indonesia, 10(3), 145–162.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fery Sudarmanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















