Syair Siti Zubaidah: Epos Perlawanan Perempuan dalam Sastra Melayu Islam

Penulis

  • Kholifah Kholifah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Choirun Niswah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Ana Mafiroh Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpion.v5i1.957

Kata Kunci:

Syair Siti Zubaidah, Perlawanan Perempuan, Sastra Melayu Islam

Abstrak

Syair Siti Zubaidah merupakan karya sastra Melayu Islam yang memuat narasi perlawanan perempuan dalam konteks sosial dan budaya patriarki. Tokoh utamanya, Siti Zubaidah, digambarkan sebagai perempuan pemberani yang rela menyamar menjadi pria untuk memimpin pasukan dan menyelamatkan suaminya yang tertawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif untuk mengkaji unsur intrinsik syair serta karakter tokoh utama yang menonjolkan kesetiaan, kesabaran, dan pengorbanan tinggi. Syair ini tidak hanya menggambarkan perjuangan heroik perempuan, tetapi juga berperan sebagai media kritik sosial dan pendidikan moral yang mengangkat nilai keberanian, kesetiaan, dan keimanan. Kontribusinya penting dalam kajian sastra Melayu Islam dengan perspektif gender, menunjukkan peran perempuan sebagai agen perubahan sosial dan pemberdayaan dalam tradisi Melayu Islam. Tema emansipasi dan narasi perjuangan wanita dalam syair ini memperkaya khazanah sastra dengan memperteguh integrasi nilai agama dan budaya lokal Melayu.

Referensi

Al-Ahmadi, A. R. (2024). ‘Syair Siti Zubaidah Perang China: Perspektif Sejarah (dalam bahasa Malaysian)’. Kuala Lumpur: Perpustakaan Negara Malaysia.

Amilatun Sholiha, U. M. (2018). ’ Aktualisasi konsep sabar dalam perspektif Al-Qur’an (Studi Terhadap Kisah Nabi Ayyub)'. Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Alquran dan Tafsir, 3(2), 201.

Chaplin, J. P. (1989). ‘Kamus lengkap psikologi’. Jakarta: Rajawali Pers.

Eka Yusriansyah, S. M. (2023). ‘Perlawanan tokoh uama perempuan dalam novel laksamana malahayati sang perempuan keumala karya endang moerdopo: Kajian feminisme psikoanalis karen horney’. Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 907.

Fang, L. Y. (2011). ‘Sejarah Kesusastraan Melayu Klasik’. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Karim, M. (2019). ‘Kearifan Lokal Melayu dalam Karya Sastra Melayu Klasik’. Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 9(2), 86.

Norazimah Zakaria, M. H. (2019). ‘Unsur Pendidikan Melalui Konflik Wanita Tradisi dalam Syair Siti Zubaidah’. International Journal of Education, Psychology and Counseling, 4(25), 111.

Nur Metasari, M. H. (2023). ‘Analisis Sturktural Cerita Dalam Syair Siti Zubaidah’.

Nur Najwa Bt Kamarul Hikma. (2021). ‘Transkripsi Analisis Perjuangan Wanita dalam Syair Siti Zubaidah dengan Mengaplikasikan Teori Feminisme’ . Tesis Universiti Malaysia Kelantan, 11.

Ratnawati, L. (2018). ‘Pengembangan Model Pertunjukan Teater Tradisional Dulmuluk Berbasis Sastra Melayu Lama Syair Siti Zubaidah (SSZ)’. Disertasi Uin Raden Fatah Palembang, 172.

Salleh, N. S. (2015). ‘Kesusasteraan melayu dalam pembinaan modal insan’. Kumpulan, Universiti Pendidikan Sultan Idris, 15.

Subandi. (2011). 'Sabar:Sebuah Konsep Psikologi, Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada’. Jurnal Psikologi, 38(2), 215-227.

Sugiyono. (2012). ‘Metode Penelitian Kualitatif R & D’. Bandung: Alfabeta.

Zar, A. (2016). ‘Syair Siti Zubaidah’. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.

Diterbitkan

2026-01-06

Cara Mengutip

Kholifah, K., Niswah, C., & Mafiroh, A. (2026). Syair Siti Zubaidah: Epos Perlawanan Perempuan dalam Sastra Melayu Islam. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 5(1), 262–269. https://doi.org/10.31004/jpion.v5i1.957

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama