Analisis Nilai Moral Dan Nilai Sosial Dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye Dan Pemanfaataanya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v4i4.839Kata Kunci:
nilai moral, nilai sosial, novel, bahan ajar, pendidikan karakter, Tere LiyeAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai moral dan sosial dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye serta mengeksplorasi pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di tingkat SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis sosiologi sastra, menekankan keterkaitan antara teks, pengarang, dan konteks sosial budaya. Data penelitian berupa kutipan frasa, kalimat, dan paragraf yang mengandung nilai moral dan sosial, dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan novel ini mengandung 35 data yang terbagi menjadi 17 nilai moral dan 18 nilai sosial. Nilai moral mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri (kesabaran, keikhlasan, tanggung jawab), dengan orang lain (nasehat, kasih sayang, empati), dan dengan Tuhan (iman, doa, ritual keagamaan). Nilai sosial meliputi kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Novel ini memiliki potensi tinggi sebagai bahan ajar karena mendukung pengembangan literasi, kemampuan analisis, dan karakter peserta didik melalui kegiatan analisis unsur intrinsik, diskusi, penulisan resensi, serta refleksi nilai kehidupan. Penelitian ini menegaskan bahwa novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka, mengintegrasikan sastra, literasi, dan pendidikan karakter.
Referensi
Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2020) Character education: Moral and social development in schools. New York: Routledge
Berkowitz, M. W., & Grych, J. H. (2015) The science of character education. New York: Springer
Charistina, D. (2024) Analisis kekerasan dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye. Jurnal Kajian Sastra Indonesia, 8(1), 45-60
Diana, L., & Juwariyah, S. (2019) Metode penelitian sastra: Pendekatan kualitatif dan deskriptif. Jakarta: Rajawali Press
Fitrah, A., dkk. (2023) Nilai sosial dalam sastra kontemporer: Perspektif pendidikan karakter. Bandung: Alfabeta
Hurlock, E. B. (2016) Developmental psychology. New York: McGraw-Hill
Jahuri, M. (2019) Estetika sastra dan apresiasi karya sastra. Jakarta: Prenadamedia
Lickona, T. (2019) Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books
Nurgiyantoro, B. (2020) Teori pengkajian sastra. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Nurhuda, A., dkk. (2017) Metodologi penelitian sastra: Pendekatan deskriptif. Surabaya: Unesa University Press
Pradopo, R. (2018) Pengantar ilmu sastra Indonesia. Jakarta: Kencana
Ratna, N. K. (2017) Sastra: Pengertian, fungsi, dan peranannya dalam masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Ratna, N. K. (2023) Metode penelitian sastra kontemporer. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Tere Liye. (2024) Teruslah Bodoh Jangan Pintar. Jakarta: PT Sabak Grip Nusantara
Teeuw, A. (2019) Sastra sebagai sarana pendidikan dan refleksi sosial. Bandung: Mizan
Zubaedi, A. (2017) Pendidikan karakter berbasis nilai sosial. Jakarta: Kencana
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Etria Purnama, Khermarinah Khermarinah, Wenny Aulia Sari

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















