Membangun Aktivitas Sosial Dan Pemuda Yang Berintegritas, Berlandasan Nilai-Nilai Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v5i2.1300Kata Kunci:
Kuliah Kerja Nyata, Aktivitas Sosial, Pemuda, Integritas, Nilai IslamAbstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat serta mengembangkan potensi sosial yang dimiliki oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kegiatan KKN dalam membangun aktivitas sosial dan membentuk pemuda yang berintegritas berdasarkan nilai-nilai Islam di Desa Tanjung Temiang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN yang meliputi kegiatan pengajian pemuda, mengajar mengaji anak-anak, gotong royong menjaga lingkungan, membantu petani berkebun, serta pembinaan akhlak dan kepemimpinan berbasis nilai Islam mampu meningkatkan partisipasi sosial masyarakat, khususnya pemuda. Nilai-nilai Islam seperti kejujuran (shiddiq), tanggung jawab (amanah), dan kepedulian sosial (ta’awun) berhasil diinternalisasikan melalui berbagai kegiatan sosial dan keagamaan. Dampak yang terlihat antara lain meningkatnya sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kepedulian sosial, serta kesadaran religius pemuda dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kegiatan KKN berbasis nilai-nilai Islam dapat menjadi strategi yang efektif dalam membentuk pemuda yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berkontribusi aktif dalam pembangunan sosial masyarakat.
Referensi
Aini, N., & Mahmudah, U. (2023). Strengthening Islamic character education through community engagement programs. Journal of Islamic Education Studies, 11(2), 145–159. https://doi.org/10.15642/jies.2023.11.2.145-159
Arifin, Z., & Suyadi. (2023). Islamic values integration in youth character development in the digital era. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 65–80. https://doi.org/10.15575/jpi.v9i1.21567
Aziz, A., & Mubarok, H. (2022). Community service and youth empowerment: An Islamic perspective. Journal of Community Development Research, 15(3), 221–233. https://doi.org/10.14456/jcdr.2022.18
Fauzi, M., & Hidayat, T. (2023). Religious values and social participation among rural youth. Journal of Social Studies Education Research, 14(2), 89–106. https://doi.org/10.17499/jsser.1223445
Hasanah, U., & Rahman, F. (2024). Internalization of Islamic values through community-based learning. International Journal of Islamic Educational Psychology, 5(1), 1–15. https://doi.org/10.18196/ijiep.v5i1.20344
Huda, M., Jasmi, K. A., Mustari, M. I., Basiron, B., & Sabani, N. (2022). Understanding comprehensive leadership values through Islamic education. Journal of Education and Learning, 16(2), 212–223. https://doi.org/10.11591/edulearn.v16i2.20456
Kurniawan, S., & Mulyani, R. (2023). Youth social responsibility and character education in rural communities. Journal of Community Psychology, 51(4), 1508–1521. https://doi.org/10.1002/jcop.22981
Lickona, T. (2022). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. New York: Simon & Schuster.
Ma’arif, M. A., & Rofiq, M. H. (2022). The role of Islamic education in strengthening students’ character. Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education, 3(1), 1–15. https://doi.org/10.31538/tijie.v3i1.105
Muhtarom, A., & Anwar, S. (2024). Social empowerment model for Muslim youth through participatory activities. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 33–47. https://doi.org/10.21043/jpm.v8i1.24567
Nasution, M. K., & Lubis, A. (2023). Strengthening youth integrity through Islamic moral education. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 225–240. https://doi.org/10.30868/ei.v12i02.4551
Ningsih, D., & Suryana, A. (2022). Community participation and youth engagement in village development. Journal of Rural Studies, 89, 115–124. https://doi.org/10.1016/j.jrurstud.2021.12.009
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nurhidayah Nurhidayah, Maria Maria, Sri Mutia Anjani, Syaiful Rachman, Inka Okta Wahyudi, Dodi Irawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















