Analisis Makna Pendidikan Yang Terkandung Dalam Naskah Petatah Petitih Mengantar Uang Antaran Adat Melayu Bengkulu Di Balai Adat Rajo Penghulu Kota Bengkulu Sebuah Analisis Semiotik

Authors

  • Diah Anisa Muharani Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Ahmad Suradi Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu
  • Wenny Aulia Sari Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.505

Keywords:

Nilai Religus, Nilai Fungsional, Nilai Sosiologis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis Makna Pendidikan Yang terkandung dalam Naskah Petatah Petitih Mengantar Uang Antaran Adat Melayu di Balai Adat Rajo Penghulu Bengkulu. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan metode simak, cekam, Catat. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam Naskah Petatah Petitih Mengantar Uang Antaran Adat Melayu Bengkulu bukan hanya sekedar adat istiadat saja tapi memiliki makna pendidikan yang sangat bernilai bagi masyarakat yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, Makna Nilai Pendidikan Religius. Jika dilihat dari Naskah petatah petitihnya Nilai Religius menyampaikan bahwa dalam kehidupan masyarakat, adat istiadat harus berdasarkan hukum yang berlaku, dan hukum itu sendiri harus bersumber dari ajaran agama, khususnya Islam (Kitabullah = Al-Qur'an). Ini merupakan prinsip penting dalam budaya Melayu Bengkulu. Kedua, Nilai Fungsional menyampaikan bahwa fungsi lembaga adat sebagai sistem yang mengatur penerimaan tamu, penghormatan, dan tata hubungan sosial. Naskah petatah petitih tersebut penuh dengan simbol adat dan tata krama dalam menyambut kedatangan tamu dari pihak laki-laki. Ketiga, Nilai Sosiologi menyampaikan bahwa adat sebagai pengatur dan penjaga tatanan kehidupan sosial dan norma serta nilai solidaritas, gotong royong, dan kebersamaan dalam masyarakat.

References

Abdullah, D. A. (1995). filsafat pendidikan islam. bandung: mizan.

Alamsyah, M. (2019). Petatah Petitih dalam Tradisi Lisan Melayu. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik, . Yogyakarta: Rineka Cipta.

Asmani. (2013). "Pendidikan Karakter dalam Perspektif Pendidikan Nasional". bandung: Refika Aditama.

Azrial. (1995). pemikiran tentang budaya dan petatah petitih. yogyakarta: pustaka pelajar.

Budhisantoso. (1981). "Tradisi Lisan dalam Kebudayaan Indonesia". Yogyakarta: Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada.

Burhan, N. (2005). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Djamaris. (2002). petatah petitih dalam budaya minang kabau. padang: grafindo.

Djuweng, S. (2008). “Tradisi Lisan Dayak dan Moderenisasi: Refleksi Metodologi Penelitian Sosial Positif dan Penelitian Partisipatoris” dalam pudentia MPPS (Editor). Metodologi kajian tradisi lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Farida. (2012). Pendidikan karakter dalam era globalisasi. Yogyakarta: pustaka pelajar.

Finnegan. (1992). Oral Tradition and the verbal arts:: AGuide To Research practices . London: Routledge.

Gazalba. (1986). Filsafat Pendidikan. Jakarta: Bulan Bintang.

Gulo, W. (2005). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT grasindo.

Hadi, s. (2003). Metodologi Research. Yogyakarta: Andi.

junaidi, D. S. (2023). Kecek Bekias kato Betenggak Caro melayu Bengkulu. Bengkulu: Kantor Bahasa Bengkulu.

Kurniawan, D. 2. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persaja.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mujib, M. d. (1993). Pemikiran Pendidikan Islam. . Bandung: Trigenda karya.

nahar. (1990). budaya melayu dan kearifan lokal. yogyakarta: puustaka pelajar.

nurgiyantoro. (1995). Teori Pengkaji Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pane, H. (2020). Tradisi Pernikahan Adat Melayu Kabupaten Batubara. jurnal pionir LPPM, 53.

Pudentia. (2010). Warisan Budaya Takbenda : Tradisi Lisan dan Identitas Bangsa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Robert, S. (2012). Kearifan Lokal : Hakikat, Peran, dan Metode Tradisi lisan. Jakarta: Asosiasi Tradisi Lisan.

Sagala, S. (2013). Etika dan Moralitas Pendidikan: Peluang dan Tantangan. Bandung: Alfabeta.

Sari. (2020). Pengantar Ilmu Budaya dan Adat Istiadat. Semarang: Penerbit Universitas Diponegoro.

Sobur, A. (2017). Analisis Teks Media: Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Soedjatmoko. (1970). pemikiran sosial dan budaya. Jakarta: pustaka pelajar.

Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D,. Bandung: alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktik,. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Suryabrata., S. (2012). Metode Penelitian. Jakarta: Rajawali Pers.

Tanjung, S. (2019). Tradisi Lisan Pasambahan Manjapuik Marapulai dalam Konteks Upacara Adat Perkawinan Minangkabau di Sungai Garingging, Pariaman. Doctoral dissertation, Universitas Sumatera Utara.

Thoha, C. (2005). Pengantar Studi Filsafat". Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Tilaar, H. (2002). Perubahan Sosial dan Pendidikan: Pengantar Pedagogik Transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Grasindo.

Titus, H. (1984). Persoalan-persoalan Filsafat. Jakarta: bulan bintang.

Vera. (2014). Semiotika dalam Riset Komunikasi.

Wiliams, J. A. (2010). Pesuation In Society. New York: Peter Lang .

Zul, J. B. (2023). Petata Petiti Adat pada Prosesi Mengantar Uang hantaran Adat. Bengkulu: Kantor bahasa Bengkulu.

Zulkarnain, H. (2021). Tradisi Lisan dan Pelestarian Budaya di Era Modern. Bengkulu: Kantor Bahasa Bengkulu

Downloads

Published

2025-06-24

How to Cite

Muharani, D. A., Suradi, A., & Sari, W. A. (2025). Analisis Makna Pendidikan Yang Terkandung Dalam Naskah Petatah Petitih Mengantar Uang Antaran Adat Melayu Bengkulu Di Balai Adat Rajo Penghulu Kota Bengkulu Sebuah Analisis Semiotik. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 938–945. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.505

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)