Simbol Dalam Peristiwa Tutur Adat Pernikahan Suku Serawai Desa Lawang Agung Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma: Kajian Semiotika
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i1.370Keywords:
Peristiwa Tutur, Simbol, dan Makna SimbolAbstract
Penelitian membahas mengenai makna simbol dalam peristiwa tutur adat pernikahan masyarakat suku serawai Desa Lawang Agung Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma kajian semiotika. Tujuan penelitian ini untuk menambah wawasan mengenai makna simbol yang digunakan dalam peristiwa tutur adat pernikahan suku serawai Desa Lawang Agung. Selain itu dengan adanya penelitian ini akan semakin banyak orang yang mengetahui tentang adat pernikahan masyarakat suku serawai Desa Lawang Agung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari masyarakat Desa Lawang Agung. Data yang didapatkan berupa data hasil wawancara dan data lapangan ketika peneliti menyaksikan acara adat pernikahan yang ada di Desa Lawang Agung. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dihasilkan oleh peneliti yaitu mengenai makna simbol dalam peristiwa tutur adat pernikahan masyarakat suku serawai Desa Lawang Agung. Terdapat beberapa peristiwa tutur, simbol, dan makna simbol yang digunakan dalam acara adat pernikahan tersebut, kemudian peristiwa tutur dianalisis menggunakan teori SPEAKING, simbol dapat dibagi menjadi dua yakni verbal dan nonverbal, kemudian makna simbol juga terbagi menjadi dua yakni makna denotatif dan konotatif.
References
Agustianto. 2011. Makna Simbol Dalam Kebudayaan Manusia. Jurnal Ilmiah Budaya. Vol.8. No. 1
Alang, Andi Ibrahim Asrul Haq. 2018. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Gunadarma Ilmu.
Andayani, Santi. 2019. Penyebab Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Peristiwa Tutur Mahasiswa Jepang Di Indonesia (studi kasus: Mahasiswa Universitas Hiroshima di Universitas Brawijaya). Juranl Ayumi. VOL. 6. NO. 1
Andini, Helmina Hardani dkk. 2020. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta : CV. Pustaka Ilmu Grup.
Chaer, Abdul. 2014. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Chaer, Abdul dan Leoni. 2010. Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rhineka Cipta.
Didipu, Herman. 2011. Sastra Daerah. Gorontalo: Ideas Publishing.
Fatihudin, Abui Yasin. 2006. Risalah Hukum Nikah. Surabaya : Terbit terang.
Florea, Calin. 2014. Symbol emblem, symbol code, and mythical connotations. Journal social and behavioralscience, 116(14): 5160 – 5163.
Ginting, Yeremia Santosa. 2023. Nilai dan makna simbol Tea Pai dalam tradisi pernikahan etnis Tionghoa di Kota Mataram. Jurnal ilmiah pendidikan dasar. VOL. 8. NO. 2
Hadikusuma, Hilman. 2002. Pengantar Ilmu Adat Indonesia. Bandung : Mandar Maju.
Hardani, dkk. 2020. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Yogyakarta.
Herskind, Lasse. 2024. A computationa linguistic methodology for assessing semiotic structure in prehistoric art and the meaning of southern Scandinavian mesolitich ornamentation. Journal of Archaeological Science, 165(24): 105.
Hidayatullah, Syarif. 2020. Analisis Peristiwa Tutur (SPEAKING) Dalam Acara Ngobras Bersama Dekan FKIP UMUS Brebes. Jurnal Ilmiah Semantika. VOL. 2. NO. 1
Kuipers, J.R. 2024. The impact of response congruence on speech production: An event – related potentials study. Journal of Neourolinguistics, 69(24): 101.
Lestari, Dyah puji. 2023. Makna simbolik aksesoris pakaian adat pengantin wanita suku Dayak Kenyah Kalimantan Timur: Kajian antropolinguistik. Jurnal pendidikan dan pembelajaran. VOL. 4. NO. 2
Melong, Lexy J. 2008. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Muhammad, Rosmaliza. 2013. The Roles and Symbolism of Foods in Malay Wedding Ceremony. Journal social and behavioral sciences, 101(13): 268 – 276.
Nataliia, Lukianova. 2015. Internet of things as a symbolic resource of power. Journal social and behavioral scienses, 166(15): 521 – 525.
Pradopo, D.R. 2017. Pengkaji Puisi. Yogyakarta: UGM press.
Ri’ina. 2020. Peristiwa tutur dalam prosesi selamatan laut di Desa Tanjung Luar Lombok. Jurnal Sastra. VOL. 9. NO. 1
Rusady, Ruslan. 2019. Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: Raja Gafindo Parsaja.
Sartika, Dewi. 2021. Eksplorasi etnomatematika makna simbol pakaian adat Buton kajian semiotika. Indonesia Jurnal of educasional science (IJES). VOL. 4. NO. 1
Sinamora, Andika dkk. 2022. Analisis bentuk dan makna perhitugan weton pada tradisi pernikahan adat Jawa masyarakat desa Ngingit Tumpang ( kajian antropolinguistik ). Jurna budaya FIB UB. VOL. 3. NO. 1
Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. 2017. Metode penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Suyitno. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. Malang: Akademik Pustaka
Sobur, Alex. 2016. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sobur, Alex. 2013. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sobur, Alex. 2020. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Walgito, Bimo. 2017. Bimbingan Konseling Perkawinan. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Wibowo. 2013. Perilaku dalam organisasi Jakarta PT Raja Grafindo Persada 2012 Manajemen Kinerja. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Wijana, I. D. P. 2015. Pengantar semantik bahasa Indonesia. Yogyakarta: Pustaka belajar.
Yakin, Halina. 2014. The semiotic perspectives of Pierce and Saussure: A brief comparative study. Journal social and behavioral sciences, 155(14): 4 – 8.
Yiheng, Zhao. 2022. Redefining sign, symbol, anda semiotics. Journal collage of literature, 2(22): 55 – 70.
Yulia. 2016. Buku Ajar Hukum Adat. Sulawesi: Universal Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syirli Astari, Adisel, Dina Putri Juni Astuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















