Peran Kesenian Tari Andun Dalam Membangun Jiwa Sosial Masyarakat Desa Suka Merindu Kabupaten Seluma
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i1.372Keywords:
Tari Andun, jiwa sosial, kesenian tradisional, nilai budaya, masyarakat SerawaiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kesenian tradisional Tari Andun dalam membangun jiwa sosial masyarakat di Desa Suka Merindu, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Tari Andun merupakan warisan budaya Suku Serawai yang masih dilestarikan dalam berbagai upacara adat dan kegiatan sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, perangkat desa, serta masyarakat pelaku tari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Andun mengandung makna simbolik yang kuat, seperti nilai kebersamaan, gotong royong, musyawarah, dan solidaritas sosial. Partisipasi aktif masyarakat dalam pertunjukan Tari Andun memperkuat ikatan sosial antarwarga dan menjadi media edukasi nilai-nilai sosial secara turun-temurun. Temuan ini menegaskan bahwa kesenian tradisional tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam membentuk karakter kolektif masyarakat. Oleh karena itu, pelestarian Tari Andun sangat relevan untuk mendukung integrasi sosial di era modern.
References
Ansori, D., Lestari, R., & Pratama, H. (2022). Pelestarian Budaya Lokal Melalui Kegiatan Pembinaan Seni Tradisional oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Seluma. Seluma: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Seluma.
Buaq, D. A., & Lorensius. (2022). Multikulturalisme dalam Perspektif Keberagaman Budaya Indonesia. Jakarta: Pustaka Nusantara.
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures: Selected Essays. New York: Basic Books. [Digunakan dalam pendekatan interpretatif simbolik]
Komala, N., Hartini, E., & Kurniawan, D. (2020). “Makna Sosial Tari Tradisional dalam Masyarakat Lokal: Studi Kasus Tari Andun Bengkulu.” Jurnal Seni dan Budaya Nusantara, 8(2), 70–76.
Mashuri, M. D. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif: Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Deepublish.
Melisa. (2017). Peran Tari Andun dalam Pelestarian Budaya Masyarakat Serawai. Bengkulu: Skripsi, Universitas Bengkulu.
Nurhayati, S. (2024). “Dampak Teknologi terhadap Minat Generasi Muda dalam Pelestarian Seni Tradisional.” Jurnal Ilmu Sosial dan Budaya, 9(1), 44–50.
Rouf, A., & Rodiah, S. (2020). “Konflik Etnis di Era Globalisasi: Studi Kasus Mahasiswa Papua di Yogyakarta.” Jurnal Sosiologi Reflektif, 14(1), 15–23.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jevpri Yansa Putra, Adisel, Sepri Yunarman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















