Kesiapan Guru Dalam Melaksanakan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Kelas IV Di SDN 193 Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/jpion.v3i1.221Kata Kunci:
Katakunci:KurikulumMerdekaAbstrak
Kurikulum merdeka ialah kurikulum pembelajaran sekolah yang dilakukan dengan menggunakan alokasi waktu yang telah ditendukan dalam struktur program yang beragam dan mengoptimalkan dari segi konten sehingga memberi siswa cukup waktu untuk mengeksplorasi konsep dan memperkuat kompetensi. Tujuan penelitian ini adalah 1). Mendeskripsikan kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran kurikulum merdeka. 2.) Mendeskripsikan hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran kurikulum merdeka di SDN 193 Pekanbaru. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian adalah guru memiliki kesiapan Dalam Melaksanakan Pembelajaran Kurikulum Merdeka di SDN 193 Pekanbaru berupa 1). Pemahaman Karakteristik Dan Struktur Kurikulum, 2). Kesiapan Rencana Pembelajaran, 3). Pelaksanaan Pembelajaran, 4). Kesiapan Modul Dan Bahan Ajar, 5). Sarana Dan Prasarana, dan 6). Kesiapan Penilaian Pembelajaran. Adapun guru memiliki hambatan pada pelaksanaan kurikulum merdeka berupa sumber manusia, sarana prasarana, waktu, dan pola pikir.
Referensi
Abdullah, A. H., Abidin, N. L. Z., & Ali, M. (2015). Analysis of students’ errors in solving Higher Order Thinking Skills (HOTS) problems for the topic of fraction. Asian Social Science, 11(21), 133–142. https://doi.org/10.5539/ass.v11n21p133
Basri, W., & Rahmi, T. S. (2023). Kendala Guru Dalam Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Ips Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Journal of Moral and Civic Education, 7(1), 1–16. https://doi.org/10.24036/8851412712023733
Bisri, M. (2020). Komponen-Komponen dan Model Pengembangan Kurikulum. Prosiding Nasional, 3, 99–110.
Damayanti, A. T., Pradana, B. E., & Putri, B. P. (2023). Literature Review: Problematika Kesiapan Guru Terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka. SNHRP, 5, 465–471. https://doi.org/10.46368/jpd.v10i2.891
Jamjemah, J., Djudin, T., Erlina, E., & Hartoyo, A. (2022). Analisis Kesiapan Guru Dalam Melaksanakan Pembelajaran Kurikulum Merdeka Di SDN 47 Penanjung Sekadau. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 8(2), 119–127.
Lestari, I. (2015). Pengaruh Waktu Belajar Dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar. Formatif: jurnal ilmiah pendidikan MIPA, 3(2). http://dx.doi.org/10.30998/formatif.v3i2.118
Magdalena, I., Prabandani, R. O., Rini, E. S., Fitriani, M. A., & Putri, A. A. (2020). Analisis Pengembangan Bahan Ajar. Nusantara, 2(2), 180–187. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/nusantara/article/view/805
Manalu, J. B., Sitohang, P., & Henrika, N. H. (2022). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 80–86.
Nasution, A. F. (2023). Hambatan Dan Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka Di MTS Raudlatul Uluum Aek Nabara Labuhanbatu. Journal on Education, 5(4), 17308–17313. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.4139
Nasution, S. W. (2022). Asesment Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 135–142. https://journal.mahesacenter.org/index.php/ppd/article/view/181
Nugraha, T. S. (2022). Kurikulum Merdeka untuk Pemulihan Krisis Pembelajaran. Inovasi Kurikulum, 19(2), 251–262.
Nurhayati, T., & Ain, S. Q. (2024). Peran Budaya Sekolah Dalam Menumbuhkan Karakter Disiplin Siswa Kelas V SDN 06 Pekanbaru. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(1), 36–44.
Pohan, S. A., & Dafit, F. (2021). Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013 Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(3), 1191–1197.
Prastowo, A. (2016). Metode Penelitian Kualitatif Dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Jogjakarta: Ar-ruzz media.
Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, Wujud Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431
Rahmawati, D., & Sugito, S. (2022). Evaluasi Program Home Care Taman Penitipan Anak (TPA) Selama Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4139–4152. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2442
Sari, D. Y., & Maulani, S. (2019). Penerap Pendekatan Saintifik untu Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Sains Anak Usia Dini. EduChild: Majalah Ilmiah Pendidikan, 3(1), 24–31. http://ojs.uninus.ac.id/index.php/EDUCHILD/article/view/566
Sherly, S., Dharma, E., & Sihombing, H. B. (2021). Merdeka belajar: Kajian literatur. UrbanGreen Conference Proceeding Library, 183–190.
Silaswati, D. (2022). Analisis Pemahaman Guru Dalam Implementasi Program Merdeka Belajar di Sekolah Dasar. COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education), 5(4), 718–723. https://doi.org/10.22460/collase.v5i4.11775
Sugiri, W. A., & Priatmoko, S. (2020). Persprektif Asesmen Autentik Sebagai Alat Evaluasi Dalam Merdeka Belajar. At-Thullab: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(1), 53–61.
Widiyono, A., Irfana, S., & Firdausia, K. (2021). Implementasi Merdeka Belajar Melalui Kampus Mengajar Perintis Di Sekolah Dasar. Metodik Didaktik: Jurnal Pendidikan Ke-Sd-An, 16(2). https://doi.org/10.17509/md.v16i2.30125
Widyastuti, A. (2022). Merdeka Belajar dan Implementasinya: Merdeka GuruSiswa, Merdeka DosenMahasiswa, Semua Bahagia. Elex Media Komputindo.
Wiguna, I. K. W., & Tristaningrat, M. A. N. (2022). Langkah Mempercepat Perkembangan Kurikulum Merdeka Belajar. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 3(1), 17–26. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.55115/edukasi.v3i1.2296
Yamin, M., & Syahrir, S. (2020). Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar (Telaah Metode Pembelajaran). Jurnal ilmiah mandala education, 6(1). http://dx.doi.org/10.58258/jime.v6i1.1121
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Raja Ilia Safutri, Siti Quratul Ain

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















