Persepsi Generasi Muda Terhadap Nilai-Nilai Budaya Lokal di Kabupaten Pasir Pangaraian
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v5i2.1425Kata Kunci:
Budaya Local, Nilai Budaya, Persepsi Generasi Muda, Penelitian Kualitatif, Pasir PangaraianAbstrak
Penelitian ini mengkaji persepsi generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal di Kabupaten Pasir Pangaraian dalam konteks perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran terhadap melemahnya praktik nilai budaya lokal di kalangan generasi muda, meskipun budaya tersebut masih diakui sebagai identitas penting. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis bagaimana generasi muda memahami, memaknai, dan memposisikan nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada generasi muda yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kajian teori berpijak pada konsep persepsi budaya, generasi muda, dan transformasi budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap nilai budaya lokal, namun pemahaman tersebut belum sepenuhnya diwujudkan dalam praktik nyata. Nilai budaya lokal dipersepsikan sebagai simbol identitas, tetapi penerapannya mengalami penyesuaian dengan gaya hidup modern dan lingkungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya lokal tidak hilang, melainkan mengalami proses penafsiran ulang agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Referensi
Aji, S., Julianto, E. N., & Saptiyono, A. (2025). Analisis Strategi Komunitas Budaya Karangjati Nyawiji dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(4), 1789-1801.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (Edisi ke-4; A. Fawaid & R. K. Pancasari, Penerjemah). Pustaka Pelajar. (Karya asli diterbitkan 2014)
Fahma, F., & Safitri, D. (2024). Dinamika identitas budaya dalam era globalisasi: Tantangan dan kesempatan media sosial terhadap budaya masyarakat lokal: Dynamics of cultural identity in the era of globalization: Challenges and opportunities for social media on local community culture. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(3), 3675-3682.
Gea Putri, A., Widya, A., Panamuan, F. B., Tiara, V., & Hafizi, M. Z. (2025). Dampak globalisasi terhadap kebudayaan lokal pada era modernisasi. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 2(3), 85. https://doi.org/10.62238/jupsi.v2i3.129
Jayaa, H. W., & Yuningsih, S. (2025). Kajian pustaka menurunnya nilai-nilai budaya pada remaja. Journal of Civics and Education Studies, 12(1).
Mawarni, I. S., Kamaruddin, S., & Awaru, A. O. T. (2024). Peran pemuda dalam melestarikan kearifan lokal dan budaya Rambu Solo’ di Toraja Utara. Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 7(1).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mufidin Nafis, M., Tambunan, J. S., Ramadhan, S. A. P., Panjaitan, J., Hafi, B., & Sismudjito. (2025). Pemuda dalam melestarikan budaya lokal menghadapi peran globalisasi dan modernisasi. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(5). https://jicnusantara.com/index.php/jicn
Putra, M. Y. A., Mardana, B. W. S. I., Aziza, R., Aisyah, S., & Maysuroh, S. (2025). ANALISIS DESKRIPTIF KUALITATIF TENTANG MENURUNNYA KESADARAN BUDAYA LOKAL DI KALANGAN PEMUDA DESA KOTARAJA. Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(5), 1171-1180.
Rayhan, M., Jati, D. K., Zaky, F. N., Albian, M. R., & Purwanto, E. (2025). Globalisasi budaya dan media digital: Dilema antara modernisasi dan pelestarian budaya lokal. Indonesian Culture and Religion Issues, 2(3), 1–14. https://doi.org/10.47134/diksima.v2i3.218
Sakdiyah, Widna, & Nelwati, S. (2024). Krisis identitas nasional sebagai tantangan generasi muda di era globalisasi. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(2), 275–285. https://doi.org/10.59059/perspektif.v2i2.1358
Sari, R. (2024). Peran kesenian tradisional dalam meningkatkan identitas budaya masyarakat di era globalisasi. Journal of Cilpa, 1(1).
Singh, K., & Abhishek. (2022). A study of popular culture and its impact on youth’s cultural identity. The Creative Launcher, 7(6). https://doi.org/10.53032/tcl.2022.7.6.16
Siregar, A., Yanti, D. D., Sipayung, D. V., Adani, M. I., Rianti, N. P., & Purnamasari, I. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap identitas budaya lokal. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(8). https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Syakhsiyyah, T., Safitri, D., & Sujarwo. (2025). Dampak globalisasi terhadap perubahan budaya lokal pada masyarakat. JIIC: Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(6). https://jicnusantara.com/index.php/jiic
Zulkarnain, R. (2025). Melestarikan Budaya Leluhur oleh Generasi Muda. JKA, 2(1).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Emil Annisa, Elida Elida, Yuliarma Yuliarma

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















