Perbandingan Prestasi Belajar Siswa Broken Home Dan Harmonis
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v5i2.1351Kata Kunci:
Prestasi Belajar, Broken Home, Keluarga Harmonis, SiswaAbstrak
Latar belakang keluarga sering dianggap sebagai faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar, di mana siswa dari keluarga tidak utuh (broken home) menghadapi kendala emosional yang dapat mengganggu konsentrasi, sementara siswa dari keluarga harmonis cenderung memperoleh dukungan penuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan hasil belajar antara kedua kelompok tersebut di SMP Negeri Model Terpadu Madani. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif pada sampel 22 siswa yang terdiri dari 11 siswa keluarga harmonis dan 11 siswa keluarga tidak utuh. Data diperoleh dari rekapan nilai rapor semester ganjil tahun akademik 2025/2026 dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta uji independent sample t-test dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai siswa keluarga harmonis sebesar 84,69 (standar deviasi 3,86), sedangkan siswa keluarga tidak utuh memperoleh rata-rata 83,05 (standar deviasi 3,41), dengan selisih 1,64 poin. Namun, uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi (sig. 2-tailed) sebesar 0,027 yang lebih besar dari 0,05, sehingga H₀ diterima dan Hₐ ditolak, artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil belajar kedua kelompok. Temuan ini mengindikasikan bahwa keadaan keluarga bukanlah satu-satunya penentu hasil belajar, melainkan juga dipengaruhi oleh motivasi belajar, dukungan guru, lingkungan sekolah, dan kemampuan individual siswa. Oleh karena itu, disarankan agar guru dan sekolah tetap memberikan perhatian setara kepada semua siswa tanpa membedakan latar belakang keluarga, serta bagi peneliti selanjutnya direkomendasikan untuk menambahkan variabel lain seperti pola asuh atau motivasi belajar agar analisis lebih komprehensif.
Referensi
Agnestu, D., Ni’mah, K., & Shoimah, R. N. (2026). Peran Pengasuhan Keluarga Broken Home Dalam Mendukung Prestasi Belajar Siswa. Advanced Journal Of Education And Religion, 3(2), 137–147. Https://E-Jurnal.Unisda.Ac.Id/Index.Php/Ajer/Article/View/12886
Ariyanto, K. (2023). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Anak. Jayapangus Press Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 3(1), 15–23. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.36312/10.36312/Vol4iss7pp108-112
Bua, D., Pandang, A., & Saman, A. (2024). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Motivasi Belajar Siswa Dan Penanganannya. Guidance, 21(1), 78–89. Https://Doi.Org/10.34005/Guidance.V21i01.3816
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches Fifth Edition. Sage Publications, Inc. All.
Gintulangi, W., Puluhulawa, J., & Ngiu, Z. (2017). Dampak Keluarga Broken Home Pada Prestasi Belajar Pkn Siswa Di Sma Negeri I Tilamuta Kabupaten Boalemo. Jps: Jurnal Riset Dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan, 2(2), 336–341. Https://Ejurnal.Pps.Ung.Ac.Id/Index.Php/Jps/Article/View/154/151
Halimatussyadiah, H., Andrian, F. D., Sulaeman, S., & Qalbia, Q. (2024). Harmoni Keluarga: Integrasi Kasih Sayang, Komunikasi Efektif, Dan Keseimbangan Hidup Dalam Perspektif Islam Dan Psikologi Keluarga. Familia: Jurnal Hukum Keluarga, 5(1 Se-Articles), 37–53. Https://Doi.Org/10.24239/Familia.V5i1.213
Hanipah, A., Amalia, T., & Setiabudi, D. (2022). Urgensi Lingkungan Belajar Yang Kondusif Dalam Mendorong Siswa Belajar Aktif. Education : Jurnal Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 2(1), 41–51. Https://Doi.Org/10.51903/Education.V2i1.148
Masri, M. (2024). Konsep Keluarga Harmonis Dalam Bingkai Sakinah, Mawaddah, Warahmah. Jurnal Tahqiqa Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam, 18(1 Se-Articles), 109–123. Https://Doi.Org/10.61393/Tahqiqa.V18i1.219
Muttaqin, I. (2019). Analisis Faktor Penyebab Dan Dampak. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2), 245–256. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.15575/Psy.V5i1.1956
Nuraisyah, B., Abidin, Z., Hidayati, A., & Febriyana, A. (2024). Analisis Dampak Keluarga Broken Home Pada Perilaku Siswa. 2, 144–152. Https://Doi.Org/10.59841/Ihsanika.V2i1.801
Nurwaqia, B., Andayani, D. D., Rezky, D., & Sulaiman, A. (2025). Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Dan Hasil Belajar Siswa Kelas Viii Pada Sekolah Menengah Pertama Di Kabupaten Enrekang. Pinisi Journal Of Education, 5(5), 164–172. Https://Journal.Unm.Ac.Id/Index.Php/Pje/Article/View/9727
Pratama, D. J., Agusta, M. F., Felisya, C., & Safitri, S. (2025). Menghadapi Tantangan : Dampak Keluarga Broken Home Pada Prestasi Akademik Anak. Sosial: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ips, 3(2), 298–306. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.62383/Sosial.V3i2.811
Ratu, B., Elfira, N., Ansyari, A. F. Al, Abdulloh, J. A., & Wahyu, W. (2024). Kesehatan Mental Anak Broken Home. Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan. Https://Api.Semanticscholar.Org/Corpusid:279201116
Rohimah, S., Nurachman, A., & Setiawan, R. (2024). Dampak Perceraian Terhadap Anak Perspektif Psikologi Pendidikan. Jurnal Hukum Islam Dan Humaniora, 3(2), 477–487. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.58578/Ahkam.V3i2.2951
Wahid, R., Herlambang, Y., Hendrayani, A., & Susilo, S. (2022). Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perubahan Kepribadian Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(4), 1626–1633. Https://Doi.Org/10.31949/Jcp.V8i4.2397
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mildani, Micha Felayati Silalahi, Azam Arifyadi, Dian Fitriani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















